f. Hadits hasan riwayat Bukhari.
Dalam hadits ini, diriwayatkan oleh Abu Hurairah radliyallahu ‘anhu, jika Nabi Muhammad shalallahu ‘alaihi wa salam menjelaskan di mana dosa-dosa manusia beriman akan diampuni jika manusia beriman tersebut mengerjakan ibadah di malam Lailatul Qadr. Sabda Rasulullah shalallahu ‘alaihi wa salam:
مَنْ قَامَ لَيْـلَـةَ الْقَـدْرِ إِيْـمَانًـا وَ احْـتِسَـابًا غُـفِرَ لَـهُ مَا تَـقَدَّمَ مِنْ ذَنْـبِـهِ. وَمَنْ صَامَ رَمَضَانَ إِيْـمَانًـا وَاحْـتِـسَابًـا غُـفِرَ لَـهُ مَا تَـقَدَّمَ مِنْ ذَنْـبِـهِ.
“Siapa yang mengerjakan ibadah pada malam Lailatul Qadr dengan penuh keimanan dan keikhlasan, maka akan diampuni dosanya yang telah lalu. Dan barangsiapa yang berpuasa di bulan Ramadhan dengan penuh keimanan dan keikhlasan, maka akan diampuni dosanya yang telah lalu”. Hadits Shahih diriwayatkan Bukhari no. 1768 dan Muslim no. 1268.
g. Hadits shahih.
Dalam hadits ini, diriwayatkan oleh Ibnu Umar radliyallahu ‘anhu, yaitu pada sepulu hari terakhir dari bulan Ramadhan, semua malamnya bukan hanya di malam-malam ganjil saja.
Sabda Rasulullah shalallahu ‘alaihi wa salam:
إِلْـتِـمِسُوْهَـا فِى الْعَشْـرِ الْأَوَاخِرِ يَـعْنِـى لَيْـلَـةَ الْقَـدْرِ فَـإِنْ ضَعُـفَ أَحَدُكُـمْ أَوْ عَـجَزَ فَلَا يُـغْـلَبَـنَّ عَـلَى السَّبْـعِ الْبَـوَاقِى.
“Carilah Lailatul Qadr pada sepuluh hari terakhir dari bulan Ramadhan. Bila salah seorang di antara kamu merasakan lelah atau letih, maka janganlah kamu kalah dalam mencarinya pada tujuh malam terakhir (di bulan Ramadhan)”. Hadits Shahih riwayat Muslim.
Kesimpulan dari ketujuh hadits di atas:
– Hadits pertama, yang diriwayatkan Imam Ahmad: Lailatul Qadr jatuh pada hari-hari yang ganjil di sepuluh hari terakhir di bulan Ramadhan.
– Hadits kedua, yang diriwayatkan Bukhari: malam Lailatul Qadr akan jatuh pada malam witir di bulan Ramadhan. Padahal semua tahu bahwa yang namanya witir itu dilaksanakan dengan jumlah ganjil.
– Hadits ketiga, yang diriwayatkan Ahmad dengan sanad yang Shahih: malam Lailatul Qadr terjadi pada malam kedua puluh tujuh.
– Hadits keempat, yang diriwayatkan Muslim: matahari di pagi hari saat awal terbit tidak menyilaukan.
– Hadits kelima, yang diriwayatkan Bukhari: doa saat terjadi malam Lailatul Qadr.
– Hadits keenam, hadits hasan yang diriwayatkan Bukhari: dosa-dosa masa lalu dari orang beriman yang sedang beribadah pada malam itu akan diampuni.
– Hadits ketujuh, hadits yang diriwayatkan oleh Ibnu Umar: semua malam bisa jadi terjadi malam Lailatul Qadr.
Ternyata malam Lailatul Qadr masih misteri namun begitu perlu diketahui bahwa sebenarnya hadits-hadits tersebut di atas harus dijadikan sebagai penyemangat dalam beribadah di penghujung bulan Ramadhan.
Wallahu a’lamu bish shawaab.
By: Abu Ibrahim.
Sedang mencari karpet masjid, karpet kantor atau karpet permadani? Al Hidayat Karpet merupakan pusat jual karpet masjid, karpet permadani dan Karpet Kantor. Dapatkan penawaran harga karpet permadani, harga karpet kantor, dan harga karpet masjid terbaik hanya di Al Hidayat Karpet.