Ringkasan Aqidah Ahlu Sunnah Wal jamaah Bag.31
4. Para pelaku dosa besar disebut fasik dan pelaku maksiat.
Masih berkaitan dengan pembahasan di atas, nomor tiga. Hanya saja jika di atas disebutkan bahwa yang berhak memvonis surga dan neraka itu hanya Allah saja. Tetapi pada nomor ini hanya (boleh) memberikan penilaian maksimalnya saja, yaitu; fasik, bagi seorang muslim yang maksiat dan melakukan dosa-dosa besar.
Berikut ini adalah (di antara) ayat-ayat yang menyebutkan kata-kata fasik.
وَلَـقَدْ أَنْـزَلْـنَـا إِلَـيْكَ آيَـاتٍ بَـيِّـنَـاتٍ، وَمَا يَكْـفُرُ بِـهَـا إِلَّا الْفَـاسِـقُوْنَ.
Dan sesungguhnya Kami telah menurunkan kepadamu ayat-ayat yang jelas; dan tidak ada yang ingkar kepadanya, melainkan orang-orang yang fasik. Qs. Al Baqarah 99.
Ayat dia atas jelas sekali bahwa ketika Allah menurunkan ayat-ayat ternyata ada umat manusia yang menerima ayat-ayat Allah tersebut. Tetapi ada juga yang mengingkarinya.
Bila dicermati maka akan didapatkan penjelasan bahwa yang disebut fasik pada ayat di atas adalah orang-orang yang ingkar terhadap ayat-ayat Allah, bukan yang menolak.
Kenapa demikian?

Sebab mereka masih suka dengan perbuatan maksiatnya yang susah mereka tinggalkan.
Hal yang hampir mirip juga ada pada surat Ali Imran di bawah ini.
وَإِذْ أَخَـذَ اللهُ مِيْـثَـاقَ النَّـبِـيِّنَ لَمَـآ أَتَـيْتُـكُمْ مِنْ كِتَـابٍ وَّحِـكْمَـةٍ ثُـمَّ جَـآءَكُمْ رَسُوْلٌ مُصَـدِّقٌ لِّمَـا مَعَـكُـمْ لَتُؤْمِـنُـنَّ بِهِ وَلَـتَـنْـصُرَنَّـهُ، قَـالَ ءَ أَقْـرَرْتُـمْ وَأَخَـذْتُـمْ عَـلَى ذَلِـكُمْ إصْرِى، قَـالُوْا أَقْرَرْنَـا، قَـالَ فَـاشْـهَـدُوْا وَأَنَـا مَعَـكُمْ مِنَ الشَـاهِـدِيْـنَ. فَـمَنْ تَـوَلَّى بَعْـدَ ذَلِـكَ فَـأُولَئِـكَ هُـمُ الْفَـاسِقُـوْنَ.
Dan (ingatlah), ketika Allah mengambil perjanjian dari para nabi: “Sungguh,apa saja yang Aku berikan kepadamu seorang rasul yang membenarkan apa yang ada padamu, niscaya kamu akan sunguh-sungguh akan beriman kepadanya dan menolongnya”. Allah berfirman: “Apakah kamu mengakui dan menerima perjanjian-Ku terhadap yang demikian itu?”. Mereka menjawab: “Kami mengakui”. Allah berfirman: “Kalau begitu saksikanlah(hai para nabi) dan Aku menjadi saksi (pula) bersama kamu”. Maka barangsiapa yang berpaling sesudah itu, maka mereka itulah orang-orang yang fasik. Qs. Ali Imran 81-82.
Untuk kedua ayat di atas ini agak berbeda. Sebab ini berkaitan dengan estafet kerasulan. Yakni rasul pendahulunya dari kaum tersebut. Kemudian datanglah rasul berikutnya yang juga sama-sama membawa ayat-ayat Allah.
Nah, di sinilah ujian bagi para pengikut rasul yang terdahulu. Yakni di antara mereka ada yang beriman dan sebagian (belum) tidak menerima. Yaitu mereka berpaling disebabkan keegoannya. Sebab sudah mulai berdekatan dengan kemaksiatan. Makanya mereka disebut fasik.
Aapun ayat di bawah ini juga hampir-hampir mirip.
كُـنْـتُمْ خَـيْرَ أُمَّـةٍ أُخْرِجَـتْ لِـلنَّـاسِ تَـأْمُرُوْنَ بِالْـمَعْرُوْفِ وَ تَـنْـهَوْنَ عَـنِ الْمُـنْكَرِ وَتُـؤْمِنُوْنَ بِاللهِ، وَلَوْ آمَنَ أَهْـلُ الْكِـتَـابِ لَكَـانَ خَـيَـرًا لَهُـمْ، مِنْـهُمُ الْمُـؤْمِنُوْنَ وَأَكْـثَـرُ هُـمُ الْفَـاسِـقُوْنَ.
Kamu adalah umat yang terbaik yang dilahirkan untuk manusia, menyuruh kepada yang ma’ruf dan mencegah dari yang mungkar dan beriman kepada Allah. Sekiranya Ahli Kitab beriman, tentulah itu lebih baik bagi mereka, dan di antara mereka ada yang beriman, dan kebanyakan mereka adalah orang-orang yang fasik. Qs. Ali Imran 110.
Wallahu a’lam.
Oleh: Abu Ibrahim

Sedang mencari karpet untuk masjid, kantor atau karpet permadani? Al Hidayat Karpet merupakan pusat jual karpet masjid, Permadani dan Karpet Kantor. Dapatkan penawaran harga karpet permadani, harga karpet kantor, dan harga karpet masjid terbaik hanya di Al Hidayat Karpet.
