Ringkasan Aqidah Ahlu Sunnah Wal Jamaah Bag.8
Kesembilan: aqidah harus diamalkan sesuai syariah.
Ini mungkin yang saat ini sering kaum muslimin dibuat gerah. Sebab ketika kaum muslimin sudah jauh dari contoh Rasulullah shalallahu ‘alaihi wa salam dalam bermuamalah. Maka ketika disodorkan tentang konsep hidup bernegara dengan menggunakan konsep Rasulullah shalallahu ‘alaihi wa salam sebagian besar kaum musliminpun akan terhenyak kaget. Dan ujung-ujungnya kebanyakan akan menolak.
Sebab dalam benak mereka, mereka beranggapan bahwa hukum Islam itu kuno, terbelakang, tidak manusiawi, banyak melanggar HAM, mengesampingkan wanita dan masih banyak lagi yang dianggap sebagai sumber ‘malapetaka’.
Hal itu tidak lain karena informasi salah yang kaum muslimin dapatkan dari pihak lain tanpa adanya tabayun. Kenapa begitu?
Sebab mereka menerima informasi tentang hukum Allah itu dari orang-orang kafir, atau dari orang-orang yang sangat benci terhadap syari’at Allah.
Lihat saja ayat di bawah ini:
وَلَا يَحْـسَـبَـنَّ الَّذِيْنَ كَـفَرُوْا أَنَّـمَـا نُمْـلِى لَـهُمْ خَيْرٌ لَّأَنْـفُـسِهِـمْ، إِنَّـمَا نُـمْلِى لَـهُمْ لِـيَزْدَادُوْا إِثْـمًا، وَ لَـهُم عَـذَابٌ مُـهِـيْنٌ.
Dan janganlah sekali-kali orang-orang kafir menyangka bahwa pemberian tangguh Kami kepada mereka adalah lebih baik bagi mereka. Sesungguhnya Kami memberi tangguh kepada mereka hanyalah supaya bertambah-tambah dosa mereka; danbagi mereka adzab yang menghinakan. Qs. Ali Imran 178.
Ibnu Katsir mentafsirkan ayat di atas dengan ayat Allah yang lain.

أَيَـحْسَـبُوْنَ أَنَّـمَـا نُـمِدُّهُـمُ بِـهِ مِنْ مَّـالٍ وَبِـنِيْـنَ. نُـسَارِعُ لَـهُمْ فِى الْـخَيْرَاتِ، بَلْ لَا يَـشْعُـرُوْنَ.
Apakah mereka mengira bahwa harta dan anak-anak yang Kami berikan kepada mereka itu (berarti bahwa), Kami bersegera memberikan kebaikan-kebaikan kepada mereka? Tidak, sebenarnya mereka tidak menyadari. Qs. Al Mukminun 55-56.
فَـذَرْنِى وَمَنْ يُـكَـذِّبُ بِـهَـذَا الْـحَـدِيْثِ، سَـنَـسْتَـدْرِجُـهُمْ مِنْ حَـيْثُ لَا يَـعْـلَمُـوْنَ.
Maka serahkanlah (wahai Muhammad) kepada-Ku (urusan) orang-orang yang mendustakan perkataan ini (Al Qur’an). Nanti Kami akan menarik mereka dengan berangsur-angsur (ke arah kebinasaan) dari arah yang tidak mereka ketahui. Qs. Al Qalam 44.
فَـلَا تُـعْـجِبْـكَ أَمْوَالُـهُمْ وَلَا أَوْلَادُهُـمْ، إِنَّـمَـا يُرِيْـدُ اللهُ لِـيُـعَـذِّبَـهُمْ بِـهَـا فِى الْـحَـيَاةِ الـدُّنْـيَـا وَتَـزْهَـقَ أَنْـفُـسُـهُمْ وَهُـمْ كَافِـرُوْنَ.
Maka janganlah harta dan anak-anak mereka menarik hatimu. Sesungguhnya Allah menghendaki dengan (memberi) harta benda dan anak-anak itu untuk menyiksa mereka dalam kehidupan di dunia dan kelak akan melayang nyawa mereka, sedang mereka dalam keadaan kafir. Qs. At Taubah 55.
Sementara Allah telah memberikan contoh nyata; suatu negeri yang indah lagi makmur dan subur. Dipimpin oleh seorang ratu. Tetapi karena tidak menggunakan syariat Allah dalam penerapan berbangsa dan bernegara, maka Allahpun hancurkan negeri tersebut.
لَـقَدْ كَـانَ لِسَـبَـإٍ فِى مَسْـكَـنِهِـمْ آيَـةٌ، جَـنَّـتَـانِ عَنْ يَـمِيْـنٍ وَ شِـمَـالٍ، كُـلُوْا مِنْ رِّزْقِ رَبِّـكُـمْ وَاشْـكُـرُوْا لَـهُ، بَلْـدَةٌ طَيِّـبَةٌ وَرَبٌّ غَـفُوْرٌ. فَـأَعْـرَضُوْا عَـلَيْهِـمْ سَيْـلَ الْعَـرِمِ وَبَـدَّلْـنَـاهُمْ بِـجَنَّـتَـيْهِـمْ جَنَّـتَيْـنِ ذَوَاتَى أُكُـلٍ خَـمْطٍ وَأَثْـلٍ وَشَـيْئٍ مِّنْ سِدْرٍ قَـلِـيْلٍ. ذَلِـكَ جَزَيْـنَـاهُمْ بِـمَـا كَـفَرُوْا، وَهَـلْ نُـجَزِى إِلَّا الْـكَـفُوْرَ.
Sesungguhnya bagi kaum Saba’ ada tanda (kekuasaan Tuhan) di tempat kediaman mereka yaitu dua buah kebun di sebelah kanan dan di sebelah kiri. (Kepada mereka dikatakan): “Makanlah olehmu dari rezeki yang (dianugerahkan) Tuhan kalian dan bersyukurlah kalilan kepada-Nya. (Negeri kalian) adalah negeri yang baik dan (Tuhan kalian) adalah Tuhan Yang Maha Pengampun. Tetapi mereka berpaling, maka Kami datangkan kepada mereka banjir yang besar dan Kami ganti kedua kebun mereka dengan dua kebun yang ditumbuhi (pohon-pohon) yang berbuah pahit, pohon Atsl dan sedikit dari pohon Sidr. Demikianlah Kami memberi balasan kepada mereka karena kekafiran mereka. Dan Kami tidak menjatuhkan adzab (yang demikian itu), melainkan hanya kepada orang-orang yang sangat kafir. Qs. Saba’ 15-17.
Kenapa kaum Saba’ Allah hancurkan negerinya?
Ya karena mereka tidak menerapkan syariat Allah dalam berbangsa dan bernegara.
Wallahu a’lam.
Oleh: Abu Ibrahim
Sedang mencari karpet untuk masjid, kantor atau karpet permadani? Al Hidayat Karpet merupakan pusat jual karpet masjid, Permadani dan Karpet Kantor. Dapatkan penawaran harga karpet permadani, harga karpet kantor, dan harga karpet masjid terbaik hanya di Al Hidayat Karpet.

