Kebohongan yang Paling Besar

Kalau boleh dipilah dan diklasifikasi ternyata bohong atau dusta itu memiliki tingkatan. Tingkatan paling rendah setidaknya seperti (maaf) orang yang kentut tanpa suara tetapi baunya mampu membuat orang di sekitarnya kelimpungan. Lalu saat orang lain bertanya kepada dirinya; apakah dirinya kentut?

Kemudian dengan entengnya dirinya mengelak dan mengatakan; tidak!

Padahal sebenarnya orang di sekitarnya yang sempat mencium aroma kentutnya (jika berkata jujur) hanya akan menegurnya saja; yakni agar jangan kentut di situ sebab banyak orang. Tetapi bila dirinya bergeser keluar area kerumunan orang tentunya aroma itu tidak membikin orang lain ‘kelimpungan’.

Selain itu sebenarnya aroma itu paling hanya akan ‘berdiam diri’ di situ hanya beberapa menit atau bahkan cuma detik. Tetapi efeknya luar biasa; dan yang paling membikin orang lain (yang ‘menikmati’ aroma) hatinya akan marah. Sebab semua orang yang hadir di situ tidak ada yang mau mengaku pelakunya. 

kebohongal paling besar

Lalu kebohongan/dusta yang besar itu seperti apa?

Sesungguhnya kebohongan/kedustaan yang paling besar adalah bohong/dusta kepada Allah dan rasul-Nya. Yakni menghalalkan sesuatu yang telah diharamkan Allah (dan rasul-Nya) dan mengharamkan sesuatu yang telah dihalalkan Allah (dan rasul-Nya). 

وَلَا تَـقُوْلُوْا لِـمَا تَصِفُ أَلْسِنَـتُـكُـمُ الْكَذِبَ هَذَا حَلَالٌ وَهَذَا حَرَامٌ لِّتَـفْـتَـرُوْا عَـلَى اللهِ الْكَذِبَ، إِنَّ الَّذِيْـنَ يَـفْـتَـرُوْنَ عَـلَى اللهِ الْكَذِبَ لَا يُـفْلِـحُوْنَ. مَـتَـاعٌ قَلِيْـلٌ وَلَـهُـمْ عَـذَابٌ أَلِـيْـمٌ.

Dan janganlah kamu mengatakan terhadap apa yang disebut-sebut oleh lidahmu secara dusta “Ini halal dan ini haram”, untuk mengada-adakan kebohongan terhadap Allah. Sesungguhnya orang-orang yang mengada-adakan kebohongan terhadap Allah tiadalah beruntung. (Itu adalah) kesenangan yang sedikit; dan bagi mereka adzab yang pedih. Qs. An Nahl 116-117.

Bisa dibayangkan, ketika manusia telah membuat suatu keputusan lalu ada orang lain yang membantahnya dengan cara melakukan sesuatu yang membuat keputusannya itu kontradiksi, lalu apa yang terjadi?

Begitu juga; ketika Allah telah membuat suatu keputusan hukum; yang sebenarnya keputusan hukum itu sangat baik untuk kehidupan umat manusia. Yakni Allah membuat tentang hukum halal dan haram tetapi justru manusia membaliknya dengan cara; yang Allah jadikan halal malah dibalik menjadi haram sedangkan yang Allah haramkan justru dihalalkannya.

Maka karena kedustaannya itulah Allah Ta’ala mengancam mereka dengan neraka Jahannam.

وَيَوْمَ الْقِـيَـامَةِ يَـرَى الَّذِيْـنَ كَذَبُـوْا عَـلَى اللهِ وُجُـوْهُـهُـم مُسْـوَدَّ ةٌ، أَلَـيْسَ فِى جَـهَـنَّـمَ مَـثْـوًى لّلْـمًتَـكَـبِّـِرِيْـنَ.

Dan pada hari Kiamat akan melihat orang-orang yang berbuat dusta terhadap Allah, mukanya menjadi hitam. Bukankah dalam neraka Jahnnam itu ada tempat bagi orang-orang yang menyombongkan diri? Qs. Az Zumar 60.

Wallahu a’lamu bish shawaab.

By: Abu Ibrahim.

leader banner alhidayat karpet

Sedang mencari karpet masjid, karpet kantor atau karpet permadani? Al Hidayat Karpet merupakan pusat jual karpet masjid, karpet permadani dan Karpet Kantor. Dapatkan penawaran harga karpet permadani, harga karpet kantor, dan harga karpet masjid terbaik hanya di Al Hidayat Karpet.

Call Now Button