Pengertian Ahlu sunnah Wal Jama’ah (Lanjutan).
Jadi ahlu sunnah wal jama’ah adalah mereka-mereka yang selalu (berusaha) mengikuti sunnah dan (berusaha) menjauhi segala hal yang sifatnya baru (maksudnya baru dalam hal keagamaan; yang pada zaman ketiga generasi tidak pernah ada) dan bid’ah dalam urusan agama.
Yang dimaksud jama’ah di sini bukan hanya sekedar perkumpulan manusia dengan para tokoh mereka. Juga bukan karena banyaknya jumlah personelnya maupun kekuatannya (plus ulamanya). Selama mereka tidak berada di jalan Al Haq. Sebab Rasulullah shalallahu ‘alaihi wa salam telah mengatakan bahwa tha-ifah al manshurah (ahlu sunnah wal jam’ah) adalah satu kelompok saja di luar dari tujuh puluh tiga kelompok yang pernah disabdakan beliau.
Sebagaimana sabda Rasulullah shalallahu ‘alaihi wa salam;
تَـفْتَرِقُ الْـيَهُـوْدُ عَـلَى إِحْدَى وَسَـبْعِـيْنَ فِرْقَـةً أَوْ أِثْـنَتَـيْنِ وَسَبْـعِيْـنَ فِرْقَـةً، وَ النَّـصَارَى مِثْـلَ ذَلِكَ، وَتَـفَرَّقَ أُمَّـتِى عَـلَى ثَلَاثٍ وَسَبْـعِيْنَ فِرْقَـةً.

“Kelak yahudi akan terpecah menjadi tujuh puluh satu kelompok (firqah) atau tujuh puluh dua kelompok (firqah), Nasrani juga akan terpecah sebanyak itu, (sedangkan/ umatku akan terpecah menjadi tujuh puluh tiga kelompok (firqah). Dikeluarkan Abu Daud dalam Sunan-nya, dalam KITAABUS SUNNAH, BAAB SYARHUS SUNNAH. Hadits no. 4596. Ibnu Majah dalam, BAABU IFTIRAAQUL UMAM. Hadits no. 3991. Dan Tirmidzi dalam KITAABUL IIMAAN, BAAB IFTIRAAQU HAADZIHIL UMMAH. Hadits no. 2640. Tirmidzi berkata; hadits hasan shahih.
Adapun hadits yang berkaitan dengan hadits di atas dan saling melengkapi adalah sebagai berikut;
وَإِن إِنَّ بَـنِى إِسْـرَائِـيْلَ تَفَـرَّقَـتْ عَلَى ثِنْـتَـيْنِ وَسْبْـعِيْـنَ مِـلَّـةً، وَتفَـرَّ قَ اُمَّـتِى عَـلَى ثَـلَاثٍ وَسَبْـعِـيْنَ مِـلَّـةً كُلُّـهُـمْ فِى الـنَّـارِ إِلَّا مِـلَّـةً وَاحِدَةً. قَالُـوْا: وَمَنْ هِيَ يَارَسُـولَ اللهِ؟ قَالَ مَا أَنَا عَـلَـيْهِ وَأَصْـحَابِى.
“Sungguh Bani Israil terpecah menjadi tujuh puluh dua millah (ajaran) dan umatku akan terpecah menjadi tujuh puluh tiga millah (ajaran). Semuanya masuk nerapa kecuali satu (kelompok/firqah)”.
Para sahabat bertanya, “siapa mereka, wahai Rasulullah?”.
Raslullah menjawab, “Apa yang aku dan para sahabatku di atasnya”. Diriwayatkan Tirmidzi. Dalam Sunan Tirmidzi, dari Abdullah bin Amru. Abu Isa (At Tirmidzi) berkata, “Hadits Hasan Shahih Gharib”.
Wallahu a’lam.
Oleh: Abu Ibrahim
Sedang mencari karpet untuk masjid, kantor atau karpet permadani? Al Hidayat Karpet merupakan pusat jual karpet masjid, Permadani dan Karpet Kantor. Dapatkan penawaran harga karpet permadani, harga karpet kantor, dan harga karpet masjid terbaik hanya di Al Hidayat Karpet.

