Susah Taubat? Bag.84
Hal-hal yang perlu diperhatikan bagi orang yang bertaubat (7).
Sekarang ada persoalan; ada suatu fitnah (perkara/kemaksiatan) yang dilakukan oleh seseorang atau beberapa orang. Tidak ada dari mereka yang mengingkarinya.
Pertanyaannya adalah; ternyata kemudian semua orang yang bermaksiat itu bertaubat. Apakah ketika mereka bertaubat lalu berjanji untuk tidak melakukan perbuatan seperti di masa lalunya dan menceritakan perbuatan masa lalunya adalah sebagai syarat taubatnya? Atau bagaimana?
Jawab: untuk perkara yang satu ini perlu mempertimbangkan maslahat (kebaikan) dan mafsadat (keburukan)nya.
Apabila salah seorang dari mereka menceritakan kemaksiatannya (walaupun bertujuan untuk kebaikan bersama dan bisa diambil pelajarannya) tetapi ternyata ada sebagian dari pelaku yang tidak suka apabila kemaksiatannya diceritakan ke publik. Maka sebaiknya tidak diceritakan, melainkan cukup mengatakan bahwa dirinya dahulu pernah melakukan suatu maksiat yang berakibat bla bla bla dan seterusnya.

Sebab ditakutkan apabila salah seorang dari mereka bercerita kemudian orang yang tidak ingin ‘membuka luka lama’ itu tahu kalau kawannya bercerita maka bisa menimbulkan efek negatif. Nah hal yang seperti ini jangan dilakukan.
Karena pada dasarnya taubat sendiri selain ingin memohon ampunan dari Allah, ingin berubah –hijrah- dari keburukan menuju ke kebaikan. Juga untuk menjaga dan mempererat tali persaudaraan Islam (ukhuwwah Islamiyah). Dan menjaga ukhuwwah Islamiyah itu jauh lebih utama dibandingkan cerita masa lalu tetapi akan membuka kembali luka lamanya.
Dan berpegang teguhlah kamu semua kepada tali (agama) Allah, dan janganlah kamu bercerai berai, dan ingatlah akan nikmat Allah kepadamu ketika kamu dahulu (masa Jahiliyah) bermusuh-musuhan, maka Allah mempersatukan hatimu, lalu menjadilah kamu karena nikmat Allah orang-orang yang bersaudara; dan kamu telah berada di tepi jurang neraka, lalu Allah menyelamatkan kamu daripadanya. Demikianlah Allah menerangkan ayat-ayat-Nya kapadamu, agar kamu mendapatkan petunjuk. Qs. Ali Imran 103.
Kecuali orang-orang yang taubat dan mengadakan perbaikan dan berpegang teguh pada (agama) Allah dan tulus ikhlas (mengerjakan) agama mereka karena Allah. Maka mereka itu adalah bersama-sama orang yang beriman dan kelak Allah akan memberikan kepada orang-orang yang beriman pahala yang besar. Qs. An Nisaa’ 146.
Adapun orang-orang yang beriman kepada Allah dan berpegang kepada (agama)-Nya, niscaya Allah akan memasukkan mereka ke dalam rahmat yang besar dari-Nya (surga) dan limpahan karunia-Nya. dan menunjuki mereka kepada jalan yang lurus (untuk sampai) kepada-Nya. Qs. An Nisaa’ 175.
Wallahu a’lamu bish shawaab.

Sedang mencari karpet masjid, karpet kantor atau karpet permadani? Al Hidayat Karpet merupakan pusat jual karpet masjid, karpet permadani dan Karpet Kantor. Dapatkan penawaran harga karpet permadani, harga karpet kantor, dan harga karpet masjid terbaik hanya di Al Hidayat Karpet.
