Tanda-tanda Kiamat Kubra Bag.21
5. Membunuh seorang pemuda lalu menghidupkannya kembali.
Fitnah lain yang ditebar Dajjal adalah dia akan membunuh seorang pemuda tanggung yang paling bagus imannya. Wallahu a’lam, apakah mau mengikuti seperti nabi Khidzir ‘alaihis salam. Hanya saja perbedaannya adalah bila nabi Khidzir –sebagaimana yang diceritakan dalam surat Al Kahfi- membunuh seorang pemuda tanggung yang ditakutkan kelak bila anak ini besar akan menjadi anak durhaka. Padahal kedua orang tuanya adalah orang tua yang shalih/shalihah.
Harapannya agar Allah menggantinya dengan seorang shalih yang kelak bisa berbakti kepada Allah, rasulNya dan orang tuanya.
Tetapi berbeda dengan Dajjal. Dia justru membunuh seorang pemuda yang paling bagus imannya. Tujuannya setelah membunuh lalu dia hidupkan kembali dan mau menyembah dirinya.

Tapi ternyata harapannya meleset jauh. Si pemuda itu justru semakin yakin bahwa Dajjal itu memang si tukang fitnah di akhir zaman. Sebagaimana hadits berikut ini;
Telah menceritakan kepada kami Abul Yaman, telah mengkabarkan kepada kami Syu’aib dari Az Zuhri. Telah mengkabarkan kepada kami ‘Ubaidillah bin Abdullah bin Utbah bin Mas’ud, bahwa Abu Sa’id mengatakan, suatu hari Rasulullah shalallahu ‘alaihi wa salam menceritakan kepada kami suatu hadits panjang tentang Dajjal. Di antara yang beliau ceritakan kepada kami saat itu ialah, beliau bersabda,
“Dajjal datang (tetapi) diharamkan masuk Madinah. Lantas dia singgah di tempat yang tidak ada pepohonannya di dekat madinah. Lalu ada seorang pemuda yang mendatanginya yang dia adalah sebaik-baik manusia atau manusia terbaik.
Dia berkata, “Saya bersaksi bahwa engkau adalah Dajjal, yang Rasulullah shalallahu ‘alaihi wa salam telah menceritakan kepada kami”.
Kemudian Dajjal berkata, “Apa pendapat kalian jida aku membunuh orang ini lalu menghidupkannya kembali. Apakah kalian masih ragu terhadap perkara ini?”.
Orang-orang di sekeliling yang mendengarnya menjawab, “Tidak”.
Maka Dajjal membunuh orang tersebut kemudian menghidupankan kembali, namun tiba-tiba pemuda yang terbaik itu mengatakan, “Ketahuilah bahwa hari ini, kewaspadaanku terhadap diriku tidak sebesar kewaspadaanku terhadap dirimu”.
Lantas Dajjal ingin membunuh orang itu kembali tetapi Dajjal tidak bisa menguasainya”. Diriwayatkan Bukhari dalam KITAABUL FITAN, BAAB LAA YADKHULUD DAJJAAL AL MADIINAH. Fathul Baari 13/101. Diriwayatkan Muslim dalam KITAABUL FITAN, BAAB SHIFFATUD DAJJAAL, 4/2256. Hadits no. 2938. Namun lafadhnya dari imam Bukhari.
Jadi berbeda sekali bukan dengan nabi Khidzir? Maka jangan sekali-kali terkecoh.
Wallahu a’lam.
Oleh: Abu Ibrahim
Sedang mencari karpet untuk masjid, kantor atau karpet permadani? Al Hidayat Karpet merupakan pusat jual karpet masjid, Permadani dan Karpet Kantor. Dapatkan penawaran harga karpet permadani, harga karpet kantor, dan harga karpet masjid terbaik hanya di Al Hidayat Karpet.

