Susah Taubat? Bag.38

Susah Taubat? Bag.38

Contoh kasus orang yang telah membunuh pada masa salaf dan ingin menebus dosanya: (f)

إنْ تُـبْدُوْا خَيْـرًا أَوْ تُخْـفُوْهُ أَوْ تَـعْفُوا عَنْ سُوْءٍ فَـإِنَّ اللهَ كَانَ عَـفُـوًّا غَـفُوْرًا.

Jika kamu menyatakan sesuatu kebaikan atau menyembunyikan atau memaafkan sesuatu kesalahan (orang lain), maka sesungguhnya Allah Maha Pemaaf lagi Maha Kuasa. Qs. An Nisaa’ 149.

Bila ada pelaku maksiat dan pendosa mau berbuat ksatria; mau meminta maaf dan kerelaan dari orang/kelompok yang didzalilmi maka sesungguhnya dialah sang ksatria. 

Dan bila hal itu terjadi maka pastinya Allah akan membukakan hati manusia yang lain untuk mau menerima kebaikannya. Sebagaimana ayat di atas dan kisah si pemuda lusuh yang mau menyatakan dengan ksatria bahwa dirinya memang yang membunuh orang tua itu. 

Dan ketika si pemuda lusuh itu meminta waktu tiga hari untuk menyelesaikan urusan dengan kaumnya –sementara dirinya sama sekali tidak memiliki kerabat atau kenalan di kota madinah- maka Allah gerakkan hatinya sahabat Salman Al Farisi untuk menjadi penjaminnya. 

kesatria sesungguhnya dalam islam

Kenapa mau?

Sebab si pemuda lusuh itu telah melakukan ‘terobosan’ yang luar biasa, yakni terobosan sebagai seorang ksatria. 

Dan ketika bahasa iman yang berbicara maka akhlaklah yang akan muncul. Sebagaimana jawaban sahabat Salman Al Farisi kepada khalifah Umar bin Khaththab radliyallahu ‘anhu, “Agar jangan sampai dikata, di kalangan kaum muslimin tidak ada lagi rasa salling percaya dan mau menanggung beban saudaranya”. 

Dan ternyata dari jawaban sahabat Salman Al Farisi inilah akhirnya juga memunculkan ghirah yang baru dari kedua pemuda yang tadinya menuntut balas (qisas) kepada pemuda lusuh itu. Katanya, Allahu akbar! Saksikanlah wahai kaum muslimin, bahwa kami telah memaafkan saudara kami ini”.

Hal itu membuat semua yang hadir menjadi haru dan meneteskan air mata keharuan. Sampai khalifah Umar bin Khaththab pun bertanya, “Apa maksudnya ini? Mengapa kalian ini?”.

Kedua pemuda itu menjawab, “Agar jangan sampai dikatakan, di kalangan kaum muslimin tidak ada lagi orang yang mau memberi maaf dan sayang kepada saudaranya”. 

Ya, pertolongan Allah turun ketika semua hati telah tunduk hanya mengharap ridha Allah Ta’ala.

Wallahu a’lamu bish shawaab.

leader banner alhidayat karpet

Sedang mencari karpet masjid, karpet kantor atau karpet permadani? Al Hidayat Karpet merupakan pusat jual karpet masjid, karpet permadani dan Karpet Kantor. Dapatkan penawaran harga karpet permadani, harga karpet kantor, dan harga karpet masjid terbaik hanya di Al Hidayat Karpet.

Call Now Button