Adakah hari ini yang keimanannya sama seperti pada pendahulu dari para salafush shalih? Yang dia ditangkap musuh lalu disiksa sedemikian rupa namun masih istiqamah dalam keimanannya?
Jika pada masa masa yang damai mungkin bisa saja seseorang istiqamah di jalan dakwah. Tetapi bagaimana jika dia tertangkap musuh karena urusan dakwah? Kemudian dia disiksa. Masihkah dia sanggup istiqamah di jalan dakwah? Padahal kematian sudah di depan matanya! Namun ternyata sahabat yang satu ini menanggapinya dengan ringan tanpa beban sedikitpun.
Berikut ini adalah salah satu contoh yang pernah terjadi pada masa kekhilafahn Umar bin Khaththab radliyallahu ‘anhu;
Dari Abdullah bin Mu’awiyah Al Jumahi, kami mendapatkan kabar dari Abdul Aziz Al Qasmali, kami mendapatkan kabar dari Dhirar bin Amru, dari Abi Rafi’, dia berkata, ‘Khalifah Umar bin Khaththab radliyallahu ‘anhu mengirim pasukan ke Romawi. Namun mereka menangkap Abdullah bin Hudzafah dan dibawanya ke hadapan raja mereka’.

Kemudian prajuritnya berkata, “Orang ini termasuk sahabatnya Muhammad”.
Lalu sang raja bertanya kepada Abdullah bin Hudzafah, “Maukah kamu masuk agama Nasrani dengan imbalan setengah kekuasaanku aku berikan kepadamu?”.
Abdullah bin Hudzafah menjawab, “Seandainya engkau berikan semua kekuasaanmu kepadaku, dan seluruh kerajaan Arab, aku tidak akan pernah meninggalkan agama Muhammad sekejap matapun”.
Lalu sang raja berkata –sambil menekan-, “Jika demikian engkau mesti dihukum mati!”.
Dengan enteng Abdullah bin Hudzafah menjawab, “Terserah engkau saja!”.
(Sang raja tersinggung lalu) memerintahkan agar segera dilaksanakan hukuman mati terhadap Abdullah bin Hudzafah ini. Maka Abdullah bin Hudzafah disalib di tiang salib.
Sang raja berkata, “Panahlah dia dari jarak dekat!”.
(Namun sebelum eksekusi dilaksanakan) raja kembali menawarkan lagi pada agamanya Nasrani. Namun Abdullah bin Hudzafah tetap tidak bergeming.
Tapi anehnya Abdullah bin Hudzafah diturunkan dari tiang salib!
Subhaanallah! Begitu menggiurkan sekali bukan?
Seandainya bukan karena pertolongan Allah melalui perantaraan iman tentu Abdullah bin Hudzafah radliyallahu ‘anhu akan tergiur dan murtad lalu bergabung dengan agama mereaka. Apalagi yang dijanjikan adalah sebuah kekuasaan.
Wallahu a’lamu bish shawaab.
By: Abu Ibrahim.

Sedang mencari karpet masjid, karpet kantor atau karpet permadani? Al Hidayat Karpet merupakan pusat jual karpet masjid, karpet permadani dan Karpet Kantor. Dapatkan penawaran harga karpet permadani, harga karpet kantor, dan harga karpet masjid terbaik hanya di Al Hidayat Karpet.
