Tanda-tanda Kiamat Kubra Bag.56

Tanda-tanda Kiamat Kubra Bag.56

Manusia kembali kepada Jahiliyah dan beribadah kepada berhala (a).

Ini juga musibah yang tak terperi di kehidupan akhir zaman kelak. Bukankah Rasulullah shalallahu ‘alaihi wa salam datang kepada umat manusia adalah merubah dari kehidupan jahiliyah menuju kepada kehidupan Islam?

Dahulu hukum rimba telah berjalan lama hingga Allah Ta’ala utus Rasulullah Muhammad shalallahu ‘alaihi wa salam. Makanya dahulu disebut dengan zaman JAHILIYAH.

Lalu apa itu zaman Jahiliyah? Mudahnya begini saja; ketika ada orang yang kalah berjudi maka harta yang dijadikan sebagai alat untuk taruhan menjadi milik pemenang. Dan apabila masih kalah juga maka tidak sedikit yang keluarganya menjadi ‘sandera’ jaminan dari kekalahannya.

Para wanita saat itu menjadi makhluk kelas bawah. Makanya orang-orang musyrikin Quraisy akan merasa malu apabila memiliki anak wanita. Sebab wanita, selain makhluk kelas bawah, wanita juga bisa diwariskan. Na’udzubillah.

Selain itu dalam masalah peribadatan; mereka juga bodoh. Betapa mereka melakukan segala sesuatunya selalunya bertentangan dengan kehendak Allah Ta’ala. Padahal apabila mereka ditanya tentang penciptaan langit dan bumi. Pasti mereka menjawab, “Allah”. Tetapi kenapa mereka tidak meminta/berdoa kepada Allah tetapi justru kepada selain Allah? Itulah bodohnya mereka.

Manusia beribadah kepada berhala

Sesuai dengan firman Allah Ta’ala;

وَلَئِنْ سَأَلْتَهُمْ مَنْ خَلَقَ السَّمَوَاتِ وَالأرْضَ وَسَخَّرَ الشَّمْسَ وَالْقَمَرَ لَيَقُولُنَّ اللَّهُ فَأَنَّى يُؤْفَكُونَ.

Dan sesungguhnya jika kamu tanyakan kepada mereka: “Siapakah yang menjadikan langit dan bumi dan menundukkan matahari dan bulan?” Tentu mereka akan menjawab: “Allah”, maka betapakah mereka (dapat) dipalingkan (dari jalan yang benar). Qs. Al Ankabuut 61

وَلَئِنْ سَأَلْتَهُمْ مَنْ نزلَ مِنَ السَّمَاءِ مَاءً فَأَحْيَا بِهِ الأرْضَ مِنْ بَعْدِ مَوْتِهَا لَيَقُولُنَّ اللَّهُ قُلِ الْحَمْدُ لِلَّهِ بَلْ أَكْثَرُهُمْ لا يَعْقِلُونَ.

Dan sesungguhnya jika kamu menanyakan kepada mereka: “Siapakah yang menurunkan air dari langit lalu menghidupkan dengan air itu bumi sesudah matinya?” Tentu mereka akan menjawab: “Allah”. Katakanlah: “Segala puji bagi Allah”, tetapi kebanyakan mereka tidak memahami (nya). Qs. Al Ankabuut 63.

Apalagi bila menyimak pernyataan kakeknya Rasulullah Muhammad shalallahu ‘alaihi wa salam ketika terjadi penyerbuan tentara Abrahah dengan pasukan gajahnya yang hendak merangsek ke Makkah.

Ya, saat itu semua warga Makkah kebingungan ingin menyelamatkan diri, keluarga dan harta bendanya. Termasuk kakeknya beliau, Abdul Muththalib.

Masyarakat dibuat bingung sebab semua hewan piaraannya ikut dibawa mengungsi keluar kota Makkah. Saat ditanya, kenapa justru hewan piaraannya yang diselamatkan sedangkan Ka’bah dibiarkan sendirian?

Lalu kakek Rasulullah itu menjawab yang sebenarnya jawaban yang sangat bagus. Yaitu dia mengatakan bahwa hewan-hewan piaraan ini kepunyaannya maka dirinyalah yang berhak melindunginya. Sedangkan Ka’bah adalah milik Allah maka biarkan Allah Ta’ala saja yang melindungi dengan cara-Nya.

Dan ternyata benar, Abrahah dan pasukannya hancur lebur seperti di makan ulat.

Apakah kamu tidak memperhatikan bagaimana Tuhanmu telah bertindak terhadap tentara bergajah? Bukankah Dia telah menjadikan tipu daya mereka (untuk menghancurkan Ka’bah) itu sia-sia?, Dan Dia mengirimkan kepada mereka burung yang berbondong-bondong, yang melempari mereka dengan batu (berasal) dari tanah yang terbakar, lalu Dia menjadikan mereka seperti daun-daun yang dimakan (ulat). Qs. Al Fiil 1-5.

Wallahu a’lam.

Oleh: Abu Ibrahim

leader banner alhidayat karpet

Sedang mencari karpet untuk masjid, kantor atau karpet permadani? Al Hidayat Karpet merupakan pusat jual karpet masjid, Permadani dan Karpet Kantor. Dapatkan penawaran harga karpet permadani, harga karpet kantor, dan harga karpet masjid terbaik hanya di Al Hidayat Karpet.

Call Now Button