Perjalanan Menjemput Ajal Bag.64

Perjalanan Menjemput Ajal Bag.64

Ngerinya sakaratul maut.

Sakaratul maut, atau sering orang Indonesia menyebutnya sekarat, sungguh sangat mengerikan sekali. Mungkin bila hanya melilhat adegan di televisi seakan orang mau meninggal itu sangat enak sekali. Padahal sebenarnya terbalik 180 derajat. 

Sebab ketika sekarat (sakaratul maut) tiba maka mulut ini seakan terkunci –walau saat sehatnya dia seorang orator atau ahli berbicara-, suaranya terputus –walau sebelumnya dia memiliki suara emas sekalipun-, seluruh otot-ototnya terputus –walau di kala sehat dirinya kuat- dan matanya melotot secara pelan-pelan berjalan mulai dari melihat bawah kakinya kemudian lambat laun matanya melihat ke atas hingga hanya terlihat mata putihnya saja.

Selain itu coba perhatikan suhu badannya. Yakni bila manusia masih bernyawa pasti tubuhnya terasa hangat, tetapi bila sudah meninggal maka seluruh badannya terasa dingin.

taubat sebelum datang sakaratul maut

Nah ketika seseorang mengalami sakaratul maut, maka bisa dirasakan suhu badan di mulai dari kakinya. 

Ya, saat itu yang pertama kali kakinya akan terasa dingin, lalu menjalar ke atas, ke atas dan terus hingga ke seluruh tubuh. Maka jika seluruh tubuhnya sudah terasa semua, itu tandanya –pada umumnya- orang tersebut meninggal dunia.

Oleh karenanya bila rasa dinginnya itu secara pelan-pelan terus menjalar dari kakinya dan terus menerus ke atas, maka itu tandanya bila orang tersebut sedang mengalami sakaratul maut.

Pada saat itu –bagi orang yang sedang mengalami sakaratul maut- pintu taubat telah tertutup baginya!

Mengerikan sekali bukan?

Bagaimana mau bertaubat? Saat itu akal sedang diselubungi rasa was-was, lisan terbungkam. Seluruh sisi tubuhnya telah dilemahkan olehnya. Malaikat yang menarik ruhnya pun sama sekali tidak memberikan jeda kecuali atas perintah Allah Ta’ala. 

‘Aisyah radliyallahu ‘anha berkata, “Di tangan Rasulullah shalallahu ‘alaihi wa salam ada geriba yang berisi air, kemudian beliau memasukkan tangannya ke dalamnya. Lalu membasuh wajahnya dengan air geriba tersebut lalu bersabda:

لَا إِلَـهَ إِلَّا اللهُ، إِنَّ لِلْمِوْتِ سَـكَـرَاتٍ.

Tiada Ilah kecuali Allah. Sesungguhnya setiap kematian itu ada sekaratnya. Diriwayatkan Bukhari.

Dalam riwayat lain disebutkan:

اللَّهُـمَّ أَعِـنِّى عَـلَى سَكَـرَاتِ الْمَوْتِ.

Ya Allah, tolonglah aku dalam (menghadapi pedihnya) sakaratul maut. Diriwayatkan Ahmad dan Tirmidzi serta dishahihkan Al Hakim.

Begitu dahsyatnya sakaratul maut, maka persiapkanlah dengan ketaqwaan dan doa seperti di atas, agar kelak Allah beri kemudahan saat sakaratul maut.

Wallahu a’lamu bish shawaab.

leader banner alhidayat karpet

Sedang mencari karpet masjid, karpet kantor atau karpet permadani? Al Hidayat Karpet merupakan pusat jual karpet masjid, karpet permadani dan Karpet Kantor. Dapatkan penawaran harga karpet permadani, harga karpet kantor, dan harga karpet masjid terbaik hanya di Al Hidayat Karpet.

Call Now Button