Susah Taubat? Bag.106
Beberapa pertanyaan seputar (keinginan) taubat. =13.
q. Ada seorang penulis sesat. Yang suka menyebarkan pemikiran-pemikiran sesat; sekuler, kesyikiran, kebencian terhadap Islam, pelecehan terhadap syariat dan lain-lain. Bahkan karena tulisannya sehingga banyak orang yang terhipnotis untuk melakukan zina dan maksiat lainnya. Kemudian Allah memberinya rahmat petunjuk kepadanya, membimibingnya dari kegelapan kepada cahaya. Lalu bagaimana dirinya bertaubat.
Subhanallah, ini adalah karunia yang diberikan Allah yang perlu disyukuri. Sebab sudah berapa banyak orang-orang yang melakukan hal-hal yang seperti itu, akhir kehidupan mereka sangat tragis. Yakni meninggal dalam kondisi kafir atau dalam kondisi mempertahankan kekafiran dan kefasikannya.

Masih ingat bukan, bagaimana akhir hayatnya Abu Thalib, paman Rasulullah shalallahu ‘alaihi wa salam tercinta? Ya, semasa hidupnya Abu Thalib sangat besar sekali jasanya terhadap Rasulullah shalallahu ‘alaihi wa salam dan Islam. Tetapi di akhir hayatnya, ketika Rasulullah shalallahu ‘alaihi wa salam mengajaknya untuk mengucapkan dua kalimat syahadat, namun saat itu juga diingatkan langsung oleh saudaranya –Abu Jahal- agar tetap ‘istiqamah’ dalam kekafiran. Dan ternyata Abu Thalib tetap mengikuti anjuran Abu Jahal daripada Rasulullah shalallahu ‘alaihi wa salam.
Sebagai seorang manusia, Rasulullah shalallahu ‘alaihi wa salampun merasa terpukul. Sebab seorang yang banyak jasanya terdahap diri beliau dan Islam ternyata matinya kafir. Dan, Abu Thalib dinyatakan oleh Rasulullah bahwa Abu Thalib berada di neraka yang paling rendah. Tetapi walau di neraka paling rendah sekalipun, ternyata berat siksaannya amat sangat luar biasa. Yakni bila ada batu dari neraka diinjak Abu Thalib maka otak yang ada di kepalanya mendidih!
Lalu seperti apa siksaan terhadap orang yang selalu menjadi motor kekafiran? Atau bahkan yang selalu mengajak manusia agar selalu berbuat kemaksiatan dan kekafiran? Plus menghalang-halangi manusia dari kebenaran?
إِنَّ الَّذِيِنَ يَكْـتُمُوْنَ مَآ أَنْـزَلْـنَا مِنَ الْبَـيِّـتَـاتِ وَالْهُدَى مِن بَّعْدِ مَا بَـيَّـنَّـاهُ لِلنَّـاسِ فِى الْكِتَـابِ أَوْلَئِـكَ يَلْـعَنُـهُمُ اللهُ وَيَلْـهعَنُـهُمُ الَّاعِنُوْنَ.
Sesungguhnya orang-orang yang menyembunyikan apa yang telah Kami turunkan berupa keterangan-keterangan (yang jelas) dan petunjuk, setelah Kami menerangkannya kepada manusia dalam Al Kitab, mereka itu dilaknati Allah dan dilaknati (pula) oleh semua (makhluk) yang dapat melaknati. Qs. Al Baqarah 159.
Dan ternyata sekarang dirinya tidak seperti Abu Thalib, Abu Jahal, Abu Lahab dan selain dari ketiganya. Melainkan dirinya justru mendapat petunjuk untuk bertaubat. Sungguh ini harus disyukuri. Sebab dirinya tidak termasuk orang-orang yang dilaknat Allah dan makhluk-makhluk yang bisa melaknatnya. Melainkan justru dirinya termasuk orang yang sebaliknya.
إِلَّا الَّذِيْنَ تَابُوا وَأَصٍلَحُوْا وَبَـيَّـنُوْا فَـأُوْلَـئِكَ أَتُوْبُ عَـلَيْهِمْ، وَأَنَـا التَّوَّابُ الوَّحِيْـمُ.
Kecuali mereka yang telah taubat dan mengadakan perbaikan dan menerangkan (kebenaran), maka terhadap mereka itu Aku menerima taubatnya dan Akulah Yang Maha Penerima taubat lagi Maha Penyayang. Qs. Al Baqarah 160.
Oleh karena itu, setelah dirinya bertaubat maka dirinya harus mengumumkan pada masmedia lalu mengatakan abhwa dirinya telah bertaubat. Kemudian meminta kepada seluruh orang-orang yang telah mengedarkan, menyebarkan dan memperluas ide-ide/tulisan-tulisannya dahulu sebelum dirinya taubat agar menghentikan semuanya. Dan apabila ada sesuatu keburukan dan kemaksiatan yang terjadi setelah pengumuman ini maka hal itu sudha bukan lagi tanggung jawab dirinya sampai kelak di akhirat.
In memang berat tetapi memang harus dilakukan sebagai bentuk tanggung jawabnya.
Wallahu a’lamu bish shawaab.

Sedang mencari karpet masjid, karpet kantor atau karpet permadani? Al Hidayat Karpet merupakan pusat jual karpet masjid, karpet permadani dan Karpet Kantor. Dapatkan penawaran harga karpet permadani, harga karpet kantor, dan harga karpet masjid terbaik hanya di Al Hidayat Karpet.
