Sikap Yang Harus Dijalani Orang Mukmin Terhadap Pelaku Istihza’ Bag.6

Sikap Yang Harus Dijalani Orang Mukmin Terhadap Pelaku Istihza’ Bag.6

6. Sampaikan kebenaran dengan meniru cara-cara Rasulullah.

Hari ini banyak orang yang menyatakan bahwa dirinya telah melakukan dakwah tetapi menurut pendapatnya sendiri. Alasannya klasik: berijtihad!

Dan ternyata yang dimaksud dengan ijtihadnya sendiri itu adalah: mereka melakukan dakwahnya dengan mengikuti keumuman atau kehendak kebanyakan manusia.

Ya, jelas hasilnya sangat memprihatinkan. Yakni walaupun adanya dakwah namun kemaksiatan masih terus menerus berjalan dan aman.

ijtihad

Cobalah perhatikan ayat berikut ini:

فَاصْدَعْ بِمَـا تُؤْمَرُ وَأَعْرِضْ عَنِ الْمُشْرِكَيْنَ. إِنَّـا كَفَيْـنَاكَ الْمُسْتَهْـزِءِيْنَ.

Maka sampaikanlah olehmu secara terang-terangan segala apa yang diperintahkan (kepadamu) dan berpalinglah dari orang-orang musyrik. Sesungguhnya Kami memelihara kamu daripada (kejahatan) orang-orang yang memperolok-olokkan (kamu). Qs. Al Hijr 94-95.

Jadi jangan sampai takut menyampaikan ayat-ayat Allah dan hadits-hadits rasul. Sebab Allah Ta’ala telah menjamin keamanan bagi para penyeru dakwah Islam. 

Andaipun orang-orang kafir itu menolak atau bahkan mendustakan, maka ketahuilah bahwa memang watak mereka seperti itu.

وَقَالُوْا يَآ أَيُّـهَا الَّذِى نُـزِّلَ عَلَيْهِ الذِّكْـرُ إِنَّـكَ لَمَجْـنُوْنٌ. لَّوْ مَا تَـأْتِيْـنَا بِالْمَلَائِكَـةِ إِنْ كَانَ مِنَ الصَّادِقِيْنَ.

Mereka berkata, “Hai orang-orang yang diturunkan Al Qur’an kepadanya, sesungguhnya kamu benar-benar orang yang gila. Mengapa kamu tidak mendatangkan malaikat kepada kami, jika kamu termasuk orang-orang yang benar?”. Qs. Al Hijr 6-7.

Dan justru dengan jelas dan terang saat menyampaikan Al Haq ini maka akan ketahuanlah mana-mana yang menerima dan mana-mana yang menolak. 

Plus walaupun yang menolak itu sedikit atau banyak, tapi bukankah Allah jug atelah memberikan kabar bahwa begitulah karakter orang-orang kafir?

Jangankan para penyeru dakwah yang hidup saat ini, dahulu saja Rasulullah shalallahu ‘alaihi wa salam oleh mereka dijuluki sebagai orang gila. Padahal mereka sendiri dari sisi yang lain memandang Rasulullah sebagai orang yang dapat dipercaya (Al Amin). 

وَإِنْ يَّـكَادُ الَّذِيْنَ كَـفَرُوْا لَيُـزْلِقُوْنَـكَ بِـأَبْصَارِهِـمْ لَمَّـاسَمِعُ الذِّكْـرَ وَيَقُوْلُوْنَ إِنِّـهُ لَمَجْـنُوْنٌ. وَمَا هُوَ إِلَّا ذِكْـرٌ لِّلْعَالَمِيْنَ.

Dan sesungguhnya orang-orang kafir itu benar-benar hampir menggelincirkan kamu dengan pandangan mereka. Tatkala mereka mendengar Al Qur’an dan mereka berkata, “Sesungguhnya dia (Muhammad) benar-benar orang yang gila”. Dan Al Qur’an itu tidak lain hanyalah peringatan bai seluruh umat.  Qs. Al Qalam 51-52. 

Maka untuk lebih amannya alangkah lebih baiknya menirukan cara-cara Rasulullah shalallahu ‘alaihi wa salam dalam menyampaikan kebenaran, bukan?

Wallahu a’lamu bish shawaab.

Oleh: Abu Ibrahim

leader banner alhidayat karpet

Sedang mencari karpet masjid, karpet kantor atau karpet permadani? Al Hidayat Karpet merupakan pusat jual karpet masjid, karpet permadani dan Karpet Kantor. Dapatkan penawaran harga karpet permadani, harga karpet kantor, dan harga karpet masjid terbaik hanya di Al Hidayat Karpet.

Call Now Button