Pernak Pernik Ramadhan Bag.4

4. Televisi live.

Ramadhan adalah bulan yang penuh berkah. Bulan yang di dalamnya dipenuhi beribu kebaikan. Mulai dari diberinya kemudahan dan rasa ringan untuk melakukan kebaikan juga Allah berikan kemudahan dan keringanan hati manuisa untuk berbuat yang serba baik dan ringan dalam beramal dan berinfak serta sedekah.

Maka tidak heran bila pada bulan itu (Ramadhan) banyak kaum muslimin di mana-mana sering membaca Al Quran daripada bulan-bulan lainnya. Juga banyak dari kaum muslimin yang dengan ringannya mereka bersedekah, infak dan amal-amal lain yang berupa pengeluaran harta mereka dengan ikhlas.  

Hanya saja tidak sedikit juga dari kaum muslimin yang ‘terjebak’ oleh progrsm-program televisi yang notabenenya hanya berfikir pada bisnis dan ingin sebanyak-banyaknya meraih keuntungan duniawi dan sebenarnya anti Islam, walau sangat lembut sekali. 

Nah salah satunya adalah ketika memasuki bulan Ramadhan ini. Yakni televisi yang di bulan-bulan sebelumnya sering menayangkan program-program yang mengumbar aurat, merusak tauhid (karena penampilan-penampilan yang penuh mistis), program yang biasa menabrak waktu-waktu shalat (terkhusus waktu shalat maghrib) dan lain sebagainya. Di antaranya program-program yang sangat diminati anak-anak atau remaja-remaja atau ibu-ibu yang ditayangkan pada saat jam-jam maghrib. Sehingga –karena program tersebut- anak-anak, remaja dan ibu-ibu sering menangguhkan shalatnya karena tidak ingin tertinggal jam tayangnya. Na’udzubillah!

nonton tv saat ranadhan

Tetapi ketika memasuki bulan Ramadhan semua televisi merubah penayangannya. Semua langsung berubah menjadi televisi Islami. Yakni hampir semua program-program tayangnya selalu bernuansa islami.

Seperti pengajian, cerita-cerita para nabi, cerita Rasulullah, kehidupan para istri nabi, seri perjalanan (menapak tilas) sejarah perjuangan Islam dan lain-lain. 

Selain itu kaum muslimin juga disuguhi menu yang bisa menghilangkan keberkahan Ramadhan. Salah satunya adalah adanya program-program lucu yang (katanya) bisa menghibur masyarakat Islam. Padahal Rasulullah shalallahu ‘alaihi wa salam telah bersabda agar kaum muslimin jangan terlalu banyak tertawa. Sebab tertawa itu bisa mematikan hati.

Memang sih dengan tertawa para pemirsa sekilas bisa terlupakan dengan rasa lapar dan hausnya. Tetapi nilai puasanya justru hilang. Sebab dengan merasakan lapar dan dahaga itu seharusnya kaum msulimin bisa merasakan bagaimana saudara muslim lainnya yang miskin yang selama ini mereka kelaparan dan kehausan karena ketiadaan untuk membeli makanan dan minuman. 

Selain itu ada juga program kiuz yang hadiahnya sampai bisa diumrahkan ke tanah suci Makkah Al Mukarramah.

Lho apa ini dilarang menurut agama?

Jawabannya: sama sekali tidak. Hanya saja program ini mampu menyihir kaum muslimin untuk tetap melototi program televisi yang sedang tayang.

Walhasil, seharusnya waktunya bisa dihabiskan untuk dzikir, doa dan qira’tul Qur’an. Misalnya. Maka mereka menghabiskan waktunya di depan televisi.

Maka saatnya untuk lebih fokus dalam puasa Ramadhan.

Wallahu a’lamu bish shawaab.

By: Abu Ibrahim.

leader banner alhidayat karpet

Sedang mencari karpet masjid, karpet kantor atau karpet permadani? Al Hidayat Karpet merupakan pusat jual karpet masjid, karpet permadani dan Karpet Kantor. Dapatkan penawaran harga karpet permadani, harga karpet kantor, dan harga karpet masjid terbaik hanya di Al Hidayat Karpet.

Call Now Button