Susah Taubat?

Susah Taubat?

Sungguh setiap insan yang bisa bertaubat itu adalah suatu anugerah yang sangat luar biasa tak terhingga. Suatu nikmat yang amat sangat mahal. Sebab hampir setiap manusia pasti pernah melakukan sebuah dosa.

Dan dosa (kepada Allah) itu (hanya) bisa Allah ampuni dengan cara taubat! Bahkan Allah Ta’ala sendiri telah berfirman:

وَتُوْبُوْا إِلَى اللهِ جَمِيْـعًا أَيُّـهَا الْمُؤْمَنُوْنَ لَعَـلَّكُـمْ تُفْـلِحُوْنَ. 

Dan bertaubatlah kamu sekalian kepada Allah, hai orang-orang yang beriman supaya kamu beruntung. Qs. An Nuur 31.

Ayat di ayat hanyalah penggalan dari satu ayat yang panjang, yang menerangkan tentang wanita muslimah yang diwajibkan untuk menutup auratnya. Kecuali hanya ada beberapa orang lelaki yang diperbolehkan untuk melihatnya. 

susah taubat

Nah pada akhir ayat tersebut barulah disebutkan Dan bertaubatlah kamu sekalian kepada Allah, hai orang-orang yang beriman supaya kamu beruntung. Qs. An Nuur 31.

Kenapa demikian? Sebab wanita itu secara memang ingin menampakkan auratnya (anggota tubuhnya). Nah ketika dirinya sadar bahwa menampakkan auratnya pada lelaki ajnabi (yang bukan mahramnya) adalah dosa. Maka agar dapat ampunan Allah Ta’ala, ya jalan satu-satunya adalah taubat. Dan itu sudah Allahsebutkan apa ayat di atas. 

وَمَنْ لَّمْ يَـتُبْ فَأُوْلَئِـكَ هُـمُ الظَّالِمُوْنَ.

Dan barangsiapa yang tidak bertaubat, maka mereka itulah orang-orang yang dhalim. Qs. Al Hujuraat 11.

Sedangkan ayat ini berkaitan dengan mengolok-olok dan mencela. Walaupun secara umum manusia itu senang mengolok-olok dan mencela suatu kaum di luar kaumnya sendiri. Akan tetapi ternyata kaum hawa justru lebih parah. Mereka selain senang mengolok-olok dan mencela; mereka juga paling suka membanding-bandingkan dengan orang lain. Bahkan terkadang sampai pada celaan fisik.

Nah di sinilah yang dilarang. Sebab celaan fisik maka sama halnya dia telah mencela ciptaan Allah Ta’ala Yang Maha Sempurna. Termasuk di dalamnya, yakni Allah Maha Sempurna dalam menciptakan makhluk-Nya yang oleh orang lain dianggapnya sebagai sebuah kecacatan.

Nah ketika dia menyadari kesalahannya dan larangan dalam mencela secara fisik, maka Allah langsung meminta agar hamba-Nya segera bertaubat. 

Nah di sinilah letak ke-Maha Kasih dan Sayang-nya Allah kepada seluruh hamba-Nya yang beriman. Yakni ketika hamba-Nya terjerumus ke dalam kubangan kemaksiatan maka Allah Ta’ala langsung memintanya agar segera bertaubat.

Wallahu a’lamu bish shawaab.

Oleh: Abu Ibrahim

leader banner alhidayat karpet

Sedang mencari karpet masjid, karpet kantor atau karpet permadani? Al Hidayat Karpet merupakan pusat jual karpet masjid, karpet permadani dan Karpet Kantor. Dapatkan penawaran harga karpet permadani, harga karpet kantor, dan harga karpet masjid terbaik hanya di Al Hidayat Karpet.

Call Now Button