Perjalanan Menjemput Ajal Bag.26

Perjalanan Menjemput Ajal Bag.26

Majlis-majlis Duniawi.

Pada medio tahun 1980-an group qasidah dari Semarang pernah melantunkan syair PERDAMAIAN. Di sana disebutkan bahwa ada di belahan dunia yang sedang membangun tetapi di belahan bumi lainnya justru sedang mengalami peperangan. Ada banyak rumah sakit-rumah sakit didirikan namun di sisi lain juga ada bom atom yang diledakkan.

Atau jika mau melihat secara jeli acara-acara di televisi ataupun acara-acara di tempat yang lain. Di sana akan didapatkan bahwa kebanyakan manusia berkumpul itu hanya untuk urusan dunia saja.

Misal, acara reunian suatu almamater. Mereka berkumpul-kumpul hanya membicarakan hal-hal yang bersifat keduniaan. Acara di televisi juga secara umum hanya membicarakan keduniaan. Apalagi acara yang sering mengundang tawa. Wah itu sangat digandrungi manusia dewasa ini. 

Padahal Rasulullah shalallahu ‘alaihi wa salam pernah bersabda agar jangan banyak-banyak tertawa. Sebab tertawa itu bisa mematikan hati.

memilih akhirat

Hasan Al Basri berkata, “Aku bersumpah kepada Allah yang jiwaku berada di tangan-Nya, aku mengetahui beberapa orang yang baginya kehidupan dunia ini lebih rendah daripada debu tempat dia berjalan”. 

Ya, sebab Hasan Al Basri pernah bertemu dengan enam puluhan sahabat Rasulullah shalallahu ‘alaihi wa salam. Dari sana beliau dapat menyimpulkan bahwa jasad mereka memang di dunia tetapi hatinya tergantung di akhirat. Kenapa?

Karena memang orientasi hidup mereka adalah akhirat.

Selain itu Allah sendiri juga sudah mewanti-wanti kepada Rasulullah shalallahu ‘alaihiiwa salam dan para hamba-Nya tentang akhirat yang harus diutamakan.

وَلَـلْآخِرَةُ خَيْـرٌ لَّكَ مِنَ الْأُوْلَى.

Dan sesungguhnya akhir(at) itu lebih baik bagimu dari permulaan. Qs. Adh Dhuhaa 4.

Bahkan di surat Al Kahfi Allah lebih tegas lagi, firman-Nya:

Katakanlah: “Apakah akan Kami beritahukan kepadamu tentang orang-orang yang paling merugi?”. Yaitu orang-orang yang telah sia-sia perbuatannya dalam kehidupan di dunia ini, sedangkan mereka menyangka bahwa mereka berbuat sebaik-baiknya. Mereka itu orang-orang yang kafir terhadap ayat-ayat Tuhan mereka dan (kafir terhadap) perjumpaan dengan Dia. Maka hapuslah amalan-amalan mereka, dan Kami tidak mengadakan suatu penilaian bagi (amalan) mereka pada hari Kiamat demikianlah balasan mereka itu neraka Jahannam, disebabkan kekafiran mereka dan disebabkan mereka menjadikan ayat-ayat-Ku dan rasul-rasul-Ku sebagai olok-olok.  Qs. Al Kahfi 103-106.

Maka benarlah kata Hasan Al Basri pada kesempatan yang lain, “Betapa mengherankan seseorang yang tertawa, padahal dia percaya akan neraka; dan seseorang yang merasa gembira, padahal dia percaya akan kematian”. 

Wallahu a’lamu bish shawaab.

leader banner alhidayat karpet

Sedang mencari karpet masjid, karpet kantor atau karpet permadani? Al Hidayat Karpet merupakan pusat jual karpet masjid, karpet permadani dan Karpet Kantor. Dapatkan penawaran harga karpet permadani, harga karpet kantor, dan harga karpet masjid terbaik hanya di Al Hidayat Karpet.

Call Now Button