Dari Yunus bin Abu Ishaq, dari ayahnya, dari Abdullah bin Ma’qil, dia berkata, ‘Ketika Abdullah bin Ummi Maktum pergi menemui seorang wanita Yahudi di Madinah yang bersikap baik padanya tetapi selalu menyakiti Nabi shalallahu ‘alaihi wa salam. Kemudian Abdullah bin Ummi Maktum memukul dan membunuhnya.
(Setelah membunuhnya) Abdullah bin Ummi Maktum melaporkannya kepada Nabi shalallahu ‘alaihi wa salam. Kemudian Abdullah bin Ummi Maktum berkata dihadapan Nabi shalallahu ‘alaihi wa salam, “Demi Allah. Dia memang baik kepadaku, tetapi dia telah menyakiti Allah dan rasul-Nya”.
Kemudian Rasulullah shalallahu ‘alaihi wa salam bersabda:
أَبْـعَدَهَـا الله، قَدْ أبْـطَلَتْ دَمَـهَـا.
“Allah telah menyingkirkannya. Darahnya telah tumpah sia-sia”. Terdapat pada kitab Siyaru A’laamin Nubalaa’ 1/363.
Untuk yang ini sekilas jauh lebih ‘brutal’ bila dibandingkan dengan kasus ‘Ubadah bin Shamit di atas. Sebab tidak hanya membawa segenggam tanah yang seakan hendak dimasukkan ke dalam mulut seseorang, melainkan justru langsung membunuhnya.

Ya, memang beginilah perlakuan yang harus diterima oleh orang-orang yang selalu menghina Allah dan rasul-Nya shalallahu ‘alaihi wa salam.
Lho kok ekstrim sekali?
Bukan ekstrim melainkan wanita Yahudi itu telah mengejek Rasulullah shalallahu ‘alaihi wa salam.
Seandainya yang diejek itu para sahabat, maka Abdullah bin Ummi Maktum tidak ‘seganas’ itu dalam memperlakukan wanita Yahudi di atas.
Memang dalam Islam, Allah dan rasul-Nya serta ayat-ayat Allah itu sangat sakral. Jadi jangan sekali-kali meremehkan atau membuat olok-olok kepada Allah dan rasul-Nya. bisa fatal akibatnya! Andaipun dia seorang muslim lalu karena ingin membanyol, dia membuat perumpamaan yang konyol terhadap Allah dan rasul-Nya maka dia telah kafir.
Maka harus berhati-hati.
يَـحْذَرُ الْمُـنَـافِقُـوْنَ أَن تُـنَـزَّلَ عَـلَيْـهِـمْ سُوْرَةٌ تَـنَـبِّـئُـهُـمْ بِـمَـا فِى قُـلُوْبِـهِمْ، قُلِ اسْتَـهْـزِءُوْا، إِنَّ اللهَ مُـخْرِجٌ مَّـا تَـحْذَرُوْنَ. وَلَـئِـن سَـأَلْـتَهُـمْ لَيَـقُوْلُـنَّ إِنَّـمَـا كُـنَّـا نَـخُوْضُ وَنَـلْـعَبُ، قُلْ أَبِـاللهِ وَ آيَـاتَـهِ وَرَسُوْلَـهِ كُنْـتُـمْ تَسْـتَـهْزِ ءُوْنَ.
Orang-orang yang munafik itu takut akan diturunkan terhadap mereka sesuatu surat yang menerangkan apa yang tersembunyi dalam hati mereka. Katakanlah kepada mereka, “Teruskanlah ejekan-ejekanmu (terhadap Allah dan rasul-Nya”. Sesungguhnya Allah akan menyatakan apa yang kamu takuti itu. Dan jika kamu tanyakan kepada mereka (tentang aapa yang emreka lakukan itu), tentulah mereka akan menjawab, “Sesungguhnya kami hanyalah bersendau gurau dan bermain-main saja”. Katakanlah, “Apakah dengan Allah, ayat-ayat-Nya dan rasul-Nya kamu selalu berolok-olok?”. Qs. At Taubah 64-65.
Wallahu a’lamu bish shawaab.
By: Abu Ibrahim.

Sedang mencari karpet masjid, karpet kantor atau karpet permadani? Al Hidayat Karpet merupakan pusat jual karpet masjid, karpet permadani dan Karpet Kantor. Dapatkan penawaran harga karpet permadani, harga karpet kantor, dan harga karpet masjid terbaik hanya di Al Hidayat Karpet.
