Susah Taubat? Bag.74

Susah Taubat? Bag.74

Dosa-dosaku mengganggu hidupku.

Akhir-akhir ini banyak sekali kaum milenial yang bertaubat dari perbuatan yang dianggapnya jauh dari Islam. Atau bahkan yang menyimpang dari Islam. Tetapi ada juga sebagian dari mereka yang terkadang dihinggapi rasa bersalah terus menerus; disebabkan masa lalunya tersebut. Terlebih mereka-mereka yang pernah menjadi pihak yang berseberangan dengan Islam dan kaum muslimin. 

Ketahuilah bahwa rasa yang seperti ini sebenarnya yang justru taubat yang benar. Atau taubatan nashuha. Ini adalah bentuk penyesalan yang (biasanya) diiringi dengan tetesan air mata. Ini adalah bentuk penyesalan yang berujung pada pengharapan ampunan dari Allah Ta’ala. 

dosa dosaku menganggu hidupku

Sungguh orang seperti ini sangat membutuhkan rahmat dari Allah Ta’ala. Dan bentuk penyesalan orang semacam ini dilakukan dengan tidak pernah ada putusnya.

وَمَنْ يَـقْنَطُ مِن رَّحْمَـةِ رَبِّـهِ إِلَّا الضَّآلُّوْنَ.

Dan tidak ada orang yang berputus ada dari rahmat Tuhannya, kecuali orang-orang yang sesat. Qs. Al Hijr 56.

عَنْ أَبِى بَكْرَةَ رضي الله عنه، عَنِ النَّـبِيّ صلى الله عليه وسلم أَنَّـهُ قَالَ: “أَلَا أَنَـبّئُـكُـمْ بِـأَكْـبَرِ الْكَبَـائِرِ؟”. بَلَى يَا رَسُوْلَ اللهِ. قَالَ: “الْإِشْرَاكُ بِاللهِ وَ عُقُوْقُ الْوَالِدَيْنِ”. وَكَانَ مُتَّكِـئًـا فَجَلَـسَ، وَقَالَ: “أَلَا وَقَوْلُ الزُّوْرَ، وَشَـهَادَةُ الزُّوْرَ”. متفق عليه.

Dari Abi Bakrah radliyallahu ‘anhu, dari Nabi shalallahu ‘alaihi wa salam bahwa beliau bersabda, “Maukah kalian aku kabarkan tentang dosa besar?”. -Tiga-

Kami serempak menjawab, “Mau wahai Rasulullah”.

Beliau bersabda, “Syirik kepada Allah, durhaka kepada orang tua”. Saat itu beliau sedang berbaring, lalu beliau duduk dan meneruskan sabdanya, “Ketahuilah (yang ketiga adalah) perkataan dusta dan bersumpah palsu”. Diriwayatkan Muttafaqun ‘alaihi.

Sementara itu Abdullah bin Mas’ud radliyallahu ‘anhu berkata, “Dosa-dosa besar itu syirik kepada Allah, merasa aman dari makar Allah, berputus asa dari rahmat Allah dan berputus asa dari kasih sayang Allah”. Diriwayatkan Abdurrazzaq dan dishahihkan Al Haitsami dan Ibnu Katsir. 

Jadi sebenarnya tidak ada alasan bagi orang-orang yang bertaubat selalu terganggu dengan dosa-dosanya masa lalu sementara sekarang dirinya telah bertaubat. Tetapi bagi orang yang bertaubat adalah selalu mengharapkan rahmat dan kasih sayang Allah Ta’ala. Agar hidupnya semakin berkah. 

Maka yang harus dilakukan adalah selalu menyatukan antara khauf dan raja’. khauf maknanya rasa takut kepada Allah, sehingga hidupnya selalu merasa diawasi 24 jam oleh Allah. Sedangkan raja’ bermakna mengharapkan Allah. Maksudnya berharap selalu mendapatkan rahmat dan kasih sayang Allah Ta’ala.

Wallahu a’lamu bish shawaab.

leader banner alhidayat karpet

Sedang mencari karpet masjid, karpet kantor atau karpet permadani? Al Hidayat Karpet merupakan pusat jual karpet masjid, karpet permadani dan Karpet Kantor. Dapatkan penawaran harga karpet permadani, harga karpet kantor, dan harga karpet masjid terbaik hanya di Al Hidayat Karpet.

Call Now Button