Para Salaf sangat Takut dengan Kemasyhuran. 2 a.

Dari Al Harits bin Suwaid, beliau berkata, ‘Abdullah berkata, “Seandainya kalian tahu apa saja yang saya ketahui pada diri saya sendiri, (maka) saya akan menghimbau agar (kalian) meletakkan tanah ke atas kepala saya”. Terdapat pada kitab Shiffatush Shafwah 1/406. 407.

Sebenarnya perkataan beliau ini bukan tanpa dasar. Melainkan justru karena rasa takutnya beliau bila mau mengikuti apa yang ada pada keinginan nafsunya. Betapa tidak?

Bila mau menelisik maka hampir kebanyakan manusia itu justru tergelincir ke lembah yang nista karena dirinya tenar dan masyhur di kalangan manusia.  

Kenapa bisa seperti itu?

Sebenarnya, jika mau jujur, orang yang ingin namanya atau dirinya kesohor itu pasti karena hatinya sakit. Ya, sakit hati itu sangat luar biasa sekali efek dominonya dan akan menyeret pelakunya masuk pada perangkap riya dan ujub. Pertanyaannya; apa itu riya dan ujub?

Riya’, sebagaimana firman Allah Ta’ala:

فَـوَيْـلٌ لِّـلْمُـصَلِّيْـنَ. الَّذِيْـنَ عَنْ صَلَاتِـهِـمْ سَاهُـوْنَ. الَّذِيْـنَ هُـمْ يُـرَآءُوْنَ. وَيْـمْنَـعُوْنَ الْمَـاعُوْنَ.

Maka kecelakaanlah bagi orang-orang yang shalat. (Yaitu) orang-orang yang lalai dari shalatnya. Orang-orang yang berbuat riya. Dan enggan (menolong) barang berguna. Qs. Al Maa’uun 4-7.

ujub dan riya

Ibnul Qayyim menjelaskan, “Dan kesyirikan ini adalah lautan yang tak bertepi (karena begitu beragamnya). Dan sangat sedikit sekali yang bisa selamat darinya. Sehingga barangsiapa yang menginginkan amalannya bukan untuk mendekatkan diri kepada Allah Ta’ala maka dirinya telah terjatuh dalam lubang kesyirikan pada iradah (keinginan) serta niatnya. 

Sedangkan yang dinamakan ikhlas ialah memurnikan kepada Allah Ta’ala pada ucapan, perbuatan, nniat dan keinginannya. Maka ini termasuk dari ajaran agama yang lurus, yaitu agamanya nabi Ibrahim ‘alaihi salam. Yang mana Allah Ta’ala memerintahkan seluruh hamba-Nya untuk beragama dengan ajaran tersebut, dan Dia menegaskan tidak akan menerima selain dari ajaran itu. Inilah sejatinya agama Islam. Sebagaimana dijelaskan oleh Allah Ta’ala dalam firman-Nya:

وَمَن يَـبْـتَـغِ غَـيْرَ الْإِسْـلَامِ دِيْـنًـا فَـلَن يُـقْـبَـلَ مِنْـهُ وَهُـوَ فِى الْآخِرَةِ مِنَ الْخَـاسِـرِيْـنَ.

Barangsiapa mencari agama selain agama Islam, maka sekali-kali tidaklah akan diterima (agama itu) daripadanya, dan dia di akhirat termasuk orang-orang yang rugi. Qs. Ali Imran 85. 

Inilah millah (agama) nabi Ibrahim ‘alaihi salam, sehingga barangsiapa yang membencinya maka dia termasuk orang yang paling bodoh”. Silahkan lihat pada kitab Ad Daa’u wad Dawaa’u, oleh Ibnul Qayyim, hal. 194.

Wallahu a’lamu bish shawaab.

By: Abu Ibrahim.

leader banner alhidayat karpet

Sedang mencari karpet masjid, karpet kantor atau karpet permadani? Al Hidayat Karpet merupakan pusat jual karpet masjid, karpet permadani dan Karpet Kantor. Dapatkan penawaran harga karpet permadani, harga karpet kantor, dan harga karpet masjid terbaik hanya di Al Hidayat Karpet.

Call Now Button