Hampir di semua tempat –khususnya di Indonesia- bila Ramadhan tiba maka masjid-masjid ramai dan penuh. Hingga ada beberapa DKM yang membuat tenda di depan masjid. Hal itu tiada lain karena jamaahnya membludak. Terutama pada saat shalat isya’ dan tarawih!
Namun seandainya dari DKM mampu membuat ‘jurus’ agar para jamaah dadakan itu bisa ‘diikat’ ruhaninya tentu akan sangat luar biasa. Sebab selama ini yang terjadi yakni membludaknya jamaah itu hanya pada waktu shalat isya’ dan tarawih saja, selain dua waktu itu tidak. Atau seandainya ada tetapi tidak sesignifkan dua waktu itu.
Dan yang lebih ironis lagi setidaknya ada dua waktu yang seharusnya tidak terjadi;

1. Yakni begadang di malam hari.
Padahal malam adalah waktu yang Allah ciptakan sebagai waktu untuk istirahat.
وَجَعَـلْنَـا اللَّيْـلَ لِبَـاسًا.
Kami jadikan malam sebagai pakaian. Qs. An Nabaa’ 10.
Ya, yang namanya pakaian kan ‘tugasnya’ menutupi tubuh? Artinya bahwa waktu malam adalah waktu untuk istirahat bukan untuk begadang. Andaipun mau menambah ‘volume’ meleknya maka ya jangan berlebihan. Cukup menambah beberapa persennya saja. Agar besok siangnya tidak kliyengan.
Sudah berapa banyak kejadian yang tidak diinginkan, kecelakaan kerja ataupun kecelakaan di perjalanan hanya karena mengantuk?
Terlebih Rasulullah shalallahu ‘alaihi wa salam dalam haditsnya juga beliau mengatakan bahwa masing-masing (organ) tubuh dan keluarga serta masyarakat memiliki hak. Mata memiliki hak untuk istirahat (tidur), perut juga memiliki hak (untuk makan) dan kemaluan memiliki hak (untuk disalurkan sesuai syariat).
Makanya Rasulullah shalallahu ‘alaihi wa salam juga mengatakan bahwa beliau ya berjihad, ya puasa, ya menikah, ya bersosialisasi kepada masyarakat dan lain-lain.
Lalu bagaimana dengan kebiasaan masyarakat untuk membangunkan dan mengingatkan agar masyarakat sahur?
Ya sebaiknya dibikin saja secara bergiliran. Agar tidak masing-masing warga juga ikut merasakan tugas jaga dalam membangunkan warga lain agar malamnya semua warga bisa bangun untuk sahur.
Adapun waktu siang adalah waktu untuk mencari ilmu atau berkarya.
وَجَعَـلْنَـا النَّـهَـارَ مَعَـاشًـا.
Dan Kami jadikan siang hari untuk mencari penghidupan. Qs. An Nabaa’ 11.
Dengan istirahat yang cukup maka kerjapun enak tanpa terganggu dengan rasa kantuk. Dengan begitu tugas sebagai manusia yang harus berkarya pun terpenuhi.
Wallahu a’lamu bish shawaab.
By: Abu Ibrahim.

Sedang mencari karpet masjid, karpet kantor atau karpet permadani? Al Hidayat Karpet merupakan pusat jual karpet masjid, karpet permadani dan Karpet Kantor. Dapatkan penawaran harga karpet permadani, harga karpet kantor, dan harga karpet masjid terbaik hanya di Al Hidayat Karpet.
