Susah Taubat? Bag.87

Susah Taubat? Bag.87

Hak-hak orang yang dibunuh (b). 

Pepatah bahasa Arab menyebutkan:

مَنْ يَـزْرَعَ يَـحْصُدَ.

Barangsiapa yang menanam pasti dia yang memanen.

Ya, nampaknya pepatah di atas sepertinya memberikan semacam penekanan tentang perbuatan manusia. Yakni; apapun yang kamu kerjakan (baik positif maupun negatif) maka kamu akan memanen hasil dari yang kamu kerjakan. Termasuk di dalamnya dalam hal perbuatan pembunuhan.

memerdekakan hamba sahaya

Ya, di atas sudah disebutkan dua ayat yang beriringan; surat An Nisaa’ 92 dan 93. Walaupun kedua ayat di atas berbeda-beda dalam sikap. Tetapi masih saja berkaitan dengan pembunuhan, pembunuhan yang tidak disengaja dan pembunuhan yang disengaja; apalagi bila direncanakan.

Adapun di ayat yang ke-92 menunjukkan bahwa betapa Allah sangat menghargai nyawa orang-orang beriman dan para wanita. Terutama hamba sahaya dari wanita muslimah!

Lihat saja konteks ayatnya:

وَمَا كَانَ لِمُؤْمِنٍ أَن يَّـقْـتُلَ مُؤْمِنًـا إِلَّا خَطَئًـا، وَمَنْ قَـتَلَ مُؤْمِنًـا خَطَئًـافَـتَحْرِيْـرُ رَقَبَـةٍ مُّؤْمِنَـةٍ وَدِيَـةٍ مُّسَـلَّمَـةٌ إِلَى أَهْـلِهِ إِلَّآ أَن يَّـصَّدَّقُوْا، فَـإِن كَانَ مِنْ قَوْمٍ عَدُوٍّ لَّـكُـمْ وَهُوَ مُؤْمِنٌ فَـتَحْرِيْـرُ رَقَـبَةٍ مُّؤْمِنَةٍ، وَإِن كَانَ قَوْمِ بَيْـنَـكُـمْ وَبَـيْنَهُـمْ مِّيْـثَـاقٌ فَدِيَـةٌ مُّسَلَّـمَةٌ إِلَى أَهْـلِهِ وَتَـحْرِيْـرُ رَقَـبَةٍ مُّؤْمِنَـةٍ، فَـمَن لَّـمْ يَـجِدْ فَصِيَـامُ شَهْرَيْـنِ مُتَـتَابِـعَيْنِ تَوْبَـةً مِّنَ اللهِ، وَكَانَ اللهُ عِـلِيْـمًـا حَكِيْـمًـا. 

Dan tidak layak bagi seorang mukmin membunuh seorang mukmin (yang lain), kecuali karena tersalah (tidak sengaja), dan barangsiapa membunuh seorang mukmin karena tersalah (hendaklah) dia memerdekakan seorang hamba sahaya yang beriman serta membayar diyat yang diserahkan kepada keluarganya (si terbunuh itu), kecuali jika mereka (keluarga terbunuh) bersedekah. Jika dia (si terbunuh) dari kaum yang memusuhimu, padahal dia seorang mukmin, maka (hendaklah si pembunuh) memerdekakan hamba sahaya yang mukmin. Dan jika dia (si terbunuh) dari kaum (kafir) yang ada perjanjian (damai) antara mereka dengan kamu, maka (hendaklah  si pembunuh) membayar diyat yang diserahkan kepada keluarganya (si terbunuh) serta memerdekakan hamba sahaya yang mukmin. Barangsiapa yang tidak memperolehnya, maka hendaklah dia (si pembunuh) berpuasa dua bulan berturut-turut sebagai cara taubat kepada Allah. Dan adalah Allah Maha Mengetahui lagi Maha Bijaksana. Qs. An Nisaa’ 92.

Coba diperhatikan pada ayat yang bergaris bawah. Di sana disebutkan agar membebaskan hamba sahaya dari wanita muslimah (فَـتَحْرِيْـرُ رَقَبَـةٍ مُّؤْمِنَـةٍ/(hendaklah) dia memerdekakan seorang hamba sahaya yang beriman –jelas disebutkan MUKMINAH yang bermakna wanita muslimah-). insyaAllah berlanjut.

Wallahu a’lamu bish shawaab.

leader banner alhidayat karpet

Sedang mencari karpet masjid, karpet kantor atau karpet permadani? Al Hidayat Karpet merupakan pusat jual karpet masjid, karpet permadani dan Karpet Kantor. Dapatkan penawaran harga karpet permadani, harga karpet kantor, dan harga karpet masjid terbaik hanya di Al Hidayat Karpet.

Call Now Button