Susah Taubat? Bag.88
Hak-hak orang yang dibunuh (c).
Dan dalam satu ayat itu saja ada tiga kalimat تَـحْرِيْـرُ رَقَـبَةٍ مُّؤْمِنَـةٍ (memerdekakan hamba sahaya yang mukmin-mukminah-). Pada kalimat pertama berkaitan langsung dengan seorang muslim yang sama sekali tidak ada persoalan/perkara dengan dirinya, tetapi dengan tidak sengaja membunuhnya. Maka si pembunuh harus memerdekakan hamba sahaya dari seorang (hamba sahaya) mukminah.
Pada kalimat kedua ketika seorang muslim/mukmin secara tidak sengaja membunuh seorang mukmin/muslim yang sebenarnya sedang berseteru. Ini saja Allah memerintahkan agar si pembunuh memerdekakan hamba sahaya dari seorang (hamba sahaya) mukminah.
Subhaanallah. Sungguh luar biasa sekali orang beriman ini dihadapan Allah Ta’ala. Sehingga Allah pun harus menghargai nyawa setiap mukmin dengan harga yang sangat mahal.

Selain itu ada satu hal yang mungkin juga banyak yang kurang memahami, kenapa harus hamba sahaya mukminah yang harus dibebaskan?
Setidak bisa dilihat bagaimana sekarang ini saja bagaimana manusia dalam memandang wanita. Mereka sangat direnehkan sekali. Walaupun mereka selalu berkoar dengan mengatas namakan HAM. Tetapi kenyataannya wanita sangat dinistakan.
Silahkan dibuat riset; kenapa banyak sekali terjadi pelecehan terhadap wanita? Bahkan pembunuhan terhadap wanitapun seringnya diawali dari pelecehan (bila tidak mau disebut sebagai pemerkosa atau diperkosa terlebih dahulu). Apalagi bila wanita muslimah itu menjadi hamba sahaya. Bukankah potensi pada pelecehan lebih terbuka lebar? Silahkan dijawab jujur dalam hati!
Nah, dengan memerdekan para hamba sahaya dari wanita mukminah inilah akhirnya mau tidak mau, atau secara tidak langsung Allah telah mengangkat derajat para wanita muslimah/mukminah.
Padahal selain masalah pembunuhan ini Allah juga memerintahkan para hamba-Nya yang beriman namun mereka telah melanggar aturan Allah pun harus memerdekakan hamba sahaya mukminah. Yakni orang yang menzihar istrinya lalu ingin kembali menggauli istri dan orang yang telah melanggar sumpahnya sendiri.
Allah tidak menghukum kamu disebabkan sumpah-sumpahmu yang tidak dimaksudk (untuk bersumpah), tetapi Dia menghukum kamu disebabkan sumpah-sumpah yang kamu sengaja, maka kafarat (melanggar) sumpah itu, ialah memberi makan sepuluh orang miskin, yaitu dari makanan yang biasa kamu berikan kepada keluargamu, atau memberi pakaian kepada mereka atau memerdekakan seorang budak. Barangsiapa tidak sanggup melakukan demikian, maka kafaratnya puasa selama tiga hari. Yang demikian itu adalah kafarat sumpah-sumpahmu bila kamu bersumpah (dan kamu langgar). Dan jagalah sumpahmu. Demikianlah Allah menerangkan kepadamu hukum-hukum-Nya agar kamu bersyukur (kepada-Nya). Qs. Al Maaidah 89.
Orang-orang yang menzihar istri mereka, kemudian hendak menarik kembali apa yang merka ucapkan, maka (wajib atasnya) memerdekakan seorang budak sebelum kedua suami istri itu bercampur. Demikianlah yang diajarkan kepada kamu, dan Allah Maha Mengetahui apa yang kamu kerjakan. Qs. Al Mujaadalah 3.
Jadi, bukankah Allah dan Islam telah benar-benar menyelamatkan kaum wanita?
Wallahu a’lamu bish shawaab.

Sedang mencari karpet masjid, karpet kantor atau karpet permadani? Al Hidayat Karpet merupakan pusat jual karpet masjid, karpet permadani dan Karpet Kantor. Dapatkan penawaran harga karpet permadani, harga karpet kantor, dan harga karpet masjid terbaik hanya di Al Hidayat Karpet.
