Ringkasan Aqidah Ahlu Sunnah Wal jamaah Bag.40

Ringkasan Aqidah Ahlu Sunnah Wal jamaah Bag.40

Contoh-contoh terkini yang berseberangan dengan aqidah ahlu sunnah.

Ada fenomena yang berkembang di tengah masyarakat yang berkaitan dengan ahlu sunnah. Yaitu adanya da’i yang selalu berdakwah dengan mengatas namakan dakwah ahlu sunnah. Tetapi kenyataannya justru sebaliknya atau ada yang bertentangan dengan aqidah ahlu sunnah. Sehingga memunculkan kerancuan pemahaman tentang aqidah ahlu sunnah di kalangan umat.

Ini sungguh sangat disayangkan. Sebab ditakutkan akan menimbulkan fitnah berkaitan dengan aqidah ahlu sunnah wal jama’ah.

Berikut ini beberapa contoh dakwah yang sebenarnya berseberangan dengan aqidah ahlu sunnah wal jama’ah namun sering diatas namakan ahlu sunnah:

  • Adanya da’i yang menginterpretasikan tentang Allah dengan yang bukan seharusnya.

Akhir-akhir ini ada da’i-da’i yang dengan berani mengatakan tentang Allah tetapi tidak semestinya. Seperti semua yang Allah ciptakan itu tidak ada yang sia-sia. Mereka mensitir ayat Allah dari surat Ali Imran 191;

رّبَّـنَـا مَا خَـلَقْـتَ هَذَا بَاطِلًا، سُبْـحَانَـكَ فَـقِنَـا عَذَابَ النَّـارِ.

Wahai Tuhan Kami, tiadalah Engkau menciptakan ini dengan sia-sia. Maha Suci Engkau, maka peliharalah kami dari api neraka. Qs. Ali Imran 191.

Kemudian ayat ini dijadikan sebagai dalil bahwa Allah (menurut mereka) tidak sia-sia menciptakan LGBT. Na’udzubillah.

Ringkasan Aqidah Ahlu Sunnah Wal jamaah Bag.40

Padahal LGBT adalah suatu penyimpangan seksual. Jadi bukan ayat di atas tidak bisa dipakai untuk dalil mengenai LGBT, melainkan firman Allah;

وَلُوْطًا إِذْ قَالَ لِقَوْمِـهِ أَتَـأْتُـوْنَ الْفَاحِـشَةَ مَا سَـبَـقَكُـمْ بِهَـا مِنْ أَحَـدٍ مِّنَ الْعَـالَمِيْـنَ.

Dan (Kami juga telah mengutus) Luth (kepada kaumnya). (Ingatlah) tatkala dia berkata kepada kaumnya: “Mengapa kamu mengerjakan fahisyah (keji) itu, yang belum pernah dikerjakan oleh seorangpun (di dunia ini) sebelum kamu”. Qs. Al A’raaf 80.

Justru kaum LGBT itulah yang Allah hancurkan (adzab) sedangkan nabi Luth dan pengikutnya yang Allah selamatkan dari adzab Allah.

قَالُوْا يَالُوْطُ إِنَّا رُسُـلُ رَبِّـكَ لَنْ يَصِلُوْا إِلَيْـكَ، فَـأَسْرِ بِأَهْـلِكَ بِـقِطْعٍ مِّنَ اللَّيْـلِ وَلَا يَلْـتَفِتْ مِنْكُـمْ أَحَدٌ إِلَّا امْرَأَتَـكَ، إِنَّـهُ مُصِيْبُـهَا مَآ أَصَـابَهُـمْ، إِنَّ مَوْعِـدَهُـمُ الصُّبْـحُ، أَلَيْسَ الصُّبْـحُ بِقَـرِيْبٍ.

Para utusan (malaikat) berkata: “Wahai Luth, sesungguhnya kami adalah utusan-utusan Tuhanmu, sekali-kali mereka tidak akan dapat mengganggu kamu, sebab itu pergilah dengan membawa keluarga dan pengikut-pengikut kamu di akhir malam dan janganlah ada seorang di antara kamu yang tertinggal, kecuali istrimu. Sesungguhnya dia akan ditimpa adzab yang menimpa mereka karena sesungguhnya saat jatuhnya adzab terhadap mereka ialah pada waktu subuh, bukankah waktu subuh itu sudah sekat?”. Qs. Huud 81.

Begitu Allah kisahkan dalam Qs. Al Hijr.

Berkata (pula) Ibrahim: “Apakah urusanmu yang penting (selain itu), hai para utusan?”. Mereka menjawab: “Kami sesungguhnya diutus kepada kaum yang berdosa, kecuali Luth beserta para pengikutnya. Sesungguhnya kami akan menyelamatkan mereka sumuanya, kecuali istrinya. Kami telah menentukan, bahwa sesungguhnya dia itu termasuk orang-orang yang tertinggal (bersama-sama dengan orang-orang kafir lainnya)”. Maka tatkala para utusan itu datang kepada kaum Luth beserta para pengikutnya. Dia berkata: “Sesungguhnya kamu adalah orang-orang yang tidak dikenal”. Para utusan menjawab: “Sebenarnya kami ini datang kepadamu dengan membawa adzab yang selalu mereka dustakan. Dan kami datang kepadamu membawa kebenaran dan sesungguhnya kami betul-betul orang yang benar”. Maka pergilah kamu di akhir malam dengan membawa keluargamu, dan ikutilah mereka dari belakang dan janganlah seorang pun di antara kamu menoleh ke belakang dan teruskanlah perjalanan ke tempat yang diperintahkan kepadamu”. Dan telah Kami wahyukan kepadanya (Luth) perkara itu, yaitu bahwa mereka akan ditumpas habis di waktu subuh. Qs. Al Hijr 57-66.

Dari sini jelas bahwa LGBT itu sama sekali tidak dikehendaki Allah Ta’ala. Maka bagi da’i yang membela LGBT dengan membawa-bawa dalil maka sesungguhnya dia telah menyelisihi aqidah ahlu sunnah.

Wallahu a’lam.

Oleh: Abu Ibrahim

leader banner alhidayat karpet

Sedang mencari karpet untuk masjid, kantor atau karpet permadani? Al Hidayat Karpet merupakan pusat jual karpet masjid, Permadani dan Karpet Kantor. Dapatkan penawaran harga karpet permadani, harga karpet kantor, dan harga karpet masjid terbaik hanya di Al Hidayat Karpet.

Call Now Button