Salaf dan Jihad Bag.7

Ini masih menceritakan tentang keperwiraan seorang Khalid bin Walid radliyallahu ‘anhu. Ya, beliau pernah mengatakan bahwa seandainya beliau disuruh memilih antara bermalam dengan istri baru yang cantik dalam sebuah rumah/kamar yang semuanya tersedia yang serba ada, atau bermalam di malam yang dingin di tempat ribath (pos penjagaan perbatasan negeri) dengan dengan ditemani banyak  nyamuk. Maka beliau lebih memilih pilihan yang kedua.

Betulkah?

Berikut ini riwayatnya;

Dari Ibnu ‘Uyainah, dari Ibnu Abi Khalid, dari maula (kerabat) keluarga Khalid bin Walid radliyallahu ‘anhu, bahwa Khalid bin Walid pernah berkata, “Tidak ada malam yang membimbingku ke dalam kamar yang di dalamnya ada seorang pengantin wanita cantik yang menjadi istriku, jauh lebih aku sukai bermalam di tempat yang sangat dingin dan bersalju, di sana aku bersembunyi hingga aku bisa menemui musuh”. Terdapat pada kitab Siyaru A’laamin Nubalaa’ 1/375.

Subhaanallah! Sungguh ini bukan hanya sekedar untuk berbangga diri atau untuk keren-kerenan. Melainkan memang beginilah adanya jati diri seorang Khalid bin Walid radliyallahu ‘anhu. Beliau faham betul hadits Rasulullah shalallahu ‘alaihi wa salam tentang rambut yang kumal dan kaki yang penuh debu.

perang Yamamah

Rasulullah shalallahu ‘alaihi wa salam bersabda, “Binasalah hamba dinar, dirham, kain tebal dan sutra. Jika diberi maka dia ridha, jika tidak diberi maka dia mencela. Binasalah dan merugilah dia, jika tertusuk duri maka dia tidak akan terlepas darinya. Beruntunglah hamba yang mengambil tali kendali kekang kudanya di jalan Allah, rambutnya kusut dankakinya berdebu. Jika dia berjaga maka dia benar-benar berjaga, jika dia berada di barisan belakang maka dia benar-benar menjaga di barisan belakang. Jika dia meminta izin maka dia tidak akan diberi izin, jika dia menengahi maka penengahannya tidak diterima (karena menghindari riya’, pamer dan tidak punya ambisi apapun)”. Diriwayatkan Bukhari no. 2673.

Selain itu Khalid bin Walid radliyallahu ‘anhu betul-betul mengimpikan bidadari surga, bukan bidadari dunia. 

Sebagaimana diriwayatkan Anas, Nabi shalallahu ‘alaihi wa salam brsabda, “Satu kali berjuang di jalan Allah di sore atau pagi hari lebih baik daripada seluruh dunia dan seisinya. Satu tempat di surga sekecil busur panah atau bulu mata salah seorang dari kalian lebih baik daripada seluruh dunia dan seisinya. Dan jika bidadari surga menampakkan dirinya kepada penduduk bumi, dia akan memenuhi ruang antara surga dan bumi dengan cahaya dan bau yang harum dan penutup pekalanya lebih baik daripada dunia dan seisinya”.

Wallahu a’lamu bish shawaab.

By: Abu Ibrahim.

leader banner alhidayat karpet

Sedang mencari karpet masjid, karpet kantor atau karpet permadani? Al Hidayat Karpet merupakan pusat jual karpet masjid, karpet permadani dan Karpet Kantor. Dapatkan penawaran harga karpet permadani, harga karpet kantor, dan harga karpet masjid terbaik hanya di Al Hidayat Karpet.

Call Now Button