Ciri Khusus Aqidah Islam Dan Para Pengikutnya Bag.9

Ciri Khusus Aqidah Islam Dan Para Pengikutnya Bag.9

9. Bersifat abadi, teguh (pendirian) dan stabil.

Ini adalah salah satu ciri khusus dari aqidah ahlu sunnah yang sangat dominan dan menonjol.

Ya, aqidahnya dalam masalah pokok-pokok agama sudah final. Sudah tidak bisa lagi diganggu gugat. Sejak zaman Rasulullah shalallahu ‘alaihi wa salam, para sahabat, tabi’in, tabi’ut tabi’in dan para pengikutnya yang setia hingga hari ini, tidak ada perubahan sama sekali.

Yaitu tidak boleh ditafsirkan, direka-reka, dikhayalkan, ditambah-tambah atau dikurang-kurang dan (justru) ditiadakan. Seperti masalah siksa/nikmat kubur, istiwa’, Dajjal, Tangan Allah, dan lain sebagainya.

Oleh sebab itu agar selalu teguh dan stabil serta abadi aqidahnya maka jauh-jauh hari Rasulullah shalallahu ‘alaihi wa salam memerintahkan umatnya agar mencintai para sahabatnya. Tujuannya apa?

Agar aqidah umat tidak bergeser dari pakem aslinya. Sebab hanya dari merekalah Islam pertama kali muncul.

Lebih tepatnya ketika Allah menurunkan wahyu-Nya kepada Rasulullah shalallahu ‘alaihi wa salam melalui malaikat Jibril, maka Rasulullah shalallahu ‘alaihi wa salam segera menyampaikannya kepada para sahabat. Sehingga para sahabat adalah orang pertama yang mendapat pembelajaran dan pemberitahuan dari Rasulullah. Bukan orang lain dan bukan generasi lain, serta bukan kelompok lain.

Ciri Khusus Aqidah Islam Dan Para Pengikutnya Bag.9

Makanya Ibnu Hajar rahimahullah berkata, “Seandainya seluruh umat manusia dikumpulkan (untuk melihat kemuliaan-kemuliaannya) maka sungguh kemuliaan para sahabat tidak ada yang bisa menandinginya”.

Sementara Abu Ja’far Ath Thahawiyah dalam buku aqidahnya berkata, “Kami mencintai para sahabat Rasulullah dan tidak membeda-bedakan di antara mereka. Kami membenci orang yang membenci para sahabat. Kami hanya menyebut-nyebut kebaikannya. Maka mencintai para sahabat adalah bagian dari agama, keimanan dan ihsan. Sedangkan membencinya adalah sebuah kekufuran, nifak (munafik) dan thaghut”.

Lalu tujuannya apa para ulama terdahulu berkata seperti itu?

Tujuannya adalah agar aqidah umat selalu terjaga. Dan apabila umat sedang terjadi suatu perkara maka harus dikembalikan kepada mereka agar agama ini tetap terjaga.

Sebab Allah sendiri telah memuji mereka dalam beberapa ayat-Nya. di antaranya;

كُنْـتُمْ خَيْرَ أُمَّـةٍ أُخْـرِجَتْ لِلنَّـاسِ تَـأْمُرُوْنَ بِالْمَـعْرُوْفِ وَتَـنْهَوْنَ عَنِ الْمُـنْكَـرِ وَتُؤْمِـنُوْنَ بِاللهِ.

Kalian adalah umat yang terbaik yang dilahirkan untuk manusia, menyuruh kepada yang ma’ruf dan mencegah dari yang mungkar, dan beriman kepada Allah. Qs. Ali Imran 110.

وَالسَّـابِـقُوْنَ الْأَوَّلُوْنَ مِنَ الْمُـهَـاجِرِيْنَ وَالْأَنْـصَارِ والَّذِيْنَ اتَّـبَـعُوْهُمْ بِـإِحْسَـانٍ رَّضِيَ اللهُ عَنْـهُـمْ وَرَضُوْا عَـنْهُ، وَأَعَـدَّ لَـهُـمْ جَنَّـاتٍ تَجْـرِى تَـحْـتَهَـا الْأَنْـهَـاُ خَالِدِيْنَ فِيْـهَا أَبَـدًا، ذَلِـكَ الْفَوْزُ الْعَـظِيْـمُ.

Dan orang-orang yang terdahulu lagi yang pertama-tama (masuk Islam) di antara orang-orang Muhajirin dan Anshar dan orang-orang yang mengikuti mereka dengan baik, Allah ridla kepada mereka dan merekapun ridla kepada Allah dan Allah menyediakan bagi mereka surga-surga yang mengalir sungai-sungai di dalamnya, mereka kekal di dalamnya selamanya. Itulah kemenangan yang besar. Qs. At Taubah 100.

Jadi memang para pendahulu (sahabat) itulah manusia yang paling mulia yang harus selalu dijadikan sebagai teladan hidup agar aqidah umat tetap terjaga.

Wallahu a’lam.

Oleh: Abu Ibrahim

leader banner alhidayat karpet

Sedang mencari karpet untuk masjid, kantor atau karpet permadani? Al Hidayat Karpet merupakan pusat jual karpet masjid, Permadani dan Karpet Kantor. Dapatkan penawaran harga karpet permadani, harga karpet kantor, dan harga karpet masjid terbaik hanya di Al Hidayat Karpet.

Call Now Button