Tanda-tanda Kiamat Kubra Bag.35
Kabar dari Tamim Ad Daari (b).
Lanjutan hadits Tamim Ad Daari;
Lalu beliau bertanya,
أَتَـدْرُوْنَ لِمَ جَـمَعْتُـكُمْ؟
“Apakah kalian tahu, kenapa kalian dikumpulkan?”.
Para sahabat menjawab, ‘Allah dan rasul-Nya yang lebih mengetahui’
Kemudian rasulullah shalallahu ‘alaihi wa salam bersabda dengan kisah yang cukup panjang, sabdanya, “Demi Allah, sesungguhnya tidaklah aku kumpulkan kalian untuk sesuatu yang menggembirakan atau menakut-nakuti kalian. Namun aku kumpulkan kalian karena Tamim Ad Daari”.

“Dahulu dia seorang Nasranni yang kemudian Tamim Ad Daari datang berbaiat (memberikan sumpah setia) dan masuk Islam. Dia memberikan kabar kepadaku sebuah kisah yang sesuai dengan apa yang pernah aku kisahkan kepada kalian tentang Al Masih Dajjal”.
“Dia memberitakan bahwa dia naik kapal bersama tiga puluh orang dari kabilah Lakhm dan Judzam. Di tengah perjalanan mereka diterjang badai dan ombak, hingga berada di tengah lautan selama satu bulan. Hingga mereka terdampar di sebuah pulau di tengah lautan. Saat matahari tenggelam, mereka duduk-duduk di perahu-perahu kecil.
“(Kemudian) mereka memasuki pulau tersebut hingga menjumpai binatang yang berambut sangat lebat dan kaku. Karena bulu yang sedemikian lebatnya, mereka tidak tahu mana qubul (bagian depan) dan mana yang dubur (bagian belakangnya)”.
Merekapun bertanya, ‘Celaka. Siapakah kamu ini?’.
Binatang itu menjawab, ‘Aku adalah Al Jasaasah’.
Mereka kembali bertanya, ‘Apakah Al Jasaasah itu?’.
Binatang itu berkata, ‘Wahai kaum, pergilah kalian kepada seorang laki-laki yang ada di dalam rumah ibadah itu. Sungguh dia sangat merindukan berita dari kalian!’.
Tamim berkata, ‘Ketika dia menyebutkan kepada kami tentang seorang laki-laki, kami menjadi khawatir kalau-kalau binatang itu ternyata setan. Kamipun bergerak melewatinya dengan cepat sehingga kami masuk ke tempat ibadah itu’.
‘Ternyata di dalamnya ada orang sangat besar yang pernah kami lihat. Dia terikat dengan ikatan yang paling kuat yang pernah kami tahu. Kedua tangannya terikat dengan leher, antara kedua lutut dan dua mata kakinya terikat dengan besi’.
Maaf baru sampai di sini dahulu hadits panjangnya. Semoga akan semakin menggelitik untuk disimak.
Wallahu a’lam.
Oleh: Abu Ibrahim
Sedang mencari karpet untuk masjid, kantor atau karpet permadani? Al Hidayat Karpet merupakan pusat jual karpet masjid, Permadani dan Karpet Kantor. Dapatkan penawaran harga karpet permadani, harga karpet kantor, dan harga karpet masjid terbaik hanya di Al Hidayat Karpet.

