Hal-hal Yang Mendorong Timbulnya Hasad Bag.3

2. Al Haqd (Dendam).

Al Haqd adalah kemarahan yang selalu menyelimuti dan melekat pada hati. Inilah buah dari Al Ghadhab. Dan dinyatakan dalam sebuah hadits, “Al Mukminu Laisa Bihuquudin”, bahwa pribadi seorang mukmin bukanlah seorang yang pendendam.

Karena itu banyak sekali riwayat yang mengecam sifat Al Haqd dan para pelakunya. Namun cukuplah hadits di bawah ini mengingatkan kaum muslimin agar selalu menjaga hati dari penyakit Al Haqd.

Diriwayatkan oleh Imam Ahmad, Abu Daud dan Tirmidzi, Rasulullah shalallahu ‘alaihi wa salam bersabda:

تُـفْـتَـحُ أَبْـوَابُ الْجَـنَّةِ يَـوْمَ الْإِثْـنَـيْنِ وَيَـوْمَ الْخَـمِسِ، فَـيُـغْـفَـرُ لِـكُـلِّ عَبْـدٍ مُؤْمِـنٍ لَا يُـشْرِكُ بِاللهِ شَـيْـئًـا، إِلَّا رَجُـلٌ كَانَـتْ بَـيْـنَـهُ وَبَـيْـنَ أَخِـيْهِ شَـحْنَـاءُ، فَـيُـقَالُ: أَنْـظِرُوْا هَـذَيْـنِ حَتَّـى يَـصْطَـلِحَـا.

“Pintu-pintu surga akan dibuka pada setiap hair Senin dan hari Kamis, dan pada kedua hari itu diampunilah dosa setiap hamba yang tidak menyekutukan Allah dengan sesuatu apapun, kecuali seorang yang di antara dia dan saudaranya terjadi persengketaan sehingga dikatakan kepada malaikat, “Biarkanlah kedua orang ini hingga keduanya baikan”. Diriwayatkan Muslim, Ahmad, Abu Daud, Tirmidzi dan Ibnu Hibban dari Abu Hurairah. Imam Tirmidzi mengatakan, hadits hasan shahih.

jauhi dendam

Imam Al Ghazali rahimahullah memberikan solusi agar hati selalu terjaga dari penyakit ini, yakni salamatush shadr (berskap lapang dada) yang mengharuskan atas setiap mukmin agar selalu berharap bagi manusia untuk mendapat dan selalu berada dalam kebaikan ketika dirinya tidak mampu memberikan yang terbaik. Karena itu, Islam telah mengharamkan ghibah, namimah dan menyebarkan aib sesama muslim. 

Allah Ta’ala berfirman:

إِنَّ الَّـذِيْـنَ يُـحِـبُّوْنَ أَن تَشِيْـعَ الْفَـاحِشَةُ فِى الَّـذِيْـنَ آمَنُوْا لَـهُـمْ عَـذَابٌ أَلِـيْـمٌفِى الدُّنْـيَـا وَالْآخِرَةِ، وَاللهُ يَـعْـلَـمُ وَأَنْـتُـمْ لَا تَـعْـلَمُوْنَ.

Sesungguhnya orang-orang yang ingin agar (berita) perbuatan yang amat keji itu tersiar di kalangan orang-orang yang beriman, bagi mereka adzab yang pedih di dunia dan di akhirat. Dan Allah mengetahui, sedang, kamu tidak mengetahui. Qs. An Nuur 19.

Nabi shalallahu ‘alaihi wa salam pun telah bersabda:

إِنَّ النَّـمِيْـمَةَ وَالْحَـقْدَ فِى النَّـارِ، لَا يَـجْـتَمِـعَـانِ فِى قَـلْبٍ مُـسْلِـمٍ.

“Sesungguhnya namimah dan Al Haqd berada di neraka, kedua (sifat) itu tidak akan terkumpul pada hati seorang muslim”. Diriwayatkan Thabrani dalam kitab Al Ausath. Al Haitsami berkata, “Dalam hadits ini terdapat perawi bernama Ghafir bin Ma’dzan yang para ulama ahli hadits sepakat akan kedhaifannya.

Wallahu a’lamu bish shawaab

By: Abu Ibrahim

leader banner alhidayat karpet

Sedang mencari karpet masjid, karpet kantor atau karpet permadani? Al Hidayat Karpet merupakan pusat jual karpet masjid, karpet permadani dan Karpet Kantor. Dapatkan penawaran harga karpet permadani, harga karpet kantor, dan harga karpet masjid terbaik hanya di Al Hidayat Karpet.

Call Now Button