Balasan Di Dunia Bagi Pendusta

Disebutkan daam tafsir Ibnu Katsir bahwa ada dua kerabat Fir’aun yang secara diam-diam mereka memeluk agamanya nabi Musa ‘alaihi salam. Adapun dua kerabat Fir’aun itu adalah istrinya sendiri, Asiyah, dan seorang laiki-laki yang tidak disebutkan namanya tetapi dia termasuk orang yang sangat dekat dengan Fir’aun dan hidup dalam lingkungan kerajaannya Fir’aun.

Lalu ketika keadaan semakin genting, karena banyak anak buahnya yang beriman kepada nabi Musa, maka Fir’aun pun murka.

firaun

Kemudian Fir’aun mengumpulkan apra pembesarnya lalu memerinthakan mereka agar segera mencari nabi Musa, menangkapnya dan menjebloskannya ke dalam penjara atau bahwa ingin segera menghabisinya.

Agar seakan masuk akal, maka dia membuat tuduhan-tuduhan palsu/dusta. Allah mengabadikannya dalam ayat-Nya:

وَقَالَ فِـرْعَـوْنُ ذَرُوْنـِى أَقْـتُلْ مُوْسَـى وَلْـيَدْعُ رَبَّـهُ، إِنِّـى أَخَـافُ أَن يُـبْدِلَ دِيْـنَـكُـمْ أَوْ أَن يُـظْهِـرَ فِى الْأَرْضِ الْفَـسَـادَ.

Dan berkata Fir’aun (kepada pembesar-pembesarnya): “Biarkanlah aku membunuh Musa dan hendaklah dia memohon kepada Tuhannya, karena sesungguhnya aku khawatir dia akan menukar agamamu atau menimbulkan kerusakan di muka bumi”. Qs. Al Mukmin 26.

Padahal sebenarnya Fir’aun-lah yang telah menukar agama kaumnya. Yakni dia yang menyatakan bahwa dirinya adalah tuhan yang paling tinggi, bukan Allah. Sementara nabi Musa ‘alaihi salam, beliau justru mendakwahkan agama tauhid, yakni agama sebelum Fir’aun berkuasa pun sudah ada agama tauhid ini.

Tetapi kenyatannya justru Fir’aun-lah yang berdusta, dia yang mengatakan bahwa dia takut jika nanti nabi Musa akan menukar agama mereka.

Maka tatkala Fir’aun hendak melangkah untuk menangkap nabi Musa ‘alaihi salam, keluarga besarnya justru yang mencegahnya. Dan ternyata keluarganya ini sudah menjadi pengikutnya nabi Musa ‘alaihi salam.

Allah Ta’ala berfirman:

وَقَالَ رَجُـلٌ مُّؤْمِـنٌ مِّنْ ءَالِ فِرْعَوْنَ يَـكْـتُـمُ إِيْـمَـانَـهُ أَتَـقْـتُلُوْنَ رَجُلًا أَن يَـقُـوْلَ رَبِّـيَ اللهُ وَقَـدْ جَآءَكُـمْ بِالْبَـيِّـنَـاتِ مِن رَّبِّـكُـمْ، وَإِن يَـكُ كَـاذِبًـا فَـعَـلَيْـهِ كَـذِبُـهُ، وَإن يَـكُ صَادِقًـا يُـصِبْـكُـم بَـعْـضُ الَّـذِى يَـعِـدُكُـمْ، إِنَّ اللهَ لَا يَـهْـدِى مَنْ هُـوَ مُـسْـرِفٌ كَـذَّابٌ.

Dan seorang laki-laki yang beriman di antara pengikut-pengikut Fir’aun yang menyembunyikan imannya berkata, “Apakah kamu akan membunuh seorang laki-laki karena dia menyatakan: “Tuhan kami adalah Allah, padahal dia telah datang kepadamu dengan membawa keterangan-keterangan dari Tuhanmu. Dan jika dia seorang pendusta maka dialah yang akan menggung (dosa) dustanya itu; dan jika dia seorang yang benar (jujur) niscaya sebagian (bencana) yang diancamkannya kepada akan menimpamu”. Sesungguhnya Allah tidak menunjuki orang-orang yang melampuai batas lagi pendusta. Qs. Ghaafir/Al Mukmin 28.

Wallahu a’lamu bish shawaab

By: Abu Ibrahim.

leader banner alhidayat karpet

Sedang mencari karpet masjid, karpet kantor atau karpet permadani? Al Hidayat Karpet merupakan pusat jual karpet masjid, karpet permadani dan Karpet Kantor. Dapatkan penawaran harga karpet permadani, harga karpet kantor, dan harga karpet masjid terbaik hanya di Al Hidayat Karpet.

Call Now Button