Perjalanan Menjemput Ajal Bag.28
Kenikmatan yang menipu. B.
Allah Ta’ala berfirman:
زُيِّـنَ لِلنَّـاسِ حُبُّ الشَّهَـوَاتِ مِنَ النِّـسَاءِ وَالْبَـنِـيْـنَ وَالْقَـنَـاطِيْرِ الْمُـقَـنْطَرَةِ مِنَ الذَّهَـبِ وَالْفِـضَّةِ وَالْخَيْـلِ الْمُسَـوَّمَةِ وَالْأَنْـعَـامِ وَالْحَرْثِ، ذَلِكَ مَتَـاعُ الْحْيَـاةِ الدُّنْيَـا، وَاللهُ عِنْـدَهُ حُسْنُ الْمَـئَـابِ.
Dijadikan indah pada (pandangan) manusia kecintaan kepada apa-apa yang dinginkan, yaitu; wanita-wanita, anak-anak, harta yang banyak dari jenis emas, perak, kuda pililhan, binatang-binatang ternak dan sawah ladang. Itulah kesenangan hidup di dunia dan di sisi Allah-lah tempat kembali yang baik (surga). Qs. Ali Imran 14.
Sering mendengar tentang harta, tahta dan wanita bukan? Ya, tiga kata itu sering diidentikkan dengan tempat (atau bisa dibilang) maqam yang sangat diperhatikan. Sebab memang sejarah dunia telah menuliskannya. Di antaranya (sebagai salah satu contoh dari masing-masingnya):
Harta; qarun, yang tadinya menjadi umatnya nabi Musa ‘alaihhi salam. Yang tadinya miskin, namun setelah didoakan nabi Musa ‘alaihi salam lalu menjadi orang kaya raya akhirnya berubah menjadi manusia yang ingkar kepada Allah.

Tahta; semua tahu bagaimana Fir’uan laknatullah ‘alaihi. Saking sombongnya Fir’aun berkata dihadapan rakyat, “Saya adalah Tuhan kalian yang paling tertinggi”.
Wanita; Rasulullah shalallahu ‘alaihi wa salam pernah bercerita bahwa dahulu pernah ada seorang ahlil ibadah yang sangat taat. Tetapi dia tergelincir oleh seorang wanita cantik tapi pelacur. Dan karena terpesonanya, sementara si wanita ini memang juga sengaja menggodanya, maka terjadilah pezinaan yang berakhir si orang ahli ibadah ini akhirnya mati dalam kondisi maksiat. Na’udzubillah.
Selain itu Qabil, anak nabi Adam, yang tega dan berhasil membunuh saudaranya, Habil, juga gara-gara wanita. Yakni hanya karena tidak terima dalam masalah perkawinan yang telah ditentukan.
Ya, begitulah kenikmatan dunia yang menipu.
Maka tidak heran bila Rasulullah shalallahu ‘alaihi wa salam telah memberi peringatan tentang tiga hal yang akan mencelakai seseorang di hari Kiamat. Sabda beliau:
ثَـلَاثُ مُـهْلَكَـاتِ: شُـحٌّ مُطَاعٌ، وَهَوًى مُـتَّـبَعٌ، وَإِعْـجَـابُ الْمَرءِ بِـنَفْـسِـهِ.
Tiga hal ayng dapat mencelakakan; sifat pelit yang diikuti, hawa nafsu yang dituruti dan rasa bangga terhadap diri sendiri”. Diriwayatkan Baihaqi. Syaikh Al Albani menghasankan hadits ini.
Wallahu a’lamu bish shawaab.

Sedang mencari karpet masjid, karpet kantor atau karpet permadani? Al Hidayat Karpet merupakan pusat jual karpet masjid, karpet permadani dan Karpet Kantor. Dapatkan penawaran harga karpet permadani, harga karpet kantor, dan harga karpet masjid terbaik hanya di Al Hidayat Karpet.
