Perjalanan Menjemput Ajal Bag.68
Husnul khatimah atau su’ul khatimah?
Husnul khatimah (akhir kehidupan yang baik) tidak akan terjadi melainkan bagi orang-orang yang istiqamah; baik secara lahir dan baik batinnya. Sedangkan Su’ul khatimah (akhir kehidupan yang buruk)itu akan terjadi pada orang yang rusak akalnya, senantiasa melakukan dosa-dosa besar, dan sering mengedepankan kebesaran (ketenaran).
Atau sekiranya ia terkalahkan oleh hal-hal tersebut (kemaksiatan) tersebut sementara ia belum bertaubat dan meninggal dunia dalam keadaan demikian. Ataupun yang pada awalnya ia istiqamah namun kemudian berubah dan keluar dari kebaikan serta justru berbuat kemaksiatan, maka yang demikian itu dari penyebab su’ul khatimah. Na’udzubillah.
Berikut ini sekedar contoh kasus dari orang-orang yang meninggal dunia; baik yang husnul khatimah maupun su’ul khatimah:

1. Su’ul khatimah;
Dikatakan bahwa ada orang-orang yang suka bermain dan berkumpul di pasar. Kebiasaan mereka tiada lain hanya main judi dan minum-minuman.
Suatu saat ada salah seorang dari mereka sakit keras hingga tidak bisa lagi berkumpul dengan teman-temannya nongkrong. Setelah beberapa minggu ternyata teman-temannya merasa kehilangan.
Dan ketika mendengar bila temannya yang satu ini sakit maka mereka sepakat ke rumah temannya yang satu itu untuk menjenguk.
Sesampainya di rumah temannya yang sakit, pihak keluargapun menyambutnya. Dan setelah berbincang-bincang sejenak, pihak keluarga mengatakan bahwa sebenarnya kondisi temannya yang sakit itu semakin hari semakin menurun. Tetapi anehnya yang diucapkan dari lisan si sakit hanya TOPI.
Dan yang lebih aneh lagi, pihak keluarga besarnya sama sekali tidak memahami yang diucapkannya. Sebab semua TOPI yang dimilikinya ternyata sesuai dengan yang diinginkan. Dia hanya menggelengkan kepalanya saja ketika ditunjukkan topi miliknya yang pernah dibelinya dahulu.
Nah seusai menceritakan perihal kondisi temannya yang sakit itu maka salah seorang dari teman nongkrongnya di pasar itu menjawab bahwa dirinya faham dengan apa yang dimaksudkan oleh si pasien.
Akhirnya temannya yang mengatakan bahwa dirinya faham itu langsung permisi keluar rumah dengan mengajak salah seorang temannya untuk mengambil barang (topi) yang dimaksudkan si pasien.
Ternyata kedua temannya itu langsung ke tempat warung langganan mereka dan membeli minuman memabukkan sebotol yang bermerk/gambar TOPI MIRING!
Setelah membayar kedua teman nongkrong itu segera kembali ke rumah temannya yang sakit lalu menghadap kepada temannya yang terbaring di atas kasur sambil berkata, “Yang inikah TOPI yang abang maksudkan?”.
Teman yang sakit ini langsung mengangguk dan langsung sakaratul maut! Na’udzubillah!
Sontak seisi rumah menagis dan menyesalkannya. Sebab sejak sakitnya yang dia ingat hanya minuman keras yang bermerk/gambar topi miring yang di masa sehatnya dia tenggak hingga mabuk. Padahal di sana semua tokoh agama sudah dihadirkan lalu menuntunnya gar mengucapkan dua kalimat syahadat. Tetapi justru yang keluar dari lisannya; TOPI!
Semoga dengan kejadian di atas bisa menjadi renungan.
Wallahu a’lamu bish shawaab.

Sedang mencari karpet masjid, karpet kantor atau karpet permadani? Al Hidayat Karpet merupakan pusat jual karpet masjid, karpet permadani dan Karpet Kantor. Dapatkan penawaran harga karpet permadani, harga karpet kantor, dan harga karpet masjid terbaik hanya di Al Hidayat Karpet.
