Perjalanan Menjemput Ajal Bag.35

Perjalanan Menjemput Ajal Bag.35

Kenistaan dunia. B. 

Di atas sudah disebutkan tentang bagaimana sahabat Rasulullah shalallahu ‘alaihi wa salam yang menyerahkan jabatannya (menyerahkan stempel kegubernuran) dan mengembalikannya kepada khalifah Umar bin Khaththab radliyallahu ‘anhu. Hal itu didasarkan pada keinginannya beliau agar tidak terjebak dunia karena takut berbuat nista. 

Dan seharusnya para generasi setelahnya mampu memahami tentang mundurnya beliau dari kursi kegubernuran. 

Bila melihat kasus Fir’aun laknatullah ‘alaihi. Bukankah Fir’aun telah berbuat nista hingga dia telah mengangkat dirinya sebagai tuhan? 

Selain jabatan, kenistaan dunia juga meliputi harta. Ya, hanya karena mengejar harta, tidak sedikit orang yang melakukan perbuatan nista dan bahkan mencelakakan dirinya. Yakni mereka masuk ke dalam jurang kesyirikan. 

menjaga agama

Selain itu ada juga yang karena ingin ketenaran dan jabatan juga ada orang yang rela berbuat nista; berzina atau bahkan bersekutu dengan jin. Walaupun mereka-mereka ini selalu mengelak dan berdalih bahwa yang mereka datangi itu orang ahli agama. Tetapi apakah mungkin –masuk akal- bila seorang ahli agama justru dia membaca jampi-jampi/mantra-mantra tertentu di tempat-tempat yang dianggap sakral bernilai magic? Lalu di sana dia memanggil-manggil arwah –yang katanya diyakini sebagai penunggu tempat tersebut-?

Padahal Rasulullah shalallahu ‘alaihi wa salam pernah bersabda bahwa barangsiapa yang mendatangi dukun lalu mempercayainya maka seluruh amalnya selama empat puluh akan tertolak?

Syuaib bin Harb berkata, “Barangsiapa mencari kehidupan dunia maka bersiap-siaplah menerima kehinaan. Barangsiapa menerima kehinaan, pasti hatinya akan liar dan tidak bisa dikendalikan. Baginya; sama saja antara halal dan haram, antara menolak dan menghalang-halangi. Dia akan terus mengejar materi dan dengan terengah-engah mengejar dunia”. 

Sungguh perkataannya Abu Hazm sangat sederhana tetapi sangat mendalam maknanya. Katanya, Aku suka apabila salah seorang dari kalian menjaga agamanya sebagaimana dia menjaga sandalnya”. 

Oleh karena itu ayat berikut ini semoga bisa menjadi renungan. 

اَلْيَـوْمَ نَـخْتِـمُ عَـلَى أَفْوَاهِـهِـمْ وَتُـكَلِّـمُ أَيْـدِيْـهِـمْ وَتَـشْهَدُ أَرْجُـلُهُـمْ بِـمَـا كَانُـوْا يَـكْسِـبُوْنَ.

Pada hari ini Kami tutup mulut mereka; dan berkatalah kepada Kami tangan mereka dan memberi kesaksianlah kaki mereka terhadap apa yang dahulu mereka usahakan. Qs. Yasin 65. 

Ya, saat di dunia seseorang bisa saja ketika melakukan suatu dosa dia mampu membuat alibi-alibi sehingga dirinya bisa terbebas dari tuduhan, tetapi besok di akhirat maka semua anggota tubuh akan bersaksi.

Wallahu a’lamu bish shawaab.

leader banner alhidayat karpet

Sedang mencari karpet masjid, karpet kantor atau karpet permadani? Al Hidayat Karpet merupakan pusat jual karpet masjid, karpet permadani dan Karpet Kantor. Dapatkan penawaran harga karpet permadani, harga karpet kantor, dan harga karpet masjid terbaik hanya di Al Hidayat Karpet.

Call Now Button