Bentuk-bentuk Istihza’ Bag.14
Istihza’ kedua: istihza’ kepada syi’ar-syi’ar Islam dan sunnah Rasulullah shalallahu ‘alaihi wa salam.
Di atas sudah sedikit disinggung tentang istihza’ kepada syi’ar-syi’ar Islam dan syi’ar-syiar dari sunnah Rasulullah shalallahu ‘alaihi wa salam, beserta konsekwensinya ketika mereka melakukan istihza’ terhadap syi’ar-syi’ar Islam itu.
Tapi anehnya mereka sama sekali tidak mengindahkannya. Bahkan semua peristiwa yang menimpa kaum-kaum terdahulu itu bukan karena azdab sebagaimana yang kaum muslimin imani. Melainkan mereka selalu berusaha melihatnya dari sisi ‘ilmiah’ versi mereka.
Oleh karena itu ini sudah menjadi catatan bagi para penerus penyampai risalah –da’i- ini. Bahwa ketika menyampaikan dakwah tentang syi’ar-syi’ar Islam dan sunnah Rasulullah shalallahu ‘alaihi wa salam pasti akan ada yang menentang dan meremehkan. Jadi jangan kaget.
وَمَا نُرْسِلُ الْمُرْسَلِيْنَ إِلَّا مُبَشِّرِيْنَ وَمُنْـذِرِيْنَ، وَيُجَادِلُ الَّذِيْنَ كَفَـرُوْا بِالْبَـاطِلِ لِيُـدْخِضُوْا بِهِ الْحَقَّ وَاتَّـخَذُوْا آيَـاتِى وَمَا أُنْذِرُوْا هُزُوًا.
Dan tidaklah Kami mengutus rasul-rasul melainkan sebagai pembawa berita gembira dan sebagai pemberi peringatan; tetapi orang-orang yang kafir membantah dengan batil agar dengan demikian mereka dapat melenyapkan yang Haq, dan mereka menganggap ayat-ayat Kami dan peringatan-peringatan terhadap mereka sebagai olok-olokan. Qs. Al Kahfi 56.

بَلْ عَـجِبْـتَ وَيَـسْخَرُوْنَ. وَإِذَا ذُكِّـرُوْا لَا يَذْكُرُوْنَ. وَإِذَا رَأَوْ آيَـةً يَسْـتَسْخِرُوْنَ.
Bahkan kamu menjadi heran (terhadap keingkaran mereka) dan mereka menghinakan kamu. Dan apabila mereka diberi pelajaran mereka tiada mengingatnya. Dan apabila mereka melihat sesuatu tanda kebesaran Allah, mereka sangat menghinakan. Qs. Ash Shaffaat 12-14.
Bahkan pada ayat lain Allah kabarkan tentang bagaimana mereka meremehkannya hingga berani dengan lantang menantang.
وَإِذَا تُـتْلَى عَـلَيْهِمْ آيَـاتُنَـا قَالُوْا قَدْ سَمِعْـنَـا لَوْ نَشَآءُ لَقُـلْنَـا مِثْلَ هَذَا إِنْ هَذَا إِلَّا أَسَاطِيْرُ الْأَّلِيْنَ. وَإِذْقَالُوْا اللّهُـمَّ إِنْ كَانَ هَذَا هُوَ الْحَقَّ مِنْ عِنْدِكَ فَـأَمْطِرْ عَـلَيْنَـاحِجَـارَةً مِّنَ السَّمَاءِ أَوِ ائْتِـنَـا بِعَـذَابٍ عَـلَيْمٍ.
Dan apabila dibacakan kepada mereka ayat-ayat Kami, mereka berkata: “Sesungguhnya kami telah mendengar (ayat-ayat yang seperti ini), kalau kami menghendaki niscaya kami dapat membacakan yang seperti ini, (Al Qur’an) ini tidak lain hanyalah dongengan-dongengan orang-orang purbakala”. Dan (ingatlah), ketika mereka (orang-orang musyrik) berkata: “Ya Allah, jika betul (Al Qur’an) ini, dialah yang benar dari sisi Engkau, maka hujanilah kami dengan batu dari langit, atau datangkanlah kepada kami adzab yang pedih”. Qs. Al Anfaal 31-32.
Ya Salam. Begitu beraninya mereka. Dan betapa congkaknya mereka. Bukankah sudah banyak kejadian di muka bumi yang mengindikasikan tentang ini? Tetapi memang orang-orang yang suka meremehkan syi’ar-syi’ar Islam dan sunnah-sunnah Rasulullah itu tidak mampu menundukkan hatinya.
Wallahu a’lamu bish shawaab.
Oleh: Abu Ibrahim

Sedang mencari karpet untuk masjid, kantor atau karpet permadani? Al Hidayat Karpet merupakan pusat jual karpet masjid, Permadani dan Karpet Kantor. Dapatkan penawaran harga karpet permadani, harga karpet kantor, dan harga karpet masjid terbaik hanya di Al Hidayat Karpet.
