Ringkasan Aqidah Ahlu Sunnah Wal Jamaah Bag.10
Kedua: kaidah secara terperinci.
Di atas sudah dibahas mengenai asma’ul husna. Maka pada edisi ini masuk pada pembahasan kedua, yakni;
2. Persoalan iman dan hal-hal ghaib.
Mengenai persoalan iman ini ada lima pembahasan yang akan sedikit dikupas, yakni;
Pertama: iman itu ucapan (perkataan) dan amal.
Sesungguhnya ahlu sunnah wal jama’ah meyakini bahwa iman itu meliputi ucapan dan amal (perbuatan). Dan iman itu sendiri sifatnya fluktuatif; naik dan turun. Naik karena melaksanakan ketaatan kepada Allah dan rasul-Nya dan turun karena maksiat kepada Allah dan rasul-Nya. lihat KITAABUS SUNNAH, karya Abdullah bin Ahmad, 1/307. ASY SYARHU WAL INAABAH, karya Ibnu Baththah, hal. 176-177. AL I’TIQAAD, karya Baihaqi, hal. 174. AL IIMAAN, karya Ibnu Taimiyyah, hal 186-261. AL INAABAH, karya Al Asy’ari, hal. 67. SYARHUL ‘AQIDAH ATH THAHAWIYAH, hal. 288. ‘AQIIDATUS SALAF, karya Ash Shaabuuni, hal. 67, dan SYARHUS SUNNAH, karya Al Baghawi, 1/33.

Adapun iman itu sendiri meliputi semua yang telah dikabarkan Allah Ta’ala dalam kitab-Nya (Al Qur’an), atau yang telah dikabarkan juga oleh Rasulullah shalallahu ‘alaihi wa salam dalam berbagai sabdanya. Terutama dalam perkara yang ghaib maupun yang terang benderang (nampak terlihat); baik secara umum maupun yang terperinci.
Hal itu di antaranya meliputi;
a. Iman kepada Allah Ta’ala.
Yang paling krusial adalah berkaitan dengan tauhid rububiyah, tauhid uluhiyah dan tauhid asma’ wa sifat.
Yang dimaksud dengan tauhid asma’ wa sifat adalah menetapkan nama-nama apapun yang telah ditetapkan Allah Ta’ala untuk diri-Nya sendiri dalam hal penamaan dan sifat yang telah Allah sematkan untuk diri-Nya pula.
Hal itu sama juga yang telah disampaikan Rasulullah shalallahu ‘alaihi wa salam dalam penamaan dan sifat Allah Ta’ala dalam berbagai sabdanya.
Kemudian sebaliknya, ahlu sunnah wal jama’ah meniadakan/menolak penamaan dan sifat yang tidak sesuai dengan yang Allah Ta’ala kehendaki sendiri dan yang tidak sesuai dengan yang Rasulullah sampaikan. Yaitu yang memiliki kekurangan dan keburukan dalam hal nama dan sifat. Na’udzubillah.
Rasulullah shalallahu ‘alaihi wa salam bersabda;
إِنّ لِلَّهِ تَـعَـالَى تِسْـعَةَ وَتِـسْـعِيْنَ إِسْـمًـا، مِائَـةٌ إِلَّا وَاحِـدًا، مَنْ أَخْـصَاهَـا دَخَـلَ الْـجَـنَّـةَ.
Sesungguhnya Allah memiliki sembilan puluh sembilan nama, atau seratus kurang satu. Barangsiapa yang menghitung-hitungnya, niscaya akan masuk surga. Hadits dari Abu Hurairah diriwayatkan oleh Bukhari.
أَسْـأَلُـكَ بِـكُـلِّ إِسْـمٍ هُوَ لَـكَ، سَـمَّيْـتَ بِـهِ نَـفْـسَكَ، أَوْ أَنْـزَلْـتَهُ فِى كِـتَـابِـكَ، أَوْ عَـلَّمْـتَهُ أَحَـدًا مِنْ خَـلْقِـكَ، أَوِ اسْـتَـأْثَـرْتَ بِـهِ فِى عِـلْـمِ الْغَـيْبِ عِـنْدَكَ.
Saya memohon kepada-Mu dengan perantaraan semua nama-Mu, yang Engkau gunakan untuk menamakan-Mu, atau yanfg Engkau turunkan dalam kitab-Mu, atau yang Engkau ajarkan kepada seseorang di antara makhluk-Mu, atau yang Engkau simpan yang sangat dalam sebagai rahasia di sisi-Mu. Diriwayatkan Ahmad
Subhanallah. Ternyata asma’ul husna tidak hanya sekedar diimani tetapi juga bisa untuk pengobatan.
Wallahu a’lam.
Oleh: Abu Ibrahim
Sedang mencari karpet untuk masjid, kantor atau karpet permadani? Al Hidayat Karpet merupakan pusat jual karpet masjid, Permadani dan Karpet Kantor. Dapatkan penawaran harga karpet permadani, harga karpet kantor, dan harga karpet masjid terbaik hanya di Al Hidayat Karpet.

