Aqidah Ahlu Sunnah Bag.10
Sementara pada riwayat lain disebutkan;
إِفْـتَرَقَـتِ الْـيَهُـودُ عَـلَى إِحْدَى وَسبْـعِـيْنَ فِرْقَـةً فَوَاحِدَةٌ فِى الْـجَنَّـةِ وَسَـبْعُـوْنَ فِى النَّـارِ. وَافْـتَرَقَـتِ النَّـصَارَى عَـلَى ثِنْـتَيْنِ وَسَـبْعِـيْنَ فِرْقَـةً، فَـإِحْدَى وَسَـبْعُـوْنَ فِى الـنَّارِ وَ وَاحِدَةٌ فِى الْـجَّـنَّةِ. وَالَّذِى نَفْـسٌ مُـحَـمَّدٍ بِـيَدِهِ لَـتَفْـتَرِقَـنَّ أُمَّـتِي عَـلَى ثَلَاثٍ وَسَـبْعِـيْنَ فِرْقَـةً وَاحِدَةٌ فِي الْـجَـنَّـةِ وَثِـنْـتَانِ وَسْـبْعُـوْنَ فِى الـنَّارِ. قِـيْلَ يَارَسُولَ اللهِ، مَنْ هُـمْ؟ قَالَ: الْـجَمَاعَـةُ.
“Yahudi akan terpecah menjadi tujuh puluh satu kelompok (firqah), satu di surga dan tujuh puluh di neraka. Nasrani akan terpecah menjadi tujuh puluh dua kelompok (firqah), tujuh puluh satu di neraha dan satu di surga. Demi Dzat yang jiwanya Muhammad berada dalam genggaman-Nya, sungguh umatku akan terpecah menjadi tuluh puluh tiga kelompok (firqah). Yang satu (kelompok/firqah) di surga dan tuluh puluh dua kelompok (firqah) di neraka”.
Para sahabat bertanya, “Wahai Rasulullah, siapakah mereka?”.
Rasulullah menjawab, “Al jama’ah”. Diriwayatkan Ibnu Hibban, terdapat dalam Sunan Ibnu Hibban dari Auf bin Malik radliyallahu ‘anhu.
Ada lagi hadits yang agak lebih memperjelas, yaitu;

إِنَّ أَهْـلَ الْـكِتَـابَيْنِ إِفْـتَرَقُـوْا فِى دِيْـنِهِـمْ عَـلَى ثـنْتَـيْنِ وَسَـبْعِـيْنَ مِـلَّـةً، وَ إِنَّ هَـذِهِ الْأُمَّـةَ سَـتَـفْـتَرِقُ عَـلَى ثَـلَاثٍ وَ سَبْـعِـيْنَ مِـلَّـةً، يَـعْنِى ألْـهَـوَاءَ كُـلُّـهَا فِى الـنَّـارِ إِلّا وَاحِـدَةً: وَ هِـيَ الْـجَـمَاعَـةُ.
“Sesunggunya para pengikut dua Al Kitab (Yahudi dan Nasrani) kelak akan terpecah dalam agama mereka menjadi tujuh puluh dua millah (ajaran). Dan sesungguhnya umat ini kelak akan terpecah menjadi tujuh puluh tiga millah (ajaran), yakni hawa nafsu. Semuanya di neraga kecuali satu; yaitu Al Jama’ah”. Diriwayatkan Imam Ahmad dalam Al Musnad-nya.
تَفْـتَرِقُ هَذِهِ الْأُمَّـةُ عَـلَى ثَـلَاثٍ وَسَـبْعِـيْنَ فِرْقَـةً كُـلُّـهُـمْ فِى النَّـارِ إِلّا وَاحِـدَةً. قَـالُوْا: وَمَاهِـيَ تِـلْكَ الْفِـرْقَتةَ؟ قَالَ: مَا أَنَا عَـلَـيْهِ الْـيَوْمَ وَ أَصْـحَـابِي.
“Umat ini akan terpecah menjadi tujuh puluh tiga kelompok (firqah). Semuanya masuk nerapa kecuali satu”.
Para sahabat bertanya, “Apa itu firqah (kelompok)?”.
Rasulullah menjawab, “Apa yang aku dan para sahabatku hari ini ada di atas”. Diriwayatkan imam Ath Thabari, terdapat dalam MU’JAM ASH SHAGHIIR, hadits dari Anas bin Malik radlilyallahu ‘anhu.
Dari beberapa keterangan di atas menunjukkan bahwa kelak umat Islam berpecah dan semuanya akan masuk neraka kecuali satu. Nah di sinilah yang terkadang menjadi polemik. Sebab ada saja orang atau tokoh yang sering mengatakan bahwa kelompoknyalah yang kelak bakal masuk surga.
Padahal pada beberapa hadits di atas sudah disebutkan bahwa jama’ah yang dimaksud adalah kelompok atau jama’ah yang sesuai dengan Rasulullah shalallahu ‘alaihi wa salam dan para sahabatnya. Dengan kata lain bahwa seharusnya ‘kita diseret’ untuk bersama Rasulullah dan para sahabat beliau. Bukan Rasulullah shalallahu ‘alaihi wa salam dan para sahabat yang harus sesuai dengan kemauan kita.
Apalagi di atas juga ada hadits yang menyebutkan millah. Padalah yang namanya millah itu adalah suatu ajaran. Maka apabila millahnya tidak sesuai dengan millah Rasulullah shalallahu ‘alaihi wa salam yang berarti kelompok itu tidak sesuai dengan sunnah wal jama’ah, meskipun jumlah pengikutnya banyak.
Semoga hadits-hadits di atas bisa menjadi cambuk.
Wallahu a’lam.
Oleh: Abu Ibrahim
Sedang mencari karpet untuk masjid, kantor atau karpet permadani? Al Hidayat Karpet merupakan pusat jual karpet masjid, Permadani dan Karpet Kantor. Dapatkan penawaran harga karpet permadani, harga karpet kantor, dan harga karpet masjid terbaik hanya di Al Hidayat Karpet.

