Susah Taubat? Bag.48
Syarat lain untuk bertaubat (e):
Kelima: menyempurnakan yang luput dari hak Allah (bila memungkinkan) di masa lalu.
Yang dimaksud dengan menyempurnakan hak-hak Allah yang luput di masa lalu adalah seperti zakat, puasa, haji dan sebagainya.
Ya, kembali lagi pada pembahasan awal bahwa seruan agar bertaubat itu bukan hanya bagi para pelaku maksiat ansih. Yang mungkin bisa saja orang-orang akan beranggapan bahwa dia (si tukang maksiat) itu selangkah lagi akan masuk neraka. Melainkan juga ditujukan kepada orang-orang bakhil dan pemalas dalam menjalankan agama.
Seperti orang-orang kaya yang enggan mengeluarkan zakat dan sedekahnya. Orang-orang kaya yang sebenarnya secara finansial sudah mampu melaksanakan ibadah haji dan umrah, mampu berqurban, mampu menyantuni anak-anak yatim, miskin, dhua’fa dan para janda miskin.

Orang-orang yang secara fisik sebenarnya mereka mampu menjalankan ibadah puasa, shalat lima waktu, membantu (secara fisik) saudara-saudaranya yang terkena musibah seperti tanah longsor, banjir bandang, gempa bumi dan lain sebagainya.
Sebab betapa banyak sekali ayat-ayat Allah dan hadits Nabi shalallahu ‘alaihi wa salam yang menyinggung perkara di atas. Di antaranya:
Haji dan umrah: Mengerjakan haji adalah kewajiban manusia terhadap Allah, yaitu (bagi) orang yang sanggup mengadakan perjalanan ke Baitullah; Barangsiapa mengingkari (kewajiban haji), maka sesungguhnya Allah Maha Kaya (tidak memerlukan sesuatu) dari semesta alam. Qs. Ali Imran 97.
Zakat: Ambillah zakat dari sebagian harta mereka, dengan zakat itu kamu membersihkan dan mensucikan mereka, dan berdoalah untuk mereka. Dan Allah Maha Mendengar lagi Maha Mengetahui. Qs. At Taubah 103.
Puasa: Wahai orang-orang yang beriman, diwajibkan atas kamu berpuasa sebagaimana diwajibkan atas orang-orang sebelum kamu agar kamu bertaqwa. Qs. Al Baqarah 183.
Menyantuni anak yatim dan memberi makan orang-orang miskin: Tahukah kamu (orang) yang mendustakan agama? Itulah orang yang menghardik anak yatim. Dan tidak menganjurkan memberi makan orang miskin. Qs. Al maa’uun 1-3.
Sedangkan Rasulullah shalallahu ‘alaihhi wa salam sendiri mengatakan bahwa antara beliau dengan orang-orang yang menjamin kehidupan anak-anak yatim itu posisi kedekatannya bagaikan jari telunjuk dan jari tengah.
Jadi dari dalil-dalil di atas menunjukkan bahwa sebenarnya jalan menuju taubat masih sangat terbuka lebar. Terutama bagi mereka yang mau menyempurnakan hak-hak Allah yang dahulunya sempat tertinggal.
Wallahu a’lamu bish shawaab.

Sedang mencari karpet masjid, karpet kantor atau karpet permadani? Al Hidayat Karpet merupakan pusat jual karpet masjid, karpet permadani dan Karpet Kantor. Dapatkan penawaran harga karpet permadani, harga karpet kantor, dan harga karpet masjid terbaik hanya di Al Hidayat Karpet.
