Akibat Dari Pelaku Istihza’ Bag.47
• Peringatan bagi pembenci Islam dan kaum muslimin yang tidak memililki alasan yang jelas.
Kepada semua orang yang membenci Islam dan kaum muslimin. Terutama mereka-mereka yang dengan ‘senang hati’ membully, melecehkan dan istihza’ terhadap Islam dan kaum muslimin. Wa bil khusus yang ingin memadamkan cahaya Allah; alangkah lebih baiknya melihat kisah-kisah (akhir kehidupan) para tokoh Quraisy berikut ini (contoh selanjutnya):
– Raja Kisra yang merobek surat Rasulullah shalallahu ‘alaihi wa salam.
Seusai menanda tangani surat perjanjian Hudaibiyah, Rasulullah shalallahu ‘alaihi wa salam semacam mendapatkan suntikan darah baru. Sebab perintang utama dakwah Islam telah ditaklukkan. Atau setidaknya selama sepuluh tahun ke dapan orang-orang musyrikin Quraisy tidak akan pernah lagi merintangi dakwah Islam. Sebab mereka telah terikat perjanjian damai dengan Rasulullah shalallahu ‘alaihi wa salam.

Yaitu Rasulullah shalallahu ‘alaihi wa salam mulai melebarkan sayap dakwahnya ke seluruh penduru dunia. Caranya?
Beliau mengirim surat-surat kepada para pemimpin dunia (yang bisa dijangkau) berupa ajakan untuk masuk Islam. Salah satunya surat kepada raja Persia.
Dan untuk Persia ini Rasulullah shalallahu ‘alaihi wa salam mengutus Abdullah bin Hudzafah As Sahmi untuk menghadap Kisra, penguasa Persia, untuk menyerunya pada Islam.
Rasulullash shalallahu ‘alaihi wa salam berpesan kepada Abdullah bin Hudzafah agar meminta bantuan penguasa Bahrain Al Mundzir bin Sawi untuk mengantarkannya kepada Kisra.
Ketika dihadapan Kisra, Abdullah bin Hudzafah menyerahkan surat Rasulullah yang kemudian dibacakandihadapan penguasa Persia. Setelah mendengar isinya, Kisra mengambil lalu merobeknya.
Saat kabar perobekan surat ini sampai kepada Rasulullah, beliau bersabda, “Semoga Allah merobek-robek kerajaannya”.
Lalu Kisra mengirim surat kepada Badzan, salah satu gubernurnya di Yaman, isinya: “Kirimkan dua orang paling tangguh untuk menemui lelaki ini (Rasulullah) agar mereka mencari tahu tentang sia dia sebenarnya, lalu suruh mereka berdua menghadapku”.
Maka Badzan pun mengutus dua orang paling tangguh untuk menemui Rasulullah shalallahu ‘alaihi wa salam dengan membawa sepucuk surat. Kedua orang itu adalah Babawaih yang merupaka sekretaris kerajaan dan satunya lagi ada Khar Khasra, sebagaimana yang disebutkan dalam Tarikh Ath Thabari.
Keduanya tiba di Madinah dan menyerahkan surat dari Badzan kepada Rasulullah shalallahu ‘alaihi wa salam.
Setelah mengetahui isi surat tersebut, beliau tersenyum seraya bersabda, “Kembalilah kalian berdua hari ini, besok kalian datang lagi ke sini karena akan menyampaikan sesuatu yang aku inginkan pada kalian”.
Keseokan harinya, keduanya kembali menghadap Rasulullah shalallahu ‘alaihi wa salam dan beliau bersabda, “Sampaikan kepada teman kalian (Badzan) bahwa Tuhanku telah membunuh tuannya, Kisra, malam tadi tujuh jam yang lalu”.
Kisra terbunuh di tangan anaknya sendiri yang bernama Syirawaih (Kavad II) pada hari Selasa 10 Jumadil Ula 7 H, sebagaimana yang diriwayatkan Ibnu Sa’ad dalam kitab THABAQAAT-nya.
Wallahu a’lamu bish shawaab.
Oleh: Abu Ibrahim

Sedang mencari karpet masjid, karpet kantor atau karpet permadani? Al Hidayat Karpet merupakan pusat jual karpet masjid, karpet permadani dan Karpet Kantor. Dapatkan penawaran harga karpet permadani, harga karpet kantor, dan harga karpet masjid terbaik hanya di Al Hidayat Karpet.
