Perjalanan Menjemput Ajal Bag.79

Perjalanan Menjemput Ajal Bag.79

Su’ul kahtimah (akhir yang buruk).

5. Panjang angan.

Manusia setiap hari juga sering dibombardir dengan berbagai cerita dan angan-angan kosong. Mulai dari pendidikan hingga keduniaan (baik kekayaan maupun traveling). Hal itu membuat banyak manusia ini panjang angannya.

Dalam hal pendidikan, misalnya. Berapa banyak orang hari ini terus menerus belajar dan belajar; hanya untuk mencapai (meraih) titel. Mereka harus rela menghabiskan waktu, tenaga dan hartanya bertahun-tahun hanya untuk meraihnya. Tetapi sayangnya tujuannya bergeser; bukan lagi mencari ilmu karena Allah melainkan untuk meraih gelar tadi. Sehingga sering terlihat di lapangan bahwa banyak orang-orang yang memiliki ilmu (baca: bergelar ilmu) tetapi muamalahnya tidak menunjukkan bila dirinya berilmu.

Apalagi bagi para pecinta traveling, misal yang lain. Mereka selalu mengumpulkan uangnya lalu mereka gunakan untuk traveling ke mana-mana, bahkan hingga mancanegara. 

panjang angan

Apakah mereka tidak menyadari bahwa lamanya mereka studi (termasuk keuangan yang dikeluarkan) atau banyaknya dana yang dikeluarkan untuk biaya travelingnya itu kelak akan dipertanggung jawabkan dihadapan Allah Ta’ala?

Hal itu sangat berbeda dengan para salaf dahulu. Imam Bukhari, misalnya. Beliau menghabiskan waktu, dana dan bahkan tenaganya untuk keliling (baca: traveling). Tetapi semuanya itu beliau niatkan untuk Allah dan hasilnya hingga hari ini sangat terasa. Yakni berapa ribu hadits Rasulullah shalallahu ‘alaihi wa salam yang beliau riwayatkan.

Hasan Basri berkata, “Sungguh rusaknya hati disebabkan enam hal; (1) terus menerus melakukan dosa dengan harapan taubat, (2) belajar ilmu tetapi tidak mengamalkannya, (3) jika beramal tidak ikhlas, (4) memakan rezeki Allah tetapi tidak bersyukur, (5) tidak ridha dengan pembagian Allah dan (6) mengubur orang mati dari mereka namun tidak mengambil pelajaran”. Dari Ahmad Bilal Al Bustani, Farhatun Nufus, Beirut, Daarul Kutub ‘Ilmiah, Libanon 2015, hal. 43.

Ingatlah bahwa dunia itu apabila dikejar bukannya mendekat melainkan justru menjauh. Menjauh dalam arti menjauhkan diri dari akhirat. 

Seandainya mau merenungkan ayat-ayat Allah di bawah ini tentu memahami bahwa kebanyakan orang yang panjang angannya pasti akan terjerumus ke dalam neraka,

Biarkanlah mereka (di dunia ini) makan dan bersenang-senang dan dilalaikan oleh angan-angan (kosong), maka kelak mereka akan mengetahui (akibat perbuatan mereka). Qs. Al Hijr 3.

Agar mereka mengingatkan nikmat yang telah Kami berikan kepada mereka dan agar mereka (hidup) bersenang-senang (dalam kekafiran). Kelak mereka akan mengetahui (akibat perbuatannya). Qs. Al ‘Ankabuut 66.

Sesungguhnya Allah memasukkan orang-orang yang beriman dan mengerjakan amal shalih ke dalam surga yang mengalir di bawahnya sungai-sungai. Dan orang-orang yang kafir itu bersenang-senang (di dunia) dan mereka makan seperti makannya binatang-binatang. Dan neraka adalah tempat tinggal mereka. Qs. Muhammad 12.

Wallahu a’lamu bish shawaab.

By: Abu Ibrahim.

leader banner alhidayat karpet

Sedang mencari karpet masjid, karpet kantor atau karpet permadani? Al Hidayat Karpet merupakan pusat jual karpet masjid, karpet permadani dan Karpet Kantor. Dapatkan penawaran harga karpet permadani, harga karpet kantor, dan harga karpet masjid terbaik hanya di Al Hidayat Karpet.

Call Now Button