Patuh Terhadap Al Haq Bag.2

Dari Abdurrahman bin Abdullah bin Mas’ud radliyallahu ‘anhu, dari bapaknya, dia berkata, ‘Adaseorang laki-laki bertanya kepada Abdullah bin Mas’ud, lalu berkata, “Wahai Abu Abdurrahman, ajarkanlah kapadaku beberapa kalimat yang bermanfaat untukku”.

Abdullah bin Mas’ud radliyallahu ‘anhu berkata, “Janganlah sekali-kali mempersekutukan-Nya dengan apapun jua, selalu berpegang teguhlah pada Al Qur’an di manapun kamu berada. Dan siapapun yang mendatangimu dengan Al Haq maka terimalah dia. Seandainya dia (Al Haq) itu jauh keberadaannya maka kejarlah dia. (Tetapi) jika ada yang kebatilan yang datang kepadamu maka tolaklah meskipun dia sangat dekat dengan dirimu (saudarmu sekalipun, pen)”. Terdapat pada kitab Shiffatush Shafwah 1/419.

Singkat tapi padat. Itulah nasehat dan pesan dari salah satu dari ulamanya sahabat Rasulullah shalallahu ‘alaihi wa salam. Yakni agar selalu berpegang teguh pada Al Qur’an; di mana saja berada, kapan saja dan bagaimanapun keadaannya.

Selain itu; juga tetap bersama Al Haq, meski Al Haq itu sangat jauh dari dirinya dan tempatnya serta siapapun pembawanya. Sebaliknya dia harus menolak Al Batil (kebatilan); meski pembawanya dari kalangannya sendiri, atau dari keluarga sendiri atau dari kerabat dekatnya sendiri, dan lain-lain. Pokoknya hari ditolak!

berpegang teguh kepada Al Quran dan Sunnah

وَاصْبِـرْ نَـفْـسَكَ مَعَ الَّذِيْـنَ يَـدْعُـوْنَ رَبَّـهُمْ بِـالْغَـدَوةِ وَالْعَـشِـيِّ يُـرِيْـدُوْنَ وَجْـهَهُ وَلَا تَـعْدُ عَيْـنَـاكَ عَـنْهُـمْ تُـرِيْـدُ زِيْـنَـة الْحَـيَـاةِ الدُّنْـيَـا وَلَا تُـطِعْ مَنْ أَغْـفَـلْـنَـا قَـلْبَـهُ عَـن ذِكْـرِنَـا وَاتَّـبَـعَ هَـوَىـهُ وَكَانَ أَمْرُهُ فُـرُطًا.

Dan bersabarlah kamu bersama-sama dengan orang-orang yang menyeru Tuhannya di pagi dan senja hari dengan mengharap keridhaan-Nya; dan janganlah kedua matamu berpaling dari mereka (karena) mengharapkan perhiasan kehidupan dunia ini; dan janganlah mengikuti orang yang hatinya telah Kami lalaikan dari mengingati Kami, serta menuruti hawa nafsunya dan adalah keadaannya itu melewati batas. Qs. Al Kahfi 28.

Bukankah dahulu Abdullah bin Mas’ud radliyallahu ‘anhu pernah diberitahu bahwa saat itu ada beberapa orang yang berada di dalam masjid Nabawi berkumpul dengan bentuk melingkar lalu di tengah-tengahnya ada satu orang yang memimpin doa-doa.

Kemudian orang yang di tengah lingkaran itu menyuruh agar mengucapkan sesuatu lalu diikuti oleh orang-orang yang mengelilinginya.

Begitu mendengar kaabr itu Abdullah bin Mas’ud radliyallahu ‘anhu segera bangkit dan berangkat ke masjid Nabawi. Begitu masuk Abdullah bin Mas’ud radliyallahu ‘anhu berkata, “Wahai manusia! Ketahuilah bahwa baju-baju para sahabat Rasulullah shalallahu ‘alaihi wa salam masih pada dipakai. Kenapa kalian tidak mengikuti mereka”.

Maknanya bahwa Al Haq itu ada pada para sahabat Rasulullah yang saat itu masih banyak yang hidup, lalu kenapa mereka melakukan ritual tidak bertanya terlebih dahulu kepada mereka (para sahabat)? agar tidak tersesat.

Wallahu a’lamu bish shawaab.

By: Abu Ibrahim.

leader banner alhidayat karpet

Sedang mencari karpet masjid, karpet kantor atau karpet permadani? Al Hidayat Karpet merupakan pusat jual karpet masjid, karpet permadani dan Karpet Kantor. Dapatkan penawaran harga karpet permadani, harga karpet kantor, dan harga karpet masjid terbaik hanya di Al Hidayat Karpet.

Call Now Button