Ringkasan Aqidah Ahlu Sunnah Wal jamaah Bag.34

Ringkasan Aqidah Ahlu Sunnah Wal jamaah Bag.34

Hukum yang berlaku bagi kaum muslimin dan hak-haknya.

7. Karamah para wali Allah.

Di tengah kalangan kaum muslimin di Indonesia sering terjadi jual beli karomah. Dan harganyapun amat sangat murah. Yaitu berkisar antara Rp 50.000,- an hingga Rp 300.000,- an. Dan anehnya banyak sekali umat ikut-ikutan membelinya.

Padahal sebenarnya karomah itu hampir mirip-mirip dengan mukjizat. Hanya saja mukjizat itu diberikan kepada para rasul sedangkan karomah diberikan kepada para wali Allah.

Perlu diketahui bahwa karamah; secara bahasa bermakna kemuliaan. Adapun karamah yang difahami di kalanagn kaum muslimin ada suatu hal atau kejadian yang luar biasa di luar akal (nalat) dan kemampuan manusia biasa yang terjadi pada diri seseorang yang berpangkat wali (Allah). Lihat: Wikipedia.

Lalu siapakah wali Allah itu?

Wali Allah adalah setiap orang beriman yang selalu berpegang tegyh pada syariat Allah. Sebagaimana firman-Nya:

قُـلْ إِنْ كُـنْـتُمْ تُحِـبُّوْنَ اللهَ فَاتَّـبِعُوْنِى يُـحْبِـبْكُـمُ اللهُ وَيَـغْـفِرْلَـكُـمْ ذُنُوْبَـكُمْ، اللهُ غَـفُوْرٌ رَحِيْـمٌ.

Ringkasan Aqidah Ahlu Sunnah Wal jamaah Bag.34

Katakanlah: “Jika kamu (benar-benar) mencintai Allah; ikutilah aku, niscaya Allah mengasihi dan mengampuni dosa-dosamu”. Allah Maha Pengampun lagi Maha Penyayang. Qs. Ali Imran 31.

Jika mukjizat Allah berikan kepada para rasul-nya guna menguatkan hujjah/bukti kerasulannya dan melemahkan kecongkakan orang kafir. Sedangkan karamah Allah berikan kepada para wali-Nya guna menambah menguatan keimanan mereka.

Seperti nabi Musa yang ketika dihadapkan dengan sihir bala tentaranya dari divisi perdukunan yang telah menyihir tali-tali yang dilemparkan mereka berubah menjadi ular-ular kecil yang seakan menyerang nabi Musa.

Juga ketika nabi Musa beserta pengikutnya yang dikejar Fir’aun dan tentaranya. Sedangkan nabi Musa dan pengikutnya sudah tidak lagi memiliki jalan. Sebab dihadapannya terbentang lautan luas.

Nah saat itulah Allah memerintahkan nabi Musa agar memukulkan tangkatnya.dan setelah tongkatnya dipukulkan maka terbelahlah luatan itu dan nabi Musa dan kaumnya pun bisa melewatinya dengan selamat.

Nabi Ibrahim juga sama. Di saat beliau tetap istiqamah dengan dakwahnya maka murkalah raja Namrud. Lalu raja Namrud memerintahkan kepada rakyatnya untuk mengumpulkan kayu sebanyak mungkin.

Setelah terkumpul banyak, dibakarlah kayu tersebut lalu raja Namrud memerintahkan prajuritnya untuk melempar nabi Ibrahim ke dalam kobaran api yang menyala.

Nah di situlah Allah memberinya mukjizat. Yaitu nabi Ibrahim sama sekali tidak tersentuh jilatan api yang berkobar.

قُلْـنَـا يَانَـارُكُوْنِى بَرْدًاوَسَـلَامًا عَـلَى إِبْـرَهِيْـمَ.

Kami berfirman: “Wahai api, menjadi dinginlah dan menjadi keselamatan bagi Ibrahim”. Qs. Al Anbiyaa’ 69.

Wallahu a’lam. (insyaAllah berlanjut)

Oleh: Abu Ibrahim

leader banner alhidayat karpet

Sedang mencari karpet untuk masjid, kantor atau karpet permadani? Al Hidayat Karpet merupakan pusat jual karpet masjid, Permadani dan Karpet Kantor. Dapatkan penawaran harga karpet permadani, harga karpet kantor, dan harga karpet masjid terbaik hanya di Al Hidayat Karpet.

Call Now Button