Susah Taubat? Bag.99
Beberapa pertanyaan seputar (keinginan) taubat. =6.
i. Saat banyak orang membeli mobil atau alat transportasi lainnya. Tetapi ternyata keuangan tercampur antara uangnya yang halal dan yang haram. Lalu bagaimana agar bisa barakah mobil atau alat transportasi lainnya ini?
Hendaknya uang yang sudah diketahui keharamannya itu sesegera mungkin diganti dengan uang yang halal, sedangkan uang haram yang tadinya bercampur untuk membeli mobil atau alat transportasi itu diberikan/digunakan untuk hal-hal yang bersifat menjijikan. Misalnya seperti untuk membuat septitank umum. Atau untuk membuat jalanan umum atau yang lainnya.
Yang jelas uang yang sudah diketahui keharamannya itu diperuntukkan yang bersifat makanan. Tujuannya agar perut siapa saja tidak kemasukan hasil-hasil yang haram.

j. Bagaimana dengan uang yang tercampur antara uang halal dan uang haram. Maksudnya uang yang didapatkan dari hal-hal yang diharamkan agama dengan uang yang diperoleh dari hasil yang halal.
Sebenarnya pertanyaan ini hampir mirip dengan pertanyaan di atas (j). Hanya saja perbedaannya kalau di atas hanya terkait dengan penggunaan pembelian barang (mobil atau alat transportasi), sedangkan yang saat adalah percampuran keuangan yang halal dengan uang yang haram.
Adapun untuk kasus yang seperti ini hendaknya ada dua hal yang harus dilakukan (setidaknya);
1. Kejujuran.
Yang dimaksud dengan kejujuran di sini adalah bahwa dia harus dengan teliti memilah sejak kapan terjadinya percampuran uang halal dan haram ini. Kenapa begitu?
Sebab setiap uang haram yang masuk ke dalam tubuh maka uang itu akan menjadi bahan bakar dalam tubuh itu sendiri. Lalu bagaimana jika uang itu juga diberikan kepada anak dan istrinya?
Oleh karenanya jika ada istri atau anak (atau bahkan diri sendiri) ketika diingat tentang ke-Islam-an atau diajak pada kebenaran kok berat. Maka bisa jadi hal itu disebabkan adanya makanan yang dibelanjakan dari uang haram. Yang akhirnya tubuh seakan menolak Al Haq. Na’udzubillah.
2. Banyak-banyak istighfar.
Setelah bisa memilah dan mengetahui sejak kapan keuangannya tercampur antara uang halal dan haram, maka sesegera mungkin dirinya harus banyak-banyak beristighfar. Terutama jika ternyata tercampurnya sudah lama terjadi. Sebab semakin lama tercampurnya maka (ditakutkan) akan semakin banyak makanan, minuman, pakaian dan lainnya yang dulu membelinya dengan uang yang tercampur tersebut.
Namun bila sudah mengetahui dan sudah memilahnya maka segera dipisahkan. Sedangkan uang yang haram itu segera dialokasikan pada hal-hal yang menjijikan seperti yang sudah disinggung di atas.
Berikut ini ayat yang perlu direnungkan:
قُل لَا يَسْـتَوِى الْخَـبِيْـثُ وَ الطَّيِّـبُ وَلَوْ أَعْجَـبَكَ كَثْـرَةُ الْخَـبِيْـثِ، فَاتَّـقُوْا اللهَ يَـآ أُوْلِى الَأَلْـبَابِ لَعَـلَّكُـمْ تًفْـلِحُوْنَ.
Katakanlah: “Tidak sama (antara) yang buruk dengan yang baik, meskipun banyaknya yang buruk itu menarik hatimu, maka bertaqwalah kepada Allah, wahai orang-orrang yang berakal, agar kamu mendapat keberuntungan”. Qs. Al Maaidah 100.
Wallahu a’lamu bish shawaab.

Sedang mencari karpet masjid, karpet kantor atau karpet permadani? Al Hidayat Karpet merupakan pusat jual karpet masjid, karpet permadani dan Karpet Kantor. Dapatkan penawaran harga karpet permadani, harga karpet kantor, dan harga karpet masjid terbaik hanya di Al Hidayat Karpet.
