Susah Taubat? Bag.72

Susah Taubat? Bag.72

Kawan lamaku akan membuka aibku.

Ketika hati telah membulatkan tekad untuk bertaubat maka Bismillah, kembali hati dimantapkan dengan membuat ikhtiar agar Allah membantu menguatkan tekad yang telah membulat. 

فَـإِذَا عَـزَمْتَ فَـتَوَكَّـلْ عَـلَى اللهِ، إِنَّ اللهَ يُـحِبُّ الْمَتَـوَكِّـلِيْنَ.

Kemudian apabila kamu telah membulatkan tekad, maka bertawakallah kepada Allah. Sesungguhnya Allah menyukai orang-orang yang bertawawkal kepada-Nya. qs. Ali Imran 159.

Dan jangan lupa berdoa. Sebab Allah-lah segala Penentu. 

عَنْ أَبِى مُوْسَى الْأَشْعَـرِى رَضِيَ اللهُ عَـنْهُ كَانَ إِذَا خَافَ قَوْمًـا، قَالَ: اللهُـمَّ إِنَّـا نَـجْعَـلُكَ فِى نُـخُوْرِهِـمْ، وِنَـعُوْذُبِـكَ مِنْ شُرُوْرِهِـمْ. 

Dari Abu Musa Al Asy’ari radliyallahu ‘anhu; sesungguhnya Rasulullah shalallahu ‘alaihi wa salam apabila khawatir terhadap suatu kaum, beliau berdoa, “Ya Allah, sesungguhnya kami menjadikan Engkau di leher-leher mereka (agar kekuatan mereka tidak berdaya dalam berhadapan dengan kami) dan kami berlindung kepada-Mu dari keburukan-keburukan/kejahatan-kejahatan mereka”. Diriwayatkan Abu Daud, Nasaa’i dan Ahmad. Terdapat pada kitab SHAHIIHUL JAAMI’ 4582. 

bersegera dalam bertaubat

Maka lihatlah bagaimana kisah Martsad bin Abi Martsad Al Ghanawi. Ya, beliau adalah salah seorang sahabat Rasulullah shalallahu ‘alaihi wa salam dari golongan pemuda. Sebelum masuk Islam dan hijrah ke Madinah, Martsad pernah menjalin hubungan dengan seorang gadis cantik rupawan bernama Anaq. Namun ketika Martsad hijrah sedangkan Anaq masih bersikukuh dengan kekafirannya maka Martsadpun memutuskan hubungan itu.

Suatu ketika Martsad diutus Rasulullah shalallahu ‘alaihi wa salam ke Makkah untuk membebaskan kaum muslimin yang tertawan di Makkah.

Sesampainya di Makkah Martsad bertemu Anaq namun karena tujuannya bukan untuk menikahi Anaq maka Anaq pun murka, seraya berkata, “Celaka engkau wahai Martsad. Tidakkah kita ingin membebaskan (maksudnya menyelesaikan denganc ara nikah, pen) jalan kita?”. 

Martsad menjawab, “Sesungguhnya Islam telah mengharamkan (hubungan) kita. Namun jika engkau mau, aku akan menikahimu setelah kembali kepada Rasulullah shalallahu ‘alaihii wa salam dan meminta izin kepadanya”. 

Anqa justru murka lantas berkata, “Sepertinya engkau akan mengadu?”.

Lantas Anaq meminta tolong kaumnya untuk memukuli Martsad.  Setelah itu Martsad datang kepada Rasulullah shalallahu ‘alaihi wa salam dan menceritakan perihal keininginannya saat bertemu Anaq. 

Martsad bertanya kepada Rasulullah shalallahu ‘alaihi wa salam, “Wahai Rasulullah, halalkah bagiku menikahi Anaq?”. 

Dan ternyata pertanyaannya langsung dijawab Allah Ta’ala dengan turun surat Al Baqarah 221. 

Dan janganlah kamu menikahi wanita-wanita musyrik, sebelum mereka beriman. Sesungguhnya wanita budak yang mukmin lebih baik daripada wanita musyrik, walaupun dia menarik hatimu. Dan janganlah kamu menikahkan orang-orang musyrik (dengan wanita-wanita mukmin) sebelum mereka beriman. Sesungguhnya budak yang mukmin lebih baik daripada orang musyrik walaupun dia menarik hatimu. Mereka mengajak ke neraka sedangkan Allah mengajak ke surga dan ampunan dengan izin-Nya. dan Allah menerangkan ayat-ayat-Nya (perintah-perintah-Nya) kepada manusia supaya mereka mengambil pelajaran. Qs. Al Baqarah 221. 

Silahkan lihat pada Shahih Sunan Tirmidzi 3/80.

Wallahu a’lamu bish shawaab.

leader banner alhidayat karpet

Sedang mencari karpet masjid, karpet kantor atau karpet permadani? Al Hidayat Karpet merupakan pusat jual karpet masjid, karpet permadani dan Karpet Kantor. Dapatkan penawaran harga karpet permadani, harga karpet kantor, dan harga karpet masjid terbaik hanya di Al Hidayat Karpet.

Call Now Button