Perjalanan Menjemput Ajal Bag.9

Perjalanan Menjemput Ajal Bag.9

Biasanya seseorang apabila bertemu dengan saudara atau sanak keluarga lainnya ataupun teman lamanya. Lalu ditanya tentang kabar dirinya. Maka dia pasti akan mengatakan, “Baik”.

Ya, memang itu sebenarnya jawaban yang umum setiap orang yang bertemu pada orang lain, terkhusus ketika bertemu dengan orang-orang seperti di atas.

Tetapi lainnya bila yang ditanya para ulama terdahulu, jawaban mereka pasti mengandung hikmah dan pelajaran. Contohnya seperti ucapannya Ibrahim bin Adham ketika ditanya tentang kabarnya, beliau menjawab, “Kami sedang menambal kehidupan ini dengan merenggut agama kami, sehingga bukan agama yang tinggal bukan pula apa yang kami tambal. Terberkahilah manusia yang mendahulukan Allah, Rabbnya, dan meninggalkan kehidupan dunia ini untuk sesuatu yang dia harapkan sebagai balasan di akhirat”. 

dunia hanya tempat singgah

Seandainya kehidupan manusia hari ini seperti jawaban Ibrahim bin Adham maka ada ketenteraman di lingkungan tersebut. Sebab setiap manusianya selalu berfikiran ke akhirat saja. Sehingga ketika mereka melihat ada kaum muslimin yang kekurangan maka mereka bersegera untuk membantunya. 

Nah dari situ akan terlihat bahwa dunia sedang ditinggalkan oleh penduduknya. Tetapi bila masyarakatnya tidak peduli kepada warga lainnya serta lebih mementingkan dirinya sendiri maka itu menandakan bahwa dunia telah dicintai para penduduknya. 

Coba simak ungkapan Sufyan Ats Tsaury: “Kecintaan manusia pada kehidupan dunia ditunjukkan dengan bagaimana dia memberikan salam kepada orang lain”.

Ya, maksudnya bila ada orang yang memberikan salam hanya dipilih-pilih saja. Salah satunya kepada mitra dagangnya, misalnya. Atau khusus hanya diberikan kepada orang-orang yang dikenalnya saja. 

Ini baru persoalan salam, belum lagi persoalan-persoalan lainnya; in group dan out group, misalnya. Bukankah sekarang banyak sekali perkumpulan-perkumpulan? Mulai dari perkumpulan keluarga besar nasab, perkumpulan almamater, perkumpulan profesi, perkumpulan pecinta sesuatu (pecinta alam, pecinta motor klasik, pecinta akik atau pecinta apalagi yang lainnya). 

Di sana terlihat sekali pertemanannya karena atas dorongan sesuatu yang bukan (karena) iman. 

Padahal semua ikatan tanpa landasan iman sangat rapuh dan mudah retak bahkan rusak.

Mereka tiada akan memerangi kamu dalam keadaan bersatu padu, kecuali dalam kampung-kampung yang berbenteng atau di balik tembok. Permusuhan antara sesama mereka adalah sangat hebat. Kamu kira mereka itu bersatu sedang hati mereka berpecah belah. Yang demikian itu karena sesungguhnya mereka adalah kaum yang tiada mengerti. Qs. Al Hasyr 14.

Kembali lagi ingatlah bahwa dunia itu sangat melenakan. Maka waspadalah dan ingatlah pesan dalam Qs. Al Mukmin 39.

Wahai kaumku, sesungguhnya kehidupan dunia ini hanyalah kesenangan (sementara) dan sesungguhnya akhirat itulah negeri yang kekal. 

Wallahu a’lamu bish shawaab.

leader banner alhidayat karpet

Sedang mencari karpet masjid, karpet kantor atau karpet permadani? Al Hidayat Karpet merupakan pusat jual karpet masjid, karpet permadani dan Karpet Kantor. Dapatkan penawaran harga karpet permadani, harga karpet kantor, dan harga karpet masjid terbaik hanya di Al Hidayat Karpet.

Call Now Button