Jangan Masukkan Ajaran Baru ke Dalam Rumah Bag.6

Diri sendiri:

Apabila kaum muslimin mau jujur mengenai pengaruh negatif dari film –baik film di televisi, tiktok, youtube, atau yang semacamnya- maka mereka akan menemukan fenomena ganjil yang sekarang sedang melanda di masyarakat. Terutama pada diri sendiri.Yakni banyaknya kaum muslimin yang ingin merubah diri mereka sendiri secara instan. Di antara:

1. Entah dari mana seseorang tahu-tahu bisa mendapatkan benda-benda tajam atau bahkan senjata tajam atau senjata pembunuh yang sewaktu-waktu bisa digunakan untuk hal-hal yang mungkar tentunya. Seperti ada seorang anak yang tahu-tahu membunuh teman-temannya di sekolah atu justru membunuh ibunya. Semuanya tanpa sebab.

Namun setelah diteliti dan diselidiki ternyata hal itu dilakukan karena terinspirasi dari film yang pernah ditontonnya. 

2. Ada suatu keanehan di tengah masyarakat. Yakni mereka suka nonton film horor tetapi setelahnya mereka takut bila hendak ke kamar mandi di malam hari.

Jangan Masukkan Ajaran Baru ke Dalam Rumah

Padahal jika ditinjau dari segi aqidah sungguh ini akan merusak aqidah seseorang. Betapa tidak? Tidak tahu-tahu memiliki kepercayaan yang sama sekali tidak nash (dalil)nya; baik dari Al Qur’an maupun As Sunnah. 

Kok bisa merusak?

Bukankah kepercayaan seperti ini (masalah hantu dan kepercayaan lainnya yang semacam itu) adalah salah satu ajaran dari agama Hindu? Yakni di sana (agama Hindu) mempercayai tentang ruh orang yang sudah mati akan kembali lagi ke dunia pada waktu-waktu tertentu. Lalu ada juga keyakinan yang mengatakan bahwa arwah orang yang matinya tragis kelak akan bergentayangan dan akan membalas dendam orang-orang yang yang dahulunya pernah mendhaliminya. 

Padahal sebenarnya menurut aqidah ahlu sunnah, orang yang sudah meninggal tidak akan pernah hidup lagi kecuali di alam yang lain; alam barzah dan kelak juga akan dibangkitkan pada hari Kiamat. Jadi bukan kembali hidup (walau sebentar) lagi ke dunia ini. Ini jelas bukan dari ajaran Islam. 

3. Banyak anak-anak hari ini yang mengidolakan kartun-kartun barat, yang notabenenya setiap alur cerita dari kartun itu selalu mengandung atau memperkenalkan budaya-budaya non Islam. Seperti perayaan hari ulang tahun teman, perayaan natal, hari kasih sayang dan lain sebagainya.

Selain itu, jika diperhatikan ternyata ada simbol-simbol yang bertentangan dengan Islam. Seperti adanya kartun yang bermata satu (jelas ini adalah simbol pro Dajjal). Belum lagi percakapannya yang sungguh tidak memiliki moral, yakni adanya ditemukan pelaku dalam film kartun yang suka mengeluarkan umpatan-umpatan. Na’udzubillah.

Wallahu a’lamu bish shawaab.

By: Abu Ibrahim.

leader banner alhidayat karpet

Sedang mencari karpet masjid, karpet kantor atau karpet permadani? Al Hidayat Karpet merupakan pusat jual karpet masjid, karpet permadani dan Karpet Kantor. Dapatkan penawaran harga karpet permadani, harga karpet kantor, dan harga karpet masjid terbaik hanya di Al Hidayat Karpet.

Call Now Button