Susah Taubat? Bag.108
Diriwayatkan Muslim, sebagaimana yang sudah dikisahkan di atas, bagaimana seorang ibu yang murkanya kepada anaknya yang dicintai. Tetapi mungkin karena sang anak sangat bandel, sehingga membuat sang ibu juga murka. Yang akhirnya sang ibu mengusirnya keluar rumah lalu rumahnya ditutup. Hal itu membuat sang anak tidak bisa masuk ke rumah.
Sementara sang anak sendiri karena tidak memiliki sanak saudara dan sandaran kecuali hanya kepada ibunya. Maka tidak aneh bila sang anak kebingungan ketika diusir keluar rumah oleh ibundanya.
Oleh karena itulah, hal yang bisa sang anak lakukan adalah tidur di depan pintu rumahnya. Seba dia tahu bahwa sang ibu tidak akan mungkin keluar kecuali lewat pintu rumah utama tersebut.
Dan benar saja, ketika sang ibu membuka pintu rumahnya lalu didapatinya sang anak tertidur pulas di lantai depan pintu rumahnya. Sontak sang ibupun langsung memeluk anaknya dan pecahlah tangis sang ibu.

Sungguh pelukan sang ibu itu sebagai bentuk rasa cinta dan sayangnya kepada anaknya.
Ya, itulah Rasulullah shalallahu ‘alaihi wa salam dalam menggambarkan sebuah bentuk kasih sayang Allah kepada hamba-Nya, yakni melalui cerita!
Kemudian Rasulullah shalallahu ‘alaihi wa salam menambahkan sebagai bentuk penguat dalam memberitahukan rasa kasih dan sayangnya Allah kepada hamba-hamba-Nya. sabdanya:
فقال رسولُ اللهِ صلَّى اللهُ عليه وسلَّم : اللهُ أَرْحَمُ بِعِبَادِهِ مِنَ المَرْأَةِ بِوَلَدِهَا.
Rasulullah shalallahu ‘alaihi wa salam bersabda, “Allah lebih berbelas kasih kepada hamba-hamba-Nya dibandingkan ibu tersebut kepada anaknya”. Diriwayatkan Muslim.
Terlebih lagi dalam sebuah hadits disebutkan bahwa ada seorang lelaki ahli maksiat yang mendatangi Rasulullah shalallahu ‘alaihi wa salam. Dia meminta nasehat karena ingin taubat.
Ternyata Rasulullah tidak memarahinya, melainkan menenangkan terlebih dahulu dengan menyampaikan satu surat yang indah dalam surat Az Zumar,
قُلْ يَـا عِبَـادِيَ الَّذِيْنَ أَسْرَفُوْا عَلَى أَنْـفُسِهِـمْ لَا تَقْـنَطُوْا مِن رَّحْمَةِ اللهِ، إِنَّ اللهَ يَغْـفِرُ الذُّنُوْبَ جَمِـيْعًـا، إِنَّـهُ هُوَ الْغَفُوْرُ الرَّحِيْـمُ.
“katakanlah wahai hamba-hamba-Ku yang melampaui batas terhadap dirinya sendiri! Janganlah kamu berputus asa dari rahmat Allah. Sesungguhnya Allah mengampuni dosa-dosa semuanya. Sungguh, Dia-lah Yang Maha Pengampun lagi Maha Penyayang”. Qs. Az Zumar 54.
Setelah membacakan ayat di atas, Rasulullah memerintahkan untuk menghidupkan malam dan memohon ampun kepada Allah, kemudian lelaki itu menyanggupinya.
Oleh karena itulah, jangan pesimis ketika hendak taubat. Sebab Allah benar-benar Maha Penerima taubat.
Wallahu a’lamu bish shawaab.

Sedang mencari karpet masjid, karpet kantor atau karpet permadani? Al Hidayat Karpet merupakan pusat jual karpet masjid, karpet permadani dan Karpet Kantor. Dapatkan penawaran harga karpet permadani, harga karpet kantor, dan harga karpet masjid terbaik hanya di Al Hidayat Karpet.
