Tabayyun Bag.2

Dari dua ayat di atas, setidaknya Ibnu katsir mengatakan bahwa ayat yang agung karena mengandung sebuah pelajaran yang penting agar umat manusia tidak mudah terpancing, atau mudah menerima begitu saja berita yang tidak jelas sumbernya. Atau berita yang jelas sumbernya tetapi sumber itu dikenal sebagai media penyebar berita palsu alias hoax, isu murahan atau beita yang menebar fitnah.

Apabila perintah Allah ini berada di dalam surat Al Hujuraat, surat ini sarat dengan etika, moralitas dan prinsip-prinsip muamalah, sehingga Sayyid Quthub rahimahullah mengkatagorikannya sebagai surat yang sangat agung lagi padat. Karena memang komitmen seorang muslim dengan adab dan etika agama dalam kehidupannya menunjukkan kualitas akalnya (adabul ‘abdi unwaanu aqlihi).

Secara bahasa kata fasiq dana naba’ yang menjadi kata kunci dalam ayat di atas disebut dalam bentuk nakirah. Sehingga menunjukkan seseorang yang dikenal dengan kefasikannya serta menunjukkan segala bentuk berita dan informasi secara umum berita yang besar atau yang kecil, ayng terkait dengan masalah pribadi atau sosial. Apalagi berita yang besar yang melibatkan segolongan kaum atau komunitas tertentu yang berdampak sosial yang buruk.

pentingnya tabayyun

Sehubungan dengan ayat di atas, Ibnu Katris rahimahullah menjelaskan dalam tafsirnya bahwa Allah Ta’ala memerintahkan kepada orang beriman;

Pertama; mengecek kabar yang berasal dari orang-orang fasik.

Kedua; berhati-hati dalam mensikapi perkataan mereka, sehingga bisa diketahui apakah dusta atau salah.

Ketiga; agar orang beriman yang tidak langsung mengambil suatu keputusan hanya lantaran mendengar berita tersebut.

Keempat; bahwa Allah Ta’ala telah melarang orang beriman untuk mengikuti jalan orang-orang yang berebuat kerusakan. Karena itu, menurut Ibnu Katsir, sebagian ulama menolak riwayat yang berasal dari orang yang tidak diketahui asal usulnya (majhul al-haal).

Perintah untuk tabayyun atau rekonfirmasi dikeluarkan Allah, karena sedmikian bahayanya gosip alias rumor alias prasangka buruk itu. Berbahaya, karena gosip, rumor dan prasangka buruk itu merusak tatanan sosial kemasyarakatan manusia. Lalu merobohkan peradaban dan akhlak manusia. Sehingga manusia akan terjebak menjadi kawanan hewan buas yang saling terkam dan saling membinasakan satu dengan lainnya.

Dan yang lebih mengerikan adalah ketika seseorang yang ditakdirkan menjadi pemimpin di tengah masyarakat telah terjerembab ke dalam kubangan gosip, prasangka buruk dan menebar kefasikan. Menmpatkan pemimpin lain menjadi sasaran kedhaliman dan pendhaliman. Memalui lidah yang tajannya melebihi sembilu, pisau dan seluruh senjata pemusnah peradaban. Karena ujung lidah dapat menyebabkan terjadinya character assasination, yang lebih kejam dari pembunuhan.

Wallahu a’lamu bish shawaab.

By: Abu Ibrahim.

leader banner alhidayat karpet

Sedang mencari karpet masjid, karpet kantor atau karpet permadani? Al Hidayat Karpet merupakan pusat jual karpet masjid, karpet permadani dan Karpet Kantor. Dapatkan penawaran harga karpet permadani, harga karpet kantor, dan harga karpet masjid terbaik hanya di Al Hidayat Karpet.

Call Now Button