Awal Munculnya Istihza’ Bag.9

Awal Munculnya Istihza’ Bag.9

6. Cinta Dunia

Untuk yang satu ini memang sebuah penyakit. Sebab sebenarnya fenomena ini sudah ada sejak meninggalnya Rasulullah shalallahu ‘alaihi wa salam.Yaitu bagaimana seorang Rajjal bin Unfuwah yang rela menjual imannya demi dunia.

Juga Abdah bin Abdurrahman yang hidup di zaman tabi’in. Tidak bisa dibayangkan, seorang Abdah bin Abdurrahman adalah seorang hafidz Al Qur’an. Tetapi kematiannya dia tukar dengan seorang wanita yang berbeda agama, Nasrani. Na’udzubillah.

a. Rajjal bin Unfuwah.

Semasa Rasulullah shalallahu ‘alaihi wa salam masih hidup, Rajjal sering membersamai Rasulullah shalallahu ‘alaihi wa salam. Baik di waktu damai hingga dalam masa peperangan.

Rajjal juga sering shalat di belakang Rasulullah shalallahu ‘alaihi wa salam.

Tetapi setelah Rasulullah shalallahu ‘alaihi wa salam wafat, semuanya berubah. Di beberapa daerah sudah mulai muncul pembangkangan. Dan pembangkang paling besar dan berani adalah berasal dari Yaman, dipimpin oleh seorang bernama Musailamah Al Kadzdzab.

Cinta Dunia

Dia bukan hanya menyeru pengikutnya untuk menahan zakat melainkan juga dengan beraninya mengatakan bahwa dirinya adalah seorang rasul.

Begitu mengetahui tentang ini maka khalifah Abu Bakar Ash Shiddiq radliyallahu ‘anhu mengeluarkan perintah untuk berperang melawan Musailamah Al Kadzdzab.

Ketika Abu Bakar sedang berkoordinasi dengan para sahabat yang lain, tahu-tahu Rajjal menawarkan dirinya untuk menjadi tim pengintai dari kaum muslimin. Dan usulan Rajjal pun diterima khalifah.

Namun sayang, di tengah pengintaiannya Rajjal tertangkap pasukannya Musailamah Al Kadzdzab lalu Rajjal dibawa menghadap Musailamah Al Kadzdzab.

Di sana Rajjal diintrogasi.

Selesai diintrogasi Rajjal diperlihatkan kehebatan Musailamah Al Kadzdzab dengan sihir-sihirnya.

Dari sana Rajjal terkagum-kagum. Sebab yang disangka Rajjal, aksi yang dipertunjukkan Musailamah Al Kadzdzab itu adalah mu’jizat. Padahal sebenarnya sihir.

Dari situlah akhirnya iman Rajjal mulai goyah. Belum lagi ditambah dengan iming-iming keduniaan yang dijanjikan Musailamah Al Kadzdzab kepada Rajjal.

Walhasil rontoklah keimanan Rajjal hanya demi mengejar keduniaan lalu bergabunglah Rajjal ke dalam barisannya Musailamah dan ‘memperkuat’ kekuatan Musailamah Al Kadzdzab. Bahkan demi mengejar dunia itu pula akhirnya Rajjal dengan beraninya mengatakan bahwa dahulu dirinya adalah sahabat Rasulullah shalallahu ‘alaihi wa salam.

Kemudian –demi mendapatkan tempat di hati Musailamah Al Kadzdzab- Rajjal pun dengan beraninya dia membuat hadits-hadits palsu.

Maka semakin menumpuklah pundi-pundi Rajjal –karena berani melecehkan Rasulullah shalallahu ‘alaihi wa salam dengan membuat-buat hadits palsu. Sehingga para pengikut Musailamahpun semakin yakin bahwa yang diikutinya (Musailamah) adalah suatu kebenaran.

Namun ketika di perang Yamamah, Rajjal mati terbunuh oleh pasukan Islam.

Maka nerakalah tempatnya kembali.

Wallahu a’lam.

Oleh: Abu Ibrahim

leader banner alhidayat karpet

Sedang mencari karpet untuk masjid, kantor atau karpet permadani? Al Hidayat Karpet merupakan pusat jual karpet masjid, Permadani dan Karpet Kantor. Dapatkan penawaran harga karpet permadani, harga karpet kantor, dan harga karpet masjid terbaik hanya di Al Hidayat Karpet.

Call Now Button