Mulai masuk dan keluar masjid:
Jika ingin i’tikaf kapan sich mulai masuk masjid dan kapan boleh keluarnya?
Jika ingin beri’tikaf selama 10 hari terakhir di bulan Ramadhan, maka seseorang yang berniat i’tikaf mulai memasuki masjid setelah subuh pada hari ke-21 dan keluar setelah shalat subuh pada hari Idul Fitri menuju lapangan.
Hal ini sebagaimana terdapat dalam hadits ‘Aisyah radliyallahu ‘anhuma, dia berkata:
كَانَ رَسُوْلُ اللهِ صلى الله عليه وسلم يُـعْتَـكِفُ فِى كُلِّ رَمَضَانَ، وَإِذَا صَلَى الْغَـدَاةَ دَخَلَ مَكَـانَـهُ الَّـذِى اعْـتَكَفَ فِيْـهِ.
“Bahwa Rasulullah shalallahu ‘alaihi wa salam biasa beri’tikaf pada bulan Ramadhan. Apabila selesai dari shalat subuh, beliau masuk ke tempat khusus i’tikaf beliau”. Diriwayatkan Bukhari no. 2041.

Namun para ulama madzhab menganjurkan untuk memasuki masjid menjelang matahari tenggelam pada hari ke-20 Ramadhan. Mereka mengatakan bahwa yang namanya 10 hari terakhir yang dimaksud adalah jumlah bilangan malamnya, sehingga seharusnya dimulai dari awal malam.
Adab-adab i’tikaf:
Hendaknya seseorang yang beri’tikaf lebih menyibukkan diri dengan ibadah dan hal-hal ketaatan lainnya, seperti doa, dzikir, bershalawat pada Rasulullah, mengkaji Al Qur’an, mengkaji hadits dan lain-lain.
Dimakruhkan menyibukkan diri dengan perkataan dan perbuatan yang tidak bermanfaat. Lihat pembahasan i’tikaf di Sunnah Fiqh Sunnah, 2/150-158.
Dari keterangan di atas dan pada beberapa edisi kemarin setidaknya bisa memberi gambaran tentang i’tikaf. Dan semoga bisa menjadi bekal untuk siap melakukan i’tikaf pada tahun ini. Sehingga mampu meramaikan masjid-masjid di sekitar kita. Terlebih semoga dengan melaksanakan i’tikaf ini, pada tahun ini bisa mendapatkan lailatul qadar. Yaitu malam yang begitu bersejarah yang kedatangannya hanya setahun sekali.
إِنَّـآ أَنْـزَلْنَـاهُ فِى لَيْـلَةِ الْقَدْرِ. وَمَا أَدْرَىكَ مَا لَيْـلَةُ الْقَـدْرِ. لَيْـلَـةُ الْقَـدْرِ خَيْـرٌ مِّنْ أَلْـفِ شَـهْرٍ. تَـنَـزَّلُ الْمَلَائِـكَـةُ وَالرُّوْحُ فِيْـهَـا بِـإِذْنِ رَبِّـهِم مِّن كُـلِّ أَمْرٍ. سَلَامٌ هِـيَ حَتَّـى مَطْـلَعِ الْفَـجْـرِ.
Sesungguhnya Kami telah menurunkannya (Al Qur’an) pada malam kemuliaan. Dan tahukah kamu apakah malam kemuliaan itu? Malam kemuliaan itu lebih baik dari seribu bulan. Pada malam itu turun malaikat-malaikat dan malaikat Jibril dengan izin Tuhannya untuk mengatur segala sesuatu. Malam itu (penuh) kesejahteraan sampai terbit fajar. Qs. Al Qadr 1-5.
Wallahu a’lamu bish shawaab.
By: Abu Ibrahim.

Sedang mencari karpet masjid, karpet kantor atau karpet permadani? Al Hidayat Karpet merupakan pusat jual karpet masjid, karpet permadani dan Karpet Kantor. Dapatkan penawaran harga karpet permadani, harga karpet kantor, dan harga karpet masjid terbaik hanya di Al Hidayat Karpet.
