Kedudukan Jujur Bag.8

Ketika seorang secara terus menerus berbuat jujur maka Allah pun akan memuji hamba-Nya tersebut.

وَوَهَـبْـنَـالَـهُـم مِن رَّحْـمَـتِـنَـا وَجَعَـلْـنَـا لَهُـمْ لِسَـانَ صِدْقٍ عَـلِيَّـًا.

Dan Kami anugerahkan kepada mereka sebagian dari rahmat Kami dan Kami jadikan mereka buah tutur yang baik lagi tinggi. Qs. Maryam 50.

Tidak bisa dibayangkan; bagaimana apabila seorang hamba selalu dipuji-puji terus oleh Allah dihadapan para penduduk langit. Sudah menjadi kepastian bahwa apabila Allah selalu memuji-muji hamba-Nya dihadapan para penduduk langit, maka kesedihan hamba tersebut akan menjadi kesedihannya para penduduk langit. Begitu juga sebaliknya; kegembiraannya hamba tersebut juga menjadi berita gembira bagi paa penduduk langit.

Sementara itu yang dimaksud dengan kejujuran lisan ini ada tiga hal; yang di atas adalah yang pertama. Adapun yang kedua adalah: jujur dalam bertutur kata.

وَمَا أَرْسَـلْنَـا مِن رَّسُـوْلٍ إِلَّا بِـلِسَـانِ قَوْمِـهِ لِـنُـبَـيِّـنَ لَهُـمْ، فَـيُـضِـلُّ اللهُ مَن يَـشَـآءُ وَيَـهْدِى مَن يَـشَـآءُ، وَهُـوَ الْعَـزِيْـزُ الْحَـكَيْـمُ.

Kami tidak mengutus seorang rasul pun, melainkan dengan bahasa kaumnya, supaya ia dapat memberi penjelasan dengan terang kepada mereka. Maka Allah menyesatkan siapa yang Dia kehendaki, dan memberi petunjuk kepada siapa yang Dia kehendaki. Dan Dia-lah Tuhan Yang Maha Kuasa lagi Maha Bijaksana. Qs. Ibrahim 4.

keujujuran lisan

Sedangkan yang ketiga adalah; kejelasan dan ketepatan dalam berucap. Sebagaimana beberapa firman Allah berikut ini:

وَمِنْ آيَـاتِـهِ خَـلْقُ السَّمَـاوَاتِ وَالْأَرْضِ وَاخْـتِلَافُ أَلْسِـنَـتِكُـمْ وَأَلْوَانِـكُـمْ، إِنَّ فِى ذَلِكَ لَآيَـاتٍ لِّـلْعَـالَمِـيْـنَ.

Dan di antara tanda-tanda kekuasaan-Nya ialah menciptakan langit dan bumi dan berlain-lainan bahasamu dan warna kulitmu. Sesungguhnya pada yang demikian itu benar-benar terdapat tanda-tanda bagi orang-orang yang mengetahui. Qs. Ar Ruum 22.

Dari sini sudah diketahui bahwa walaupun berlainan bahasanya tetapi tetap pada setiap bahasa itu memiliki tata bahasa yang indah dan adab serta sopan santun dalam berbicara. Dan di situlah ketika Allah mengutus para utusan-Nya, mereka selalu menggunakan bahasa yang santun lagi jelas. Sehingga tidak membingungkan umatnya.

وَلَـقَدْ نَـعْلَـمُ أَنَّـهُـمْ يَـقُوْلُـوْنَ إِنَّـمَـا يُـعَـلِّـمُـهُ بَـِشَرٌ لِّسَـانُ الَّذِيْـنَ يُـلْحِـدُوْنَ إِلَيْـهِ أَعْـجَمِـيٌّ وَهَـذَا لِسَـانٌ عَـرَبِـيٌّ مُـبِـيْـنٌ.

Dan sesungguhnya Kami mengetahui bahwa mereka berkata, “Sesungguhnya Al Qur’an itu diajarkan oleh seorang manusia kepadanya (Muhammad)”. Padahal bahasa orang yang mereka tuduhkan (bahwa) Muhammad belajar kepadanya bahasa A’jam, sedang Al Qur’an adalah bahasa Arab yang terang. Qs. An Nahl 103.

Maksudnya adalah mengkoreksi. Yakni mengkoreksi orang-orang yang suka memfitnah tentang AL Qur’an. Dan fitnah itu berasal dari lisan, awalnya.

لَا تُـحُـرِّكْ بِـهِ لِسَـانَـكَ لِـتَعْـجَـلَ بِـهِ.

Janganlah kamu gerakkan lidahmu untuk (membaca) Al Qur’an karena hendak cepat-cepat (menguasai)nya. Qs. Al Qiyaamah 16.

Wallahu a’lamu bish shawaab.

By: Abu Ibrahim.

leader banner alhidayat karpet

Sedang mencari karpet masjid, karpet kantor atau karpet permadani? Al Hidayat Karpet merupakan pusat jual karpet masjid, karpet permadani dan Karpet Kantor. Dapatkan penawaran harga karpet permadani, harga karpet kantor, dan harga karpet masjid terbaik hanya di Al Hidayat Karpet.

Call Now Button