Salaf dan Fatwa Bag.4

Pada Rasulullah shalallahu ‘alaihi wa salam sangatlah banyak para ulama yang terdidik langsung oleh Rasulullah shalallahu ‘alaihi wa salam. Salah satunya adalah Zaid bin Tsabit radliyallahu ‘anhu.

Sebab sahabat Zaid bin Tsabit radliyallahu ‘anhu sendiri sering membersamai Rasulullah shalallahu ‘alaihi wa salam. Hal itu membuat Zaid bin Tsabit radiyallahu ‘anhu ini banyak meriwayatkan hadits dan banyak menulis ayat-ayat Al Qur’an. Sebab beliau sering mengetahui saat ayat-ayat Allah itu diturunkan kepada Rasulullah shalallahu ‘alaihi wa salam.

Bahkan qira’atnya sahabat Zaid bin Tsabit radliyallahu ‘anhu ini pun sama dengan yang dibaca Rasulullah shalallahu ‘alaihi wa salam.

Maka tidak heran jika pada masa kekhilafahan Abu Bakar Ash Shiddiq radliyallahu ‘anhu, Zaid bin Tsabit radliyallahu ‘anhu diangkat sebagai pimpinan dalam menghimpun, menyusun dan membukukan Al Qur’anul Karim. Sebab Zaid bin tsabit adalah orang yang paling banyak tahu tentang kapan, di mana, bagaimana dan dalam kondisi apa Al Qur’an itu diturunkan kepada Rasulullah shalallahu ‘alaihi wa salam.

zaid bin tsabit

Tidak hanya itu, Rasulullah shalallahu ‘alaihi wa salam juga memerintahkan Zaid bin Tsabit untuk belajar bahasa Ibrani. Plus belajar hufur-huruf, membaca dan tulisan Ibrani. 

Namun begitu beliau seperti para sahabat lainnya. Terutama para ulamanya sahabat yang lain. Yakni beliau tidak jumawa dan sombong. 

Beliau juga tidak pelit terhadap ilmu yang dimilikinya. Namun begitu beliau selalu berhati-hati saat ditanya mengenai perkara yang belum ada pada zaman Rasulullah shalallahu ‘alaihi wa salam. Tujuannya tiada lain hanyalah agar agama ini tetap terjaga kemurniannya. 

Lalu seandainya berkaitan dengans sesuatu yang kaitannya dengan kabar dari Rasulullah shalallahu ‘alaihi wa salam, maka –sebagai bentuk kehati-hatiannya- beliau selalu bertanya balik. Bila ternyata pertanyaannya itu sudah pernah terjadi maka beliau akan menjawabnya. Tetapi bila belum maka beliau rasanya enggan untuk membicarakannya atau menjawabnya. Sebagaimana yang terdapat pada kitab Siyaru A’laamin Nubalaa’ di bawah ini;

Dari Musa bin Ali bin Rabbah, dia dapat (info) dari ayahnya. Ayahnya berkata bahwa Zaid bin Tsabit radliyallah ‘anhu apabila ditanya oleh seseorang tentang sesuatu, Zaid bin Tsabit radliyallahu ‘anhu pasti akan berkata, “Demi Allah. Apakah ini?”.

Bila dikatakan, “Iya”. Maka Zaid bin Tsabit radliyallahu a’nhu akan berbicara tentang itu (yang ditanyakannya). Tetapi jika jawabannya adalah “tidak”, maka Zaid bin Tsabit radliyallahu ‘anhu tidak akan mau membicarakannya. Terdapat pada kitab Siyaru A’laamin Nubalaa’ 2/438.

Wallahu a’lamu bish shawaab.

By: Abu Ibrahim.

leader banner alhidayat karpet

Sedang mencari karpet masjid, karpet kantor atau karpet permadani? Al Hidayat Karpet merupakan pusat jual karpet masjid, karpet permadani dan Karpet Kantor. Dapatkan penawaran harga karpet permadani, harga karpet kantor, dan harga karpet masjid terbaik hanya di Al Hidayat Karpet.

Call Now Button