Orang yang jujur dicintai Allah dan rasul-Nya.
Bila mau membuka lembaran-lembaran sejarah Islam maka hanya akan didapatkan dua nama manusia yang mendapatkan salam dan julukan yang baik dari Allah Ta’ala. Mereka adalah; Khadijah binti Khuwailid radliyallahu ‘anha dan Abu Bakar Ash Shiddiq radliyallahu ‘anhu.
Kenapa bisa begitu?
Sebab mereka berdua telah jujur kepada Allah Ta’ala. Lalu bagaimana kejujurannya? Mereka berdua percaya bukan hanya seratus persen melainkan seribu persen atau lebih terhadap apa saja yang datangnya dari Allah Ta’ala dan rasul-Nya. selain itu mereka berdua juga berani berkorban untuk Allah dan rasul-Nya dengan maksimal pengorbanan.

Bisa dibayangkan bukan? Bagaimana seorang Khadijah binti Khuwailid radlilyallahu ‘anha yang seorang milyader, hartanya habis dipakai untuk perjuangan Islam. Bahkan pernah beliau menangis sendiri tetapi ketahuan Rasulullah shalallahu ‘alaihi wa salam. Lalu Rasulullah shalallahu ‘alaihi wa salam menanyakan penyebab menangisnya.
Ternyata menangisnya Khadijah binti Khuwailid radliyallahu ‘anha disebabkan hartanya habis lalu beliau berfikir, dengan apa lagi beliau bisa membantu dakwahnya Rasulullah shalallahu ‘alaihi wa salam.
Kemudian Khadijah binti Khuwailid radliyallahu ‘anha kepada Rasulullah shalallahu ‘alaihi wa salam bahwa seandainya dalam dakwahnya Rasulullah harus melewati jurang yang sangat dalam. Padahal Rasulullah shalallahu ‘alaihi wa salam harus menyeberanginya tetapi tidak ada jembatan, maka beliau katakan mempersilahkan memotong-motong rambutnya lalu dipintal dan sambung-sambung agar bisa dipakai untuk menyeberang. Subhanallah!
Abu Bakar Ash Shiddiq radliyallahu ‘anhu? Jangan dtanyakan kejujurannya terhadap Allah, rasul-Nya dan Islam. Hal itu terbukti ketika Rasulullah shalallahu ‘alaihi wa salam bercerita bahwa beliau telah melakukan perjalanan Isra’ dan Mi’raj; kemudian para musyrikin Quraisy mentertawakannya. Sehingga ada orang yang secara diam-diam mendatangi Abu Bakar Ash Shiddiq radliyallahu ‘anhu lalu menanyakan; percaya atau tidak bila ada suatu kabar/berita yang kabar/berita menyebutkan bahwa ada seseorang yang melakukan perjalanan malam dengan mengendarai buraq yang cepatnya luar biasa.
Tujuannya tiada lain agar keimanannya Abu Bakar Ash Shiddiq radliyallahu a’nhu melemah. Tetapi ternyata jawabannya di luar dari dugaan si pembawa kabar yang rencana ingin melemahkan keimanannya. Apa jawawbannya?
Kata Abu Bakar Ash Shiddiq radliyallahu ‘anhu, “Jika datangnya dari Rasulullah shalallahu ‘alaihi wa salam, lebih dari itupun aku percaya!”.
Maka tidak salah bila dalam banyak ayat-Nya Allah selalu menempatkan kata shiddiq itu tiga tingkat di bawahnya para nabi/rasul, baru kemudian diikuti berikutnya oleh para syuhada’. Salah satunya adalah firman Allah Ta’ala, “Dang barangsiapa yang mentaati Allah dan Rasul(Nya), mereka itu akan bersama-sama dengan orang-orang yang dianugerahi nikmat oleh Allah, yaitu: para nabi, para shiddiqiin, orang-orang yang mati syahid dan orang-orang shalih. Dan mereka itulah teman yang sebaik-baiknya”. Qs. An Nisaa’ 69.
Wallahu a’lamu bish shawaab
By: Abu Ibrahim

Sedang mencari karpet masjid, karpet kantor atau karpet permadani? Al Hidayat Karpet merupakan pusat jual karpet masjid, karpet permadani dan Karpet Kantor. Dapatkan penawaran harga karpet permadani, harga karpet kantor, dan harga karpet masjid terbaik hanya di Al Hidayat Karpet.
